Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Erosi Tanah

Gambar
Erosi tanah adalah pengikisan lapisan tanah oleh berbagai macam tenaga pengikis. Erosi tanah menyebabkan lapisan tanah yang subur menjadi rusak. Erosi tanah terbagi menjadi empat berdasarkan tenaga pengikisnya, yaitu : a. Erosi Air Laut (Abrasi) Abrasi terjadi karena gelombang laut yang terus-menerus memukul dinding pantai, hingga rusak dan mengalami pengikisan. Semakin curam suatu pantai terhadap laut, maka semakin cepat mengalami kerusakan dan pengikisan. b. Erosi Es Dan Gletser (Erosi Glasial) Erosi es dapat terjadi akibat melelehnya es yang menuruni lerang, hingga terjadi sungai. Salju yang turun dapat menjadi lawine dan gletser. Lawine adalah salju yang jatuh dari lereng-lereng gunung, sedangkan gletser merupakan lapisan salju es yang tebal pada pegunungan yang mengalir atau bergerak ke bawah dengan sangat lambat. Gletser tersebut dapat mengikis batuan-batuan ke bawah dan ke samping, sehingga mengakibatkan erosi. Batu-batu yang terseret oleh gletser ...

Jenis Dan Ciri Batuan Tanah Di Indonesia

Di Indonesia, bahan-bahan pembentuk tanah sangat beraneka ragam. Hal tersebut meyebabkan banyaknya jenis-jenis tanah. Beberapa jenis dan ciri-ciri tanah di Indonesia adalah sebagai berikut : a. Tanah Organik Secara umum tanah organik di Indonesia disebut tanah gambut. Karena banyak mengandung bahan organik, tanah gambut tidak mengalami profil tanah atau tidak terbentuk horizon yang berbeda-beda. Mengenai profil tanah atau horizon dapat diketahui dalam artikel Faktor Pembentuk Tanah Dan Profil Tanah Ciri-ciri tanah gambut, antara lain : - Berwarna cokelat kelam sampai hujan. - Bereaksi asam. - Berkadar air tinggi. Tanah organik dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu : - Gambut topogen, yaitu tanah yang terbentuk karena pengaruh topografi. Tanah gambut topogen banyak dijumpai di Rawa Pening, Deli, Kalimantan dan Pangandaran. - Gambut pegunungan, yaitu tanah yang terbentuk di daerah dataran tinggi (depresi pegunungan). Termasuk jenis tanah ini terdapat Dataran...

Faktor Pembentuk Tanah Dan Profil Tanah (Horizon Tanah)

Gambar
Tanah tersusun atas bahan-bahan organik, seperti sisa-sisa makhluk hidup yang telah lapuk. Adapun mineral pembentuk tanah diperoleh dari pelapukan bahan yang terdapat di suatu daerah. Butir tanah merupakan bahan utama yang terbentuk karena adanya bahan induk yang dipengaruhi oleh iklim dan organisme pada relief tertentu dalam waktu tertentu. Proses pembentukan tanah pada dasarnya dibedakan menjadi proses pelapukan dan proses perkembangan tanah. Proses pelapukan tanah merupakan proses hancurnya bahan induk baik secara fisik, kimia maupun biologi. Adapun proses perkembangan tanah merupakan proses pembentukan horizon tanah. Proses pembentukan tanah terdiri atas lima faktor yang mempengaruhinya, yaitu : a. Bahan Induk Bahan induk merupakan bahan yang akan terbentuk kembali menjadi tanah. Bahan induk dapat berupa batuan dan bahan organik. Adapun batuan yang dapat membentuk tanah di antaranya adalah batuan metamorf, batuan sedimen dan batuan beku. Sedangkan bahan organ...