Sintaksis adalah ilmu yang mempelajari tentang struktur gramatikal antarkata untuk membuat kalimat yang koheren. Susunan kata atau frasa untuk membuat kalimat disebut sintaks. Unit terkecil dari sintaks adalah kata. Sementara tata bahasa (grammar) adalah kaidah penggunaan kata dalam sebuah kalimat, misalnya kelas kata (part of speech) apa yang menjadi subjek, predikat, objek dan keterangan atau kelas kata apa yang memiliki bentuk jamak dan tunggal, serta kaidah-kaidah kebahasaan lainnya.
Part of speech meliputi nouns, pronouns, verbs, adjectives, adverbs, prepositions, conjunctions dan interjections. Selain part of speech, dalam bahasa Inggris juga terdapat kelompok determiner yang meliputi articles, quantifiers, demonstratives, possessive adjectives, numbers, distributives dan interrogatives.
Analisa Sintaksis
S = Sentence
V = Verb
VP = Verb Phrase
N = Noun
NP = Noun Phrase
Adj = Adjective
Pro = Pronoun
PN = Proper Noun
Adv = Adverb
Prep = Preposition
PP = Prepositional Phrase
Art = Article
Det/D = Determiner
Aux = Auxiliary
C = Conjunction
G = Genitive
• Article dapat disebut juga sebagai Det/D.
• Nama orang yang ditempatkan sebagai subjek maupun objek termasuk Proper Noun. Proper noun dapat menjadi noun phrase dalam diagram pohon sintaks.
• Pronoun dapat menjadi noun phrase dalam diagram pohon sintaks.
• Genitive adalah istilah untuk menyatakan kepemilikan.
• Modal verbs dan be termasuk auxiliary. Namun, be juga dapat masuk ke dalam kelas verb.
• WH question di awal kalimat dan sebagai relative pronouns termasuk noun phrase.
• Kata 'not' dalam kalimat negatif termasuk adverb.
• Conjunction 'and' dan 'or' yang ditempatkan antara dua adjective akan membentuk adjective phrase. Begitupun jika conjunction 'and' dan 'or' yang ditempatkan antara dua noun akan membentuk noun phrase atau antara dua verb akan membentuk verb phrase.
Contoh :
Black and white (AdjP > A Conj A)
• Sentence terdiri dari noun phrase dan verb phrase.
• Noun phrase terdiri dari :
- Article diikuti noun, pronoun atau proper noun.
- Article diikuti adjective dan noun.
- Adjective diikuti noun, pronoun atau proper noun.
- Conjunction antara dua buah noun phrase juga dapat membentuk noun phrase.
• Verb phrase terdiri dari :
- Verb diikuti noun phrase.
- Verb diikuti prepositional phrase.
- Verb diikuti adverb.
- Verb diikuti noun phrase, prepositional phrase dan adverb.
- Auxiliary diikuti verb.
- Modal diikuti verb.
Ought to merupakan salah satu modal verbs. Syntax dari ought to adalah verb phrase (VP) > V Prep
• Be diikuti adjective phrase. Adjective diubah menjadi adjective phrase (Adj P), lalu gabungan antara be dan adjective phrase akan membentuk verb phrase.
Contoh :
Be strong : VP > V Adj P
Is small : VP > V Adj P
• Prepositional phrase terdiri dari preposition dan noun phrase.
• Compound noun terdiri dari noun dan noun.
• Adverb di awal kalimat disebut Adverbial Phrase (Adv P). Gabungan dua atau lebih adverb akan membentuk Adv P.
Tree Diagram
Dalam diagram pohon, kalimat dibagi menjadi dua bagian yaitu frasa kata benda (NP) sebagai subjek dan frasa kata kerja (VP) sebagai predikat.
Contoh :
Penjelasan : Blows up merupakan phrasal verbs yang terdiri dari verb dan preposition sebagai particlenya.
Penjelasan : Kombinasi article, genitive dan noun menghasilkan noun phrase. Sementara kombinasi auxiliary, verb dan prepositional phrase menghasilkan verb phrase.
Penjelasan : Proper noun adalah kata benda spesifik yang merujuk pada orang, benda dan tempat. Dalam kalimat ini, 'Dad' merupakan proper noun yang dapat menjadi noun phrase. Karena 'Dad' merujuk pada individu yang spesifik.
Penjelasan : He merupakan pronoun yang dapat menjadi noun phrase dalam diagram pohon sintaks. Kombinasi antara adjective dan noun akan membentuk noun phrase.
Penjelasan : My merupakan possessive adjective yang termasuk determiner. Three juga termasuk determiner dari kelompok number. Secara gramatikal, the lake merupakan adverb. Tetapi, secara sintaksis, the lake dibagi menjadi dua kata yang terdiri dari article dan noun.
Penjelasan : Kata 'enthusiastically' merupakan adverb of manner.
Penjelasan : Ini merupakan contoh kalimat relative clause, yang mana relative noun berupa 'who' memberi informasi tambahan untuk indirect object, yaitu a player.
Penjelasan : Kata 'when' merupakan conjunction. Jadi, kalimat ini memiliki dua conjunction. When bukan merupakan relative pronoun karena when tidak memberi informasi tambahan mengenai waktu suatu peristiwa dalam kalimat tersebut. When diartikan 'saat' atau 'ketika'.
Penjelasan : Apabila kalimat memiliki conjunction 'and' atau 'or' yang terletak di antara dua jenis kelas kata atau elemen yang sama, maka kata-kata tersebut harus kita gabung menjadi satu elemen.
Penjelasan : Modal verbs diikuti oleh be akan membentuk verb' (V' > Aux V).
11.
Penjelasan : Did merupakan auxiliary verb. What merupakan relative pronoun yang merujuk pada sesuatu yang tidak digambarkan dalam kalimat. What sebagai kata ganti dari sesuatu tersebut. Said merupakan postpositive adjective karena ditempatkan setelah noun.
Penjelasan : Terkadang kita memulai kalimat dengan adverb. Adverb di awal kalimat dapat menjadi elemen dari sentence bersama dengan noun phrase dan verb phrase.
Penjelasan : Her pada kalimat tersebut menandakan kepemilikan, sehingga elemen yang tepat adalah determiner.
Penjelasan : Down merupakan adverb. This merupakan determiner yang termasuk dalam kelompok demonstratives. Verb diikuti adverb dan noun phrase dapat membentuk verb phrase.
Aturan Struktur Frasa (Phrase Structure Rules)
Alih-alih diagram pohon, kita dapat membuat diagram kalimat dengan aturan struktur frasa. Tanda lebih besar dari (>) berfungsi untuk menunjukkan elemen-elemen dari suatu konstituen. Konstituen adalah unsur bahasa yang merupakan satuan yang lebih besar dari satuan lainnya.
Contoh :
S > NP VP
S adalah konstituen, sedangkan NP dan VP adalah elemen-elemen yang membentuknya.
Contoh pembuatan aturan struktur frasa :
1. Mona eats french fries.
S > NP VP
Noun phrase (NP) : Mona.
Noun phrase terdiri dari subject yang merupakan noun (NP > N).
Noun adalah Mona (N > Mona).
Verb phrase (VP) : eats french fries.
Verb phrase terdiri dari verb dan noun phrase (VP > V NP).
Verb adalah eats (V > eats).
Noun phrase terdiri dari determiner dan noun (NP > Det N).
Determiner adalah french (Det > french).
Noun adalah fries (N > fries).
Jadi, solusi akhir dari kalimat Mona eats french fries adalah sebagai berikut :
S > NP VP NP > N N > Mona VP > V NP V > eats NP > Det N Det > french N > fries
|
Berikut penjelasan
tentang kata french fries yang bermakna kentang goreng :
French dianggap
determiner karena french merujuk pada kepemilikan. Ini bersumber dari sejarah
pembuatan kentang goreng pertama kali di Belgia. Bahasa yang digunakan pada
masa itu adalah bahasa Prancis. Oleh karena itu, tentara Amerika yang
bertugas di Belgia saat perang dunia I menyebut makanan ini dengan nama
french fries.
Fries pada kalimat ini
bukan kata kerja karena tidak logis jika French melakukan aktivitas
menggoreng. Fries dalam kalimat ini memiliki arti kentang goreng.
|
2. My sister is looking for the missing puzzle pieces.
S > NP VP
Noun phrase (NP) : My sister.
Noun phrase terdiri dari determiner dan noun (NP > Det N).
Determiner adalah my (Det > my).
Noun adalah sister (Noun > sister).
Verb phrase (VP) : is looking for the missing puzzle pieces.
Verb phrase terdiri dari auxiliary, verb dan noun phrase (VP > Aux V NP).
Auxiliary adalah is (Aux > is).
Verb merupakan phrasal verbs yang terdiri dari verb dan preposition. (V > V Prep)
Verb adalah looking (V > looking).
Preposition adalah for (Prep > for).
Noun phrase terdiri dari article, adjective dan compound noun (NP > Art Adj Compound noun).
Article adalah the (Art > the).
Adjective adalah missing (Adj > missing).
Compound nound terdiri dari dua noun.
Noun yang satu adalah puzzle dan noun lainnya adalah pieces (Compound noun > puzzle pieces).
Jadi, solusi akhir dari kalimat My sister is looking for the missing puzzle pieces adalah sebagai berikut :
S > NP VP NP > Det N Det > My N > Sister VP > Aux V NP Aux > is V > V Prep V > looking Prep > for NP > Art Adj Compound Noun Art > the Adj > missing Compound Noun > puzzle pieces
3. Ardian answered the questions given by the teacher.
S > NP VP
Sebenarnya, kalimat ini adalah relative clause. Bukan passive voice. Relative noun dari kalimat ini adalah which diikuti be. Which + be sering kali dihilangkan dalam relative clause. Adanya 'be' dikarenakan kata kerja setelah question adalah bentuk pasif.
Noun phrase (NP) : Adrian
Verb phrase (VP) : answered the question given by the teacher
Noun phrase terdiri dari proper noun (PN).
Proper noun adalah Adrian (PN > Adrian).
Verb phrase terdiri dari verb dan noun phrase (VP > V NP S').
Verb adalah answered (V > answered)
Noun phrase terdiri dari article dan noun (NP > Art N).
Article adalah the (Art > the).
Noun adalah question (N > question).
Sentence tambahan (S') terdiri dari verb dan prepositional phrase. (S' > NP VP).
Noun phrase adalah which (NP > which)
Verb phrase terdiri dari auxiliary, verb dan prepositional phrase (VP > Aux V PP).
Auxiliary adalah was (Aux > was).
Verb adalah given (V > given).
Prepositional phrase terdiri dari preposition dan noun phrase (PP > Prep NP)
Preposition adalah by (Prep > by).
Noun phrase terdiri dari article dan noun (NP > Art N).
Article adalah the (Art > the).
Noun adalah teacher (Noun > teacher).
Jadi, solusi akhir dari kalimat Ardian answered the question given by the teacher adalah sebagai berikut :
S > NP VP NP > PN PN > Adrian VP > V NP S' V > answered NP > Art N Art > the N > question S' > NP VP NP > which VP > Aux V PP Aux > was V > given PP > Prep NP Prep > by NP > Art N Art > the N > teacher
tolong tuliskan tree diagram syntax.my brother wrote down this address
BalasHapusKarena tidak bisa meng-upload gambar di kolom komentar. Silahkan lihat contoh no. 14. Saya sudah menggambarkan tree diagram syntax untuk kalimat tersebut.
Hapus