Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2021

Kohesi Leksikal Teknik Repetisi dan Kolokasi

Kohesi leksikal adalah kepaduan antarkalimat dalam satu paragraf yang diperoleh melalui pemilihan kata. Dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris berlaku unsur-unsur pembentuk kohesi leksikal yang sama.  Kohesi leksikal (lexical cohesion) terbagi menjadi dua bentuk, yaitu repetisi (repetition) dan kolokasi (collocation). Repetisi (Repetition) Repetisi adalah pengulangan kata atau frasa sebagai penegasan. Contoh repetisi dalam bahasa Indonesia : 1. Tim pengacara dari terdakwa sedang mengumpulkan bukti-bukti dan mencari sejumlah saksi mata untuk membantu klien mereka. Mereka cukup kesulitan dalam mencari saksi mata yang dapat membantu membebaskan klien mereka. 2. Kevin sedang dalam masa pemulihan . Ia rajin menjalani terapi untuk mempercepat pemulihan kaki kanannya yang patah. 3. Rio tidak pernah memedulikan peraturan . Baginya, peraturan ada untuk ditentang. Contoh repetisi dalam bahasa Inggris : 1. Health experts recommend maintaining the immune system during the pandemic...

Kata Rujukan (Reference Word), Substitusi (Substitution) dan Ellipsis

Seperti halnya jenis klausa jenis kalimat, jenis paragraf yang telah dibahas sebelumnya menunjukkan kesamaan antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, kata rujukan dan penalaran dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris juga memiliki kesamaan. Kata rujukan, substitusi dan ellipsis merupakan unsur kohesi gramatikal. Reference Word (Kata Rujukan) Kata rujukan adalah kata yang digunakan untuk merujuk pada pernyataan sebelumnya atau sesudahnya dalam suatu kalimat.  Endophoric Reference (Referensi Endoforik) Endophoric reference terjadi ketika sebuah kata atau frasa merujuk pada pernyataan yang disebutkan sebelumnya atau setelahnya. Endophoric reference mengacu pada konteks tekstual. Dengan kata lain, endophoric reference digunakan dalam teks. Berdasarkan letak kata acuannya,  endophoric reference terbagi menjadi dua jenis, yaitu : a. Anaphoric Reference (Referensi Anaforik) Anaphoric reference terjadi ketika sebuah kata atau frasa merujuk pada sesuatu yang disebutkan dalam kalim...

Jenis-Jenis dan Contoh Paragraf

Kalimat utama adalah kalimat yang berisi gagasan utama atau ide pokok dari suatu paragraf. Paragraf yang baik adalah paragraf yang memenuhi syarat kepaduan (koherensi) dan kesatuan (kohesi).  Paragraf yang koherensi adalah paragraf yang makna antarkalimatnya saling berhubungan dan terjadi pengulangan kata kunci dalam setiap kalimat. Dengan kata lain, kita menguraikan sesuatu secara bertahap, sehingga kalimat-kalimat saling terpadu. Paragraf yang kohesi adalah paragraf yang antarkalimatnya membicarakan ide, gagasan atau tema yang sama, sehingga membentuk suatu kesatuan. Apabila dalam sebuah paragraf terdapat dua tema atau lebih, maka paragraf dinyatakan tidak memenuhi syarat paragraf yang kohesi. Berdasarkan letak gagasan utamanya atau ide pokoknya, paragraf terbagi menjadi empat jenis, yaitu : Paragraf Deduktif Paragraf deduktif adalah paragraf yang ide pokoknya terletak di awal paragraf dan kalimat pendukungnya berada setelah ide pokok. Paragraf deduktif menjelaskan sesuatu dari u...

Macam-Macam Kalimat Dalam Bahasa Indonesia

Kalimat adalah rangkaian kata yang dapat berdiri sendiri dan memiliki makna. Berdasarkan tujuannya, kalimat terbagi menjadi empat macam, yaitu : Kalimat Deklaratif : Kalimat yang bertujuan untuk menyampaikan sesuatu tanpa memerlukan jawaban. Kalimat Interogatif : Kalimat yang bertujuan untuk menanyakan sesuatu, sehingga membutuhkan jawaban. Kalimat interogatif terbagi menjadi dua macam, yaitu : - Kalimat Interogatif Baku adalah kalimat tanya yang menggunakan kata tanya berakhiran -kah. Namun, ada beberapa kata yang dapat digunakan untuk mengajukan pertanyaan dengan menambah akhiran -kah, seperti masihkah, benarkah, sudahkah, bisakah, salahkah, haruskah, akankah dan lain-lain. - Kalimat Interogatif Tidak Baku adalah kalimat tanya yang menggunakan kata tanya biasa, seperti apa, siapa, bagaimana, mengapa, kapan dan di mana. Kalimat Imperatif Kalimat imperatif adalah kalimat yang digunakan untuk memberikan perintah. Kalimat imperatif disebut juga kalimat perintah. Kita dapat mengawali k...

Macam-Macam Klausa Dalam Bahasa Indonesia

Klausa adalah serangkaian kata yang memiliki unsur inti berupa satu subjek dan satu predikat. Klausa dapat membentuk induk kalimat dan anak kalimat. Sementara unsur tidak inti sebuah klausa, antara lain objek, keterangan dan pelengkap. Berdasarkan strukturnya, klausa terbagi menjadi dua macam, yaitu : 1. Klausa Bebas Klausa Bebas adalah klausa yang dapat berdiri sendiri dan hanya memiliki subjek dan predikat. Dalam sebuah kalimat, klausa bebas disebut induk kalimat. Contoh : a. Aku berlari. b. Kakak bernyanyi. c. Adikku tidur. d. Ibu memasak. e. Bola menggelinding. f. Roda berputar. 2. Klausa Terikat Klausa terikat adalah klausa yang biasanya tidak hanya terdiri dari subjek dan predikat, tetapi juga konjungsi, preposisi, keterangan atau noun (sebagai objek). Akan tetapi, meskipun terdiri dari unsur lain, klausa terikat tidak dapat berdiri sendiri, sehingga disebut anak kalimat. Contoh : a. Waktu terus berjalan. b. Saat sekolah dibubarkan. c. Tadi malam hujan turun. d. Akibat penebangan...

Penulisan Huruf Kapital, Cetak Miring, Singkatan dan Bilangan

Penulisan Huruf Kapital Huruf kapital disebut juga huruf besar. Berikut peraturan dalam penulisan huruf kapital : 1. Huruf pertama pada kata pertama dalam sebuah kalimat. 2. Huruf awal interjeksi, preposisi dan konjungsi yang diletakkan di awal kalimat. Jika tidak diletakkan di awal kalimat, huruf awal kata-kata ini ditulis dengan huruf kecil. 3. Huruf pertama dari kata ulang yang digunakan sebagai judul atau nama. 4. Setiap huruf pada sebuah singkatan. 5. Huruf pertama pada sebuah kata dari kepanjangan sebuah singkatan. 6. Huruf awal kata Anda. 7. Huruf awal pada kata yang menyatakan kata ganti orang, seperti Saudara, Ibu, Bapak, Kakak, Adik, Kakek, Nenek, Paman, Bibi, Om dan Tante. Kita juga menggunakan huruf kapital pada awal kata sapaan yang mengalami peningkatan, seperti Kak, Dik, Pak dan Bu. 8. Huruf awal sebuah nama negara, kota dan desa. 9. Huruf awal sebuah nama perusahaan. Apabila nama perusahaan lebih dari satu kata, maka huruf awal pada setiap kata ditulis dengan huruf kapi...