Cara Menggambar Langit Malam Dan Rembulan Dengan Photoshop
Apa sih
kegunaannya menggambar langit sebelum memulai suatu scene dalam komik ?.
Kegunaannya adalah untuk memberi tahu waktu pada saat scene tersebut
berlangsung kepada pembaca.
Langit saat siang hari yang berawan atau pun panas terik adalah yang
paling mudah untuk digambar. Dalam artikel ini, saya mencoba mencontohkan
menggambar langit malam.
Cara Menggambar Langit Malam Dan Rembulan
Langit malam dengan rembulan ataupun bintang-bintang biasanya tidak
digambarkan dengan menggunakan warna hitam kelam, melainkan warna hitam
kebiruan.
Mungkin secara kasat mata, kita jarang melihat awan pada saat malam hari. Padahal sebenarnya, langit malam juga sudah pasti berawan. Sebagai buktinya adalah adanya hujan yang turun saat malam hari.
Mungkin secara kasat mata, kita jarang melihat awan pada saat malam hari. Padahal sebenarnya, langit malam juga sudah pasti berawan. Sebagai buktinya adalah adanya hujan yang turun saat malam hari.
Langkah-Langkah :
1. Berilah warna hitam kebiruan atau warna biru yang mendekati warna
hitam pada layer background.
2. Buatlah rembulan pada layer 1 atau layer baru. Sudah tahu kan cara membuat layer baru?.
Yaitu dengan mengklik create new layer yang terletak hampir paling ujung layar
monitor. Ukuran rembulan tergantung kebutuhan cerita. Beri warna putih yang
tidak terlalu terang.
3. Buat lingkaran dengan ukuran yang lebih kecil dan beri warna
abu-abu pucat atau mendekati warna putih. Layer lingkaran ini diletakkan di
atas layer lingkaran pertama.
4. Beri brush pada layer berikutnya. Gunakan brush yang tidak pudar dan
tidak terlalu besar. Kamu bisa memilih ukuran 3-5 px. Sapukan brush sembarang
saja di atas lingkaran berwarna abu-abu pucat tadi. Untuk warna brush yang
digunakan adalah warna putih.
Seperti ini hasil sementara :
5. Pada layer berikutnya, kembali gunakan brush dengan ukuran 5 px,
tidak pudar dan berwarna abu-abu agak gelap. Sapukan brush dengan sembarang
seperti halnya brush berwarna putih tadi. Jika sudah turunkan persentase fill
dan opacity sesuai seleramu.
Seperti ini hasil sementara :
6. Buat layer baru di bawah layer 1 atau di atas layer background.
Pada layer ini sapukan brush yang pudar, berwarna putih dengan ukuran 200-300
px. Gunakan brush sekali saja atau sekali klik.
Seperti ini hasil sementara :
7. Buat layer baru. Layer bebas diletakkan di paling bawah atau pun
paling atas. Pada layer ini sapukan brush yang pudar, berwarna putih dengan
ukuran 100 px secara sembarang pada bagian gambar yang masih berwarna hitam
kebiruan. Turunkan persentase opacity dan fill sesuai seleramu.
8. Buat layer baru. Pada layer ini sapukan brush yang pudar, berwarna
hitam dengan ukuran 21 px secara sembarang seolah membentuk sebuah awan.
Turunkan persentase opacity dan fill sesuai seleramu.
Dan inilah hasilnya!
Bagaimana mudah, kan?. Mungkin kamu bisa menggambarnya lebih baik
daripada saya.




Komentar
Posting Komentar