Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2022

4 Metode Penerjemahan Brislin dan 3 Metode Penerjemahan Dryden

Penerjemahan Menurut Brislin Richard W Brislin berpendapat bahwa penerjemahan adalah pengalihan pesan dan gagasan dari bahasa sumber ke bahasa sasaran secara lisan dan tulisan. Ia mengatakan bahwa penerjemah mengacu pada pemindahan pemikiran dan ide dari bahasa sumber ke bahasa sasaran, baik dalam bentuk tertulis atau lisan, baik disusun secara ortografi atau belum standar, atau baik satu bahasa atau dua bahasa berdasarkan tanda atau simbol untuk bahasa isyarat. Metode Brislin merupakan metode kualitatif karena berfokus pada makna, pendapat dan tidak memerlukan data numerik. Brislin (1976) meminjam rumusan Casagrande (1954) dalam membagi penerjemahan menjadi empat kategori menurut tujuannya : a. Pragmatic Translation Pragmatic translation sangat mementingkan ketepatan pesan dan informasi yang terkandung dalam teks sumber dan disampaikan dalam teks sasaran. Metode ini biasanya digunakan untuk menerjemahkan dokumen-dokumen teknik, buku petunjuk (manual book), informasi produk dan lai...

8 Metode Penerjemahan Peter Newmark dan Tingkat Penerjemahan

Gambar
Peter Newmark (1916-2011), profesor di bidang penerjemahan di Universitas Surrey, Inggris, berpendapat bahwa menerjemahkan berarti mengalihkan makna teks dari satu bahasa ke bahasa lain dengan penekanan pada makna yang bersifat fungsional. Newmark memandang bahwa terjemahan literal atau harfiah merupakan proses terjemahan yang terbaik jika efek kesetaraan dapat diperoleh. Tetapi, Newmark juga mempertimbangkan proses terjemahan semantik dan terjemahan komunikatif jika terjemahan literal tidak mencukupi. Newmark mengatakan, "tidak ada terjemahan yang sempurna, ideal atau benar. Seorang penerjemah selalu berusaha untuk memperluas pengetahuannya dan meningkatkan sarana ekspresinya; penerjemah selalu mengejar fakta dan kata-kata". Dalam proses penerjemahan, kesepadanan (ekuivalensi) sangat penting. Bagi Newmark, kesepadanan harus dicapai dalam teks dan kata. Newmark mengklasifikasikan teks ke dalam kategori-kategori, seperti :  • Scientific-technological Texts • Institutional-cult...

Connected Speech : Elision, Assimilation, Catenation, Delayed Plosion dan Intrusion

Connected speech adalah hubungan antarkata yang saling mempengaruhi dalam ucapan.  Fitur-fitur connected speech yang sering kali menghalangi pemahaman bagi pelajar bahasa Inggris, terutama ketika mereka mendengar ucapan dari penutur asli bahasa Inggris, seperti kebingungan saat mendengar frasa "red eye" dan "red eye" atau frasa "I scream" dan "ice cream". Perbedaan Intonasi, Ritme dan Tempo • Intonasi adalah tinggi rendahnya nada dan penekanan kata-kata tertentu. • Ritme adalah alunan bunyi yang teratur dan berulang. Ritme berkaitan dengan tekanan, durasi dan jumlah suku kata. Dalam puisi, ritme mengatur kuat dan lemahnya suara, serta keheningan dalam setiap baris atau kalimat. Paralelisme adalah pengulangan kata dalam setiap baris atau kalimat. Karena itu, paralelisme dapat membangun ritme. • Tempo adalah cepat lambatnya irama lagu.  Lima fitur connected speech adalah sebagai berikut : Elision Elision adalah penghilangan bunyi atau suku kata. ...

Intonation (Simple Tone, Complex Tone dan Tone Unit)

Gambar
Intonasi adalah tinggi rendahnya nada yang menekankan kata-kata tertentu dalam sebuah kalimat. Intonasi juga berkaitan dengan suku kata. Penurunan nada secara bertahap dari nada yang cukup tinggi di awal ucapan disebut declination.  Tinggi rendahnya intonasi dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut: • Suasana hati. Jika seseorang tidak percaya diri atau gugup, maka dia akan berbicara dengan intonasi rendah. • Emosi. Jika seseorang sedang marah, maka ia akan berbicara dengan intonasi yang tinggi. • Pikiran dan pemahaman. Jika seseorang salah mengartikan konteks kalimat atau mengalami kebingungan, maka dia akan berbicara dengan intonasi yang salah. • Struktur fisik atau bentuk tubuh. Biasanya seseorang yang lebih kecil memiliki intonasi yang lebih tinggi saat berteriak, misalnya anak-anak. • Konteks kalimat. Pola intonasi kalimat deklaratif diakhiri dengan intonasi menurun, pola intonasi kalimat tanya diakhiri dengan intonasi naik, dan pola intonasi kalimat perintah diakhiri dengan int...

Stressed Syllable dan Unstressed Syllable

Mempelajari penekanan suku kata pada kata tertentu adalah penting. Tekanan membantu pembicara untuk menyampaikan maksud atau makna kata sebenarnya kepada pendengar. Kesalahan menekankan kata tertentu akan mengakibatkan ritme bahasa Inggris menjadi tidak wajar.  Suku kata (syllable) adalah unit pronunciation yang memiliki satu suara vokal dengan beberapa konsonan atau tanpa konsonan di sekitar vokal tersebut. Kata yang hanya memiliki satu suku kata disebut monosyllabic. Kata dengan banyak suku kata disebut polysyllabic. Semakin panjang sebuah kata, semakin banyak suku kata yang dimilikinya. Syllables  Structure  Struktur suku kata terdiri dari tiga bagian, yaitu onset, nucleus dan coda. • Onset adalah konsonan yang terletak sebelum vokal. Jika tidak ada konsonan sebelum vowel disebut zero onset. • Nucleus adalah vokal dalam suatu kata. Sebuah kata dapat memiliki dua nucleus. • Coda adalah konsonan yang terletak setelah vokal. Coda disebut juga final consonant. Jika tidak a...