Gelombang Radio
Gelombang radio termasuk gelombang
elektromagnetik. Gelombang elektromagnetik dapat merambat tanpa medium atau zat
perantara dengan kecematan yang sama, yaitu c = 300.000.000 m/s.
Gelombang radio dikelompokan berdasarkan
panjang gelombang atau frekuensinya. Jika panjang gelombang tinggi, maka
frekuensi rendah dan sebaliknya. Frekuensi gelombang radio adalah sekitar 30
kHz ke atas. Frekuensi gelombang radio dikelompokan berdasarkan lebar
frekuensinya.
Gelombang radio dengan frekuensi sekitar
1 MHz atau 1.000.000 Hz disebut gelombang medium. Gelombang medium dapat
digunakan sebagai alat komunikasi yang dapat membawa informasi dari satu tempat
ke tempat lain.
Gelombang medium mudah dipantulkan oleh lapisan atmosfer bumi. Informasi bunyi yang dibawa oleh gelombang medium adalah dalam bentuk perubahan amplitudo atau modulasi amplitudo.
Gelombang medium mudah dipantulkan oleh lapisan atmosfer bumi. Informasi bunyi yang dibawa oleh gelombang medium adalah dalam bentuk perubahan amplitudo atau modulasi amplitudo.
Gelombang TV dan radio VHF (Very High
Frequency) tidak dapat dipantulkan oleh lapisan atmosfer bumi, sehingga luas
daerah jangkauannya sempit. Karena gelombang ini dapat menembus lapisan
atmosfer (ionosfer), maka gelombang ini sering digunakan sebagai alat
komunikasi dengan satelit-satelit.
Satelit berfungsi memantulkan gelombang radio yang dipancarkan oleh stasiun pemancar di bumi. Pesawat TV dan radio FM menggunakan gelombang ini untuk membawa informasi. Informasi bunyi dibawa dalam bentuk perubahan frekuensi atau modulasi frekuensi.
Satelit berfungsi memantulkan gelombang radio yang dipancarkan oleh stasiun pemancar di bumi. Pesawat TV dan radio FM menggunakan gelombang ini untuk membawa informasi. Informasi bunyi dibawa dalam bentuk perubahan frekuensi atau modulasi frekuensi.
Tabel Pengelompokan Gelombang Radio
Lebar Frekuensi
|
Panjang Gelombang
|
Beberapa Gelombang
|
Low (LF) 30 kHz – 300 kHz
|
Long Wave 1500 m
|
Radio gelombang panjang dan
komunikasi melalui jarak jauh
|
Medium (MF) 300 kHz – 3 MHz
|
Medium Wave 300 m
|
Gelombang medium lokal dan
radio jarak jauh
|
High (HF) 3 MHz – 30 MHz
|
Short Wave 30 m
|
Radio gelombang pendek dan
komunikasi, radio amatir dan CB
|
Very High (VHF) 30 MHz –
300 MHz
|
Very Short Wave 3 m
|
Radio FM, polisi dan
pelayanan darurat
|
Ultra High (UHF) 300 MHz –
3 GHz
|
Ultra Short Wave 30 cm
|
TV
|
Super High (SHF) 3 GHz ke
atas
|
Microwave 3 cm
|
Radar, komunikasi satelit,
telepon dan saluran TV
|
Pemantulan gelombang radio oleh lapisan
ionosfer bumi merupakan sebagian dari kejadian yang membuktikan bahwa gelombang
radio adalah sebuah gelombang. Selain itu, gelombang radio juga dapat mengalami
interferensi (interaksi antar gelombang dalam suatu daerah).
Penduduk yang tinggal dekat dengan sebuah
bandara mungkin sering mengamati gangguan pada penerimaan radio dan TV mereka
apabila sebuah pesawat terbang rendah di dekat rumah mereka. Kejadian ini
disebabkan oleh interferensi antara dua gelombang radio, yaitu gelombang
langsung dari pemancar ke antena rumah penduduk dan gelombang yang dipantulkan
oleh badan logam pesawat.
Tiga cara perambatan gelombang radio,
yaitu :
a. Gelombang tanah (ground wave)
Gelombang tanah atau gelombang permukaan
bumi dan daerah jangkauannya terbatas, yaitu sejauh 1500 km untuk gelombang
panjang dan hanya beberapa kilometer untuk gelombang VHF.
b. Gelombang angkasa (sky wave)
Gelombang angkasa merambat di angkasa dan
dipantulkan kembali ke bumi oleh lapisan ionosfer. Gelombang ini digunakan
dalam komunikasi jarak jauh melalui gelombang panjang, medium dan pendek.
c. Gelombang ruang hampa (space wave)
Gelombang ruang hampa merambat melalui
garis lurus dan dapat menembus lapisan ionosfer. VHF, UHF dan gelombang mikro
termasuk gelombang ruang hampa.
Pada tahun 1887, Heinrich Hertz melakukan
percobaan dengan sebuah kumparan percikan. Ia memperhatikan bahwa ketika suatu
percikan dihasilkan, percikan lain timbul melintasi ujung suatu cincin logam
terbuka yang terletak beberapa meter jauhnya. Jadi, gelombang radio yang
dihasilkan oleh percikan pertama telah merambat melintasi ruang.
Pada tahun 1907, Guglielmo Marconi
menemukan cara menggunakan gelombang radio untuk mengirimkan suara. Ia mampu
menyalurkan sinyal suara pertama melintasi samudera Atlantik. Penemuan Marconi
merupakan kunci pemakaian gelombang radio sebagai komunikasi.
Rumus gelombang radio :
λ = c/f atau c
= λ . f atau f = c/ λ
Keterangan :
λ adalah panjang gelombang radio (m)
c adalah cepat rambat = 300.000.000 m/s
f adalah frekuensi arus bolak-balik (Hz)
Contoh :
Sebuah gelombang elektromagnetik dibangkitkan oleh arus listrik
bolak-balik (AC) yang melalui sebuah antena. Jika panjang gelombang
elektromagnetik yang dibangkitkan adalah 12 Mm (1 Mm = 1.000.000 m), berapa
frekuensi arus listrik?
Jawab :
f = c/ λ = 300.000.000/12.000.000 = 25 Hz

Komentar
Posting Komentar