Postingan

Menampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia

Jenis Paradoks, Proposisi dan Premis

Paradoks adalah sebuah kebenaran yang belum diyakini kebenarannya oleh banyak orang dan dapat menjadi kebenaran umum jika banyak orang yang mempercayainya. Paradoks termasuk majas (figure of speech). Sebagai majas, paradoks adalah majas yang menyatakan dua hal yang bertentangan atau tidak masuk akal, tetapi keduanya benar atau nyata. Contoh: Kita harus pintar memilih bisnis yang sedikit pengeluaran, tetapi besar pemasukannya. Willard Van Orman Quine adalah seorang filsuf dan ahli logika matematika dari Amerika. Dia adalah salah seorang filsuf ternama pada abad ke-20. Quine (1966) menyatakan bahwa paradoks adalah argumen yang terpercaya, yang premisnya adalah pernyataan atau proposisi yang tampaknya salah atau tidak masuk akal.  Premis adalah landasan dalam menarik kesimpulan secara deduktif dari proposisi. Premis juga dapat didefinisikan sebagai pernyataan yang digunakan sebagai dasar dalam menarik kesimpulan.  Silogisme adalah proses penarikan kesimpulan secara deduktif. Berd...

Metafora : Jenis dan Prosedur Penerjemahan

Metafora adalah majas perbandingan yang menggambarkan sesuatu dengan sesuatu yang memiliki sifat, karakteristik atau bentuk yang sama tanpa menggunakan kata layaknya, bagaikan, seperti, ibarat dan lain-lain.  Kata-kata yang sering kita temukan sebagai metafora, seperti jago merah, dewi malam, kutu buku, buaya darat, kuli tinta, meja hijau, tikus kantor, bunga desa dan lain-lain. Kata-kata tersebut biasanya digunakan untuk menggambarkan seseorang alih-alih membandingkan orang tersebut dengan benda-benda yang memiliki sifat atau karakteristik yang sama. Peter Newmark, seorang profesor di bidang penerjemahan dari University of Surrey, menyebut dua benda atau hal yang memiliki kesamaan dalam metafora sebagai objek dan bayangan. Objek (object) merujuk pada sesuatu yang dijelaskan, sedangkan gambar (image) merujuk pada sesuatu yang digunakan untuk menjelaskan objek. Kesamaan antara objek dan gambar disebut rasa (sense). Jenis-Jenis Metafora Dead Metaphor Dead metaphor adalah metafora yan...

18 Jenis Aspek Dalam Tata Bahasa

Aspek adalah istilah dalam tata bahasa yang berhubungan dengan waktu dan jenis tindakan. 18 jenis aspek adalah sebagai berikut : Aspek Augmentatif Aspek augmentatif adalah aspek yang menggambarkan perbuatan yang meningkat atau bertambah. Contoh : 1. Sang orator meninggikan volume suaranya agar perhatian penonton tetap terfokus padanya. 2. Kami akan memasok beberapa roll kain flanel untuk persediaan. 3. Aku memompa ban motor yang kempes. Aspek Diminutif Aspek diminutif adalah aspek yang menggambarkan perbuatan yang menurun atau berkurang. Contoh : 1. Panas tubuhnya menurun setelah ia minum aspirin. 2. Ayah memotong ranting-ranting tanaman hias pucuk merah yang sudah mulai tinggi dan tidak berbentuk. 3. Lastri bertugas untuk menurunkan bendera saat upacara penurunan bendera merah putih. Aspek Progresif Aspek progresif adalah aspek yang menggambarkan perbuatan yang mengalami kemajuan secara bertahap dalam waktu tertentu. Contoh : 1. Bang Anwar sedang memperbaiki laptop pelangga...

Konsep Diakronik dan Sinkronik

Konsep diakronik dan sinkronik digunakan dalam mempelajari sejarah suatu peristiwa. Konsep Diakronik Diakronik secara harfiah bermakna 'lintas waktu' (across-time). Diakronik adalah konsep berpikir dengan melihat suatu peristiwa secara kronologis atau runtut berdasarkan urutan waktu.  Ciri-Ciri Diakronik : - Bersifat vertikal. Maksudnya, berurutan dari awal ke akhir atau dari yang terlama ke yang terbaru. - Memanjang dalam waktu, menyempit dalam ruang. Maksudnya, suatu peristiwa berubah dari waktu ke waktu, tetapi ruang lingkup pembahasan semakin menyempit. - Bersifat dinamis. - Memiliki cakupan yang luas. - Menekankan pada proses durasi.  - Mengkaji sejarah suatu peristiwa sesuai urutan waktu. - Menerapkan konsep perbandingan antara masa yang satu dan masa yang lain. Pemikiran diakronik membantu kita dalam menyelidiki asal-usul sesuatu, mengetahui sebab-akibat sesuatu, mengetahui proses terjadinya suatu peristiwa secara kronologis dan mengetahui perubahan atau perkembangan se...

Hubungan Paradigmatik dan Hubungan Sintagmatik

Hubungan Paradigmatik Hubungan paradigmatik berlaku antara unsur-unsur berkedudukan sama yang dapat saling menggantikan dalam kalimat yang sama. Menurut Cruse (2004:145), relasi paradigmatik adalah relasi makna dengan fungsi sintaksis antarkata dalam sebuah kalimat. Relasi paradigmatik disebut juga relasi vertikal. Syarat untuk kata pengganti dalam sebuah kalimat agar terjadi relasi paradigmatik harus dapat berterima secara gramatikal dan mengisi slot yang sama. Contoh : 1. Ibu memandikan anak kucingnya.      Ibu memandikan anak bayinya. Kalimat ini memiliki relasi paradigmatik karena masih berterima secara gramatikal meskipun konteks kalimat berubah. 2. Kakek menulis surat untuk cucunya di Jakarta.     Pulpen menulis surat untuk cucunya di Jakarta. Kalimat ini memiliki relasi paradigmatik karena berterima secara gramatikal, tetapi makna konteks kalimat ini tidak berterima secara logis. 3. Boni makan ikan goreng.     Boni makan cacing goreng. Kalimat i...

7 Jenis Makna Menurut Geoffrey Leech

Semantik adalah cabang linguistik yang mempelajari tentang makna sesuatu kata atau bahasa.  Berdasarkan bentuknya, makna terbagi menjadi dua jenis, yaitu : 1. Makna Leksikal Makna leksikal adalah makna dasar, makna konkret atau makna dari kata per kata. Makna kata dalam kamus termasuk makna leksikal. 2. Makna Gramatikal Makna gramatikal adalah makna yang terbentuk dari proses gramatikal seperti reduplikasi, pemajemukan kata atau afiksasi (penambahan imbuhan). Contoh : Adik berangkat ke sekolah dengan bersepeda. Makna leksikal dari kata sepeda adalah alat tranportasi darat, beroda dua atau tiga dan digerakkan dengan tenaga manusia atau tanpa menggunakan mesin.   Makna gramatikal dari kata bersepeda adalah mengendarai sepeda. Berdasarkan referensi atau rujukannya, makna terbagi menjadi dua jenis, yaitu : 1. Makna Referensial Makna referensial adalah makna yang memiliki rujukan atau acuan di dunia atau alam. Contohnya, nama-nama benda, warna, manusia, hewan dan tumbuhan. 2. Makna...

Jenis-Jenis Sinonim dalam bahasa Inggris dan Indonesia

Sinonim adalah kata-kata kata yang memiliki persamaan makna. • Absolute Synonyms Absolute synonyms disebut juga complete synonyms. Absolute synonyms adalah kata-kata yang memiliki makna yang identik, tanpa ada perubahan makna denotatif, makna konotatif atau makna emosional. Menurut Cruse (2000), kata-kata yang termasuk absolute synonyms dapat dimasukkan ke dalam semua konteks kalimat, hingga tidak menimbulkan anomali (keganjilan). Contoh dalam bahasa Inggris, kita bisa menyebut penulis cerita dengan sebutan scriptwriter atau screenwriter. Contoh dalam bahasa Inggris : 1. He started to put paint on the canvas using a paint brush.     He started to put paint on the canvas using an applicator. 2. The newcomer artist is currently in the shooting process.      The newcomer artist is currently in the filming process. 3. They attacked the three villain robbers.     They struck the three villain robbers. Contoh dalam bahasa Indonesia : 1. A...

Jenis-Jenis Antonim dalam Bahasa Inggris dan Indonesia

Antonim adalah dua buah kata yang hubungannya saling berkontradiksi atau kontrer. Dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, antonim terdiri dari beberapa jenis. Dua makna berkontradiksi jika satu makna bersifat benar dan kata lainnya bersifat salah. Dua makna dalam posisi kontrer jika sama-sama bersifat benar atau sama-sama bersifat salah. Menurut Chaer (2010), morfem berupa imbuhan dalam bahasa Inggris dapat menunjukkan dua buah kata yang berlawanan, seperti : - Antonim dari pre- adalah post - Antonim dari full adalah less Morfem adalah gramatikal terkecil yang memiliki makna. Imbuhan, partikel dan kata dasar termasuk morfem. Jenis-Jenis Antonim • Gradable Antonyms Gradable antonyms adalah pasangan kata yang memiliki makna berlawanan dan berkesinambungan, sehingga pasangan kata tersebut dapat diukur. Singkatnya, kata-kata yang termasuk jenis antonim ini memiliki ukuran atau tingkatan. Kita dapat menggunakan modifiers, seperti a bit, slightly, fairly, pretty, quite, rather, rea...

Pragmatik : Konteks, Tindak Tutur, Implikatur, Praanggapan, Pengartian dan Deiksis

Dalam memahami sebuah gagasan atau tuturan, kita harus dapat memahami maksud dan tujuan yang tersurat dan tersirat dalam bahasa lisan maupun bahasa tulisan. Pembahasan mengenai makna yang tersirat dikaji dalam study pragmatik. Pragmatik adalah cabang ilmu linguistik yang mempelajari cara menganalisa atau menginterpretasi makna yang tersirat dalam konteks suatu tuturan yang diucapkan secara lisan atau tulisan. Pragmatik lebih konkret daripada tata bahasa (grammar) dalam menangani bahasa. Pragmatik mencakup bahasan tentang tindak tutur, implikatur percakapan, deiksis dan praanggapan. Geoffrey Leech (1983:6) melihat bahwa pragmatik mempunyai keterkaitan dengan semantik. Pragmatik sebagai bagian dari semantik disebut semantisisme. Semantik sebagai bagian dari pragmatik disebut pragmatisisme. Semantik dan pragmatik sebagai dua bagian yang saling melengkapi disebut komplementarisme. Leech mengemukakan bahwa ada aspek-aspek yang menjadi pertimbangan dalam study pragmatik. Aspek-aspek ters...