4 Metode Penerjemahan Brislin dan 3 Metode Penerjemahan Dryden
Penerjemahan Menurut Brislin Richard W Brislin berpendapat bahwa penerjemahan adalah pengalihan pesan dan gagasan dari bahasa sumber ke bahasa sasaran secara lisan dan tulisan. Ia mengatakan bahwa penerjemah mengacu pada pemindahan pemikiran dan ide dari bahasa sumber ke bahasa sasaran, baik dalam bentuk tertulis atau lisan, baik disusun secara ortografi atau belum standar, atau baik satu bahasa atau dua bahasa berdasarkan tanda atau simbol untuk bahasa isyarat. Metode Brislin merupakan metode kualitatif karena berfokus pada makna, pendapat dan tidak memerlukan data numerik. Brislin (1976) meminjam rumusan Casagrande (1954) dalam membagi penerjemahan menjadi empat kategori menurut tujuannya : a. Pragmatic Translation Pragmatic translation sangat mementingkan ketepatan pesan dan informasi yang terkandung dalam teks sumber dan disampaikan dalam teks sasaran. Metode ini biasanya digunakan untuk menerjemahkan dokumen-dokumen teknik, buku petunjuk (manual book), informasi produk dan lai...