Connected Speech : Elision, Assimilation, Catenation, Delayed Plosion dan Intrusion

Connected speech adalah hubungan antarkata yang saling mempengaruhi dalam ucapan. 

Fitur-fitur connected speech yang sering kali menghalangi pemahaman bagi pelajar bahasa Inggris, terutama ketika mereka mendengar ucapan dari penutur asli bahasa Inggris, seperti kebingungan saat mendengar frasa "red eye" dan "red eye" atau frasa "I scream" dan "ice cream".

Perbedaan Intonasi, Ritme dan Tempo

• Intonasi adalah tinggi rendahnya nada dan penekanan kata-kata tertentu.

• Ritme adalah alunan bunyi yang teratur dan berulang. Ritme berkaitan dengan tekanan, durasi dan jumlah suku kata. Dalam puisi, ritme mengatur kuat dan lemahnya suara, serta keheningan dalam setiap baris atau kalimat.

Paralelisme adalah pengulangan kata dalam setiap baris atau kalimat. Karena itu, paralelisme dapat membangun ritme.

• Tempo adalah cepat lambatnya irama lagu. 

Lima fitur connected speech adalah sebagai berikut :

Elision

Elision adalah penghilangan bunyi atau suku kata. Elision bertujuan untuk membuat bahasa menjadi lebih mudah dan lebih cepat untuk diucapkan.

Berdasarkan suara yang dihilangkan, elision terbagi menjadi tiga jenis, yaitu :

• Elision pada suara /t/ dan /d/ yang terdengar setelah suara konsonan lain. Jika suara /t/ dan /d/ terdengar setelah vowel, maka elision tidak bisa diucapkan, seperti kata get, bad, hate, led dan lain-lain. Biasanya setelah terjadi elision kata berikutnya mendapat penekanan pada suku kata pertama.

Kasus yang sering terjadi adalah ketika suara /t/ di akhir kata bertemu dengan kata berawalan suara /b/ atau /g/ dan suara /t/ yang didahului atau diikuti suara /s/.

Contoh :
1. Just the way you
     Normal: /dʒʌst  ðə wei ju:/
     Elision: /dʒʌs  ðə wei ju:/
2. Stand by
     Normal: /stænd bai/
     Elision: /stæn 'bai/
3. Next day
     Normal: /nekst deɪ/
     Elision: /'neks 'deɪ/
4. Stopped talking
     Normal: /stɑpt 'tɔ:kɪŋ/
     Elision: /'stɑp 'tɔ:kɪŋ/
5. Trust me
     Normal: /trʌst mi:/
     Elision: /trʌs mi:/
6. Limited edition
     Normal: /'limitid ɪ'dɪʃn/
     Elision: /'limit 'dɪʃn/
7. Used to
     Normal: /ju:zd tə/
     Elision: /ju:ztə/
8. Hold the bottle
     Normal: /ˈhoʊld ðə 'bɑ:tl/
     Elision: /ˈhoʊl ðə 'bɑ:tl/
9. Left behind
     Normal: /left bɪ'haɪnd/
     Elision: /lef bɪ'haɪn/
10. Extended family
       Normal: /ɪk'stendɪd 'fæməli/
       Elision: /ɪk'sten 'fæmli/

• Elision dari suara /ə/ di antara kata yang berawalan suara /ə/ dan kata berakhiran suara yang mirip dengan suara setelah /ə/ yang seharusnya disuarakan di awal kata. Selain itu, elision dari suara /ə/ juga dapat terjadi ketika diikuti oleh suara /r/ atau /l/.

Contoh :
1. Go away
     Normal: /goʊ ə'weɪ/
     Elision: /'goʊ 'weɪ/
2. Heart attack
     Normal: /hɑ:rt ə'tæk/
     Elision: /hɑ:r 'tæk/
3. Walking against the current
     Normal: /'wɔ:kɪŋ ə'geɪnst ðə 'kɜ:rənt/
     Elision: /'wɔ:kɪŋ 'geɪns ðə 'kɜ:rən/
4. Memory
    Normal: /ˈmeməri/
    Elision: /ˈmemri/
5. Salary
     Normal: /'sæləri/
     Elision: /'sælri/
6. Police
    Normal: /pə'li:s/
    Elision: /pli:s/
7. Policemen capture a man
     Normal: /pə'li:smən 'kæptʃər ə mæn/
     Elision: /pli:smən 'kæptʃr ə mæn/
8. Marvellous
     Normal: /'mɑ:rvələs/
     Elision: /'mɑ:rvləs/
9. Their conversation interfere the concentration of others in the library.
     Normal: /ðer ,kɑ:nvər'seɪʃn ,ɪntər'fɪr ðə ,kɑ:nsn'treɪʃn əv 'ʌðɚ 'ɪn ðə 'laɪbrəri/
     Elision: /ðer ,kɑ:nvr'seɪʃn ,ɪntr'fɪr ðə ,kɑ:nsn'treɪʃn əv 'ʌðɚ 'ɪn ðə 'laɪbri/
10. I would like
       Normal: /aɪ wəd laɪk/
       Elision: /aɪd 'laɪk/

• Elision dari suara /h/, kecuali jika suara /h/ berada di awal kalimat.

Contoh :
1. Straight hair
     Normal: /streɪt her/
     Elision: /streɪ 'er/
2. You must have read this book
     Normal: /ju: mʌst hæv ri:d ðɪs bʊk/
     Elision: /ju: mʌs əv ri:d ðɪs bʊk/
3. He rides his bicycle
     Normal: /hɪ raidz hɪz 'baɪsɪkl/
     Elision: /hɪ raidz ɪz 'baɪsɪkl
4. What happened?
     Normal: /wʌt 'hæpənd/
     Elision: /wə 'æpən/

Assimilation 

Assimilation adalah proses penyatuan suara dalam kata-kata yang letaknya bersebelahan untuk membuat suara baru.

• Assimilation terjadi ketika suara /t/ bertemu dengan suara /j/ di awal kata berikutnya akan membentuk suara /ʧ/. Sementara, ketika suara /d/ bertemu dengan suara /j/ di awal kata berikutnya akan membentuk suara /ʤ/.

Contoh :
1. Don’t you /donʧu/
2. Meet you /mi:ʧu/
3. Did you /diʤu/
4. Could you /kʊʤu/
5. Got you /gɑ:ʧu/
6. Last year /læsʧir/
7. She looked sad yesterday /ʃi: lʊkt sæʤestərdeɪ/

• Assimilation terjadi ketika suara /n/ bertemu dengan suara /b/, /p/, /w/ atau /m/ akan membentuk suara /m/.

Contoh :
1. Loan parachute /loʊm'pærəʃu:t/
2. Learn math /lɜ:rmæθ/
3. On peak /ɑ:mpi:k/
4. Ten beam /tembi:m/
5. Burn wood /bɜ:rmwʊd/

• Assimilation terjadi ketika suara /d/ bertemu dengan suara /p/ akan membentuk suara /b/.

Contoh :
1. Opened presents /'opənbrɛznts/
2. Washed plate /wɒʃbleɪt/
3. Hide puzzle pieces /haɪbʌzl 'pisɪz/
4. Hold palette /hoʊlbælət/
5. Decide position /dɪ'saɪbə'zɪʃn/

• Assimilation terjadi ketika suara /n/ bertemu suara /k/ akan membentuk suara /ŋ/ tanpa menghilangkan suara /k/.

Contoh :
1. Broken key
     Normal: /ˈbroʊkən ki/
     Assimilation: /ˈbroʊkŋ ki/
2. Sharpen knife
     Normal: /'sɑ:rpən naɪf/
     Assimilation: /'sɑ:rpŋ naɪf/
3. Taken coupon
     Normal: /'tekən 'ku:pɑ:n/
     Assimilation: /'tekŋ 'ku:pɑ:n/
4. Join club
     Normal: /dʒɔɪn klʌb/
     Assimilation: /dʒɔɪŋ klʌb/
5. Forgotten king
     Normal: /fər'gɑ:tn kɪŋ/
     Assimilation: /fər'gɑ:tŋ kɪŋ/

• Assimilation terjadi ketika suara /s/ bertemu dengan suara /j/ di awal kata berikutnya akan membentuk /ʃ/.

Contoh :
1. Leaves yellowed /li:vʃeloʊd/
2. This yard is very wide /ðɪʃɑ:rd ɪz 'veri waɪd/
3. Its user /ɪtʃu:zər/

• Assimilation terjadi ketika suara /d/ bertemu dengan suara /k/ di awal kata berikutnya akan membentuk suara /g/. Begitu pun ketika suara /d/ bertemu dengan suara /g/, seolah-olah suara /d/ berubah menjadi suara /g/ karena tidak terdengar atau seperti dihilangkan.

Contoh :
1. Our land yield corn /'aʊər lænd ji:lgɔ:rn/
2. Seed coat /si:'goʊt/
3. Lead group /li'gru:p/
4. Load keywords /loʊg'i:wɜ:rds/
5. Peeled garlic /pil'gɑ:rlɪk/

Catenation

Catenation adalah penggabungan konsonan terakhir dengan awalan vokal pada kata berikutnya. Catenation hanya dapat terjadi jika kata berikutnya berawalan huruf vokal. Catenation disebut juga linking.

Contoh :
1. Fried egg /fraɪ deg/
2. Bite apple /baɪ t'æpl/
3. Breathe air /bri: ðer/
4. Slice onions /slaɪ s'ʌnjəns/
5. Pinch his ears /pɪntʃ hɪ zɪr/

Intrusion

Intrusion adalah penggabungan vokal pada akhir kata pertama dengan vokal di awal kata berikutnya, lalu di antara penggabungan vokal tersebut disisipkan suara konsonan, seperti /w/, /r/ atau /j/ sebagai extra sound.

Tambahan atau Sisipan Suara /w/

Contoh :
1. Do it /dəwɪt/
2. True or false /tru:wɔ:r fɔ:ls/
3. Glue and scissors /glu:wænd 'sɪzərz/
4. Blue ink /blu:wɪŋk/

Tambahan atau Sisipan Suara /r/

Contoh :
1. Cow and goat /kaʊrænd goʊt/
2. I order pizza /aɪr'ɔ:rdər 'pi:tsə/
3. Media event /'mi:diərɪ'vent/
4. Snow on the roof /snoʊrɑ:n ðə ru:f/

Tambahan atau Sisipan Suara /j/

Contoh :
1. I always /aɪj'ɔ:lweɪz/
2. Tea or coffee /ti:jɔ:r 'kɔ:fi/
3. She erased the poetry she wrote /ʃi:j'ɪreɪsd ðə 'poʊətri ʃi: roʊt/

4. He offers a drink /hi:j'ɔfəz ə drɪŋk/

Delayed Plosion

Delayed plosion adalah pemberian jeda yang sangat singkat sebelum kata kedua yang diawali dengan konsonan plosive (/b/,/d/, /g/, /p/, /t/ dan /k/). Pemberian jeda menyebabkan semua aliran udara pada saluran vokal terhenti.

Contoh :
1. Walk down (dengan delay/pause)
    Walk around (tanpa delay)
2. Start praying (dengan pause)
3. Kick the door (dengan pause di setiap kata)

Komentar

Populer Minggu Ini

4 Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Mengarang

Menilai Kepribadian Manusia Berdasarkan Tatapan Mata

Hambatan Shunt Dan Hambatan Muka Atau Depan

Cara Menghitung Perbedaan Waktu (WIB, WIT, WITA Dan GMT)

Analisis Sintaksis Dan Tree Diagram Syntax

Persen Dan Permil

Filosofi Kartu Joker

Penggunaan Enough, Quite, Pretty, Rather Dan Fairly

Stressed Syllable dan Unstressed Syllable

Penggunaan Besides, Apart From, In Addition, Than, Furthermore, Moreover, After that, Meanwhile dan Meantime