Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kimia

Kandungan Dan Efek Gas Air Mata

Gas air mata disebut juga lacrimator. Efek dari gas air mata hanya bersifat sementara atau reversible. Gas air mata terbagi menjadi tiga jenis berdasarkan kandungan di dalamnya, antara lain gas o – Chlorobenzylidenemalononitrile (CS), gas ω – Chloroacetophenone (CN) dan semprotan merica. Dalam setiap satu kaleng gas air mata terdapat kandungan potasium nitrat, potasium klorat, silikon, sukrosa, magnesium karbonat, benzil bromida, bromoaseton, xylyl bromide, etil bromoasetat, α - bromobenzyl sianida dan arang. Gas air mata secara langsung mengaktifkan reseptor rasa sakit yang terdapat dalam tubuh manusia. Reseptor rasa sakit tersebut, antara lain TRPA1 dan TRPV1. Gas o – Chlorobenzylidenemalononitrile (CS) dan gas ω – Chloroacetophenone (CN) dapat mengaktifkan reseptor TRPA1. TRPA1 adalah reseptor yang bereaksi dengan biomolekul dan protein dalam tubuh manusia, hingga menyebabkan sensasi terbakar. Selain kedua gas tersebut, TRPA1 juga dapat diaktifkan oleh gas dibenzoxaze...

Kulit Pisang (Kandungan Kimia Dan Manfaat)

Tahukah kamu bahwa kulit pisang memiliki manfaat untuk tubuh kita ? . Tetapi tentu saja untuk mengambil manfaatnya, kita tidak mungkin memakan kulit pisang secara langsung. Kulit pisang biasanya diolah menjadi tepung pisang dan diolah menjadi berbagai jenis makanan. Pisang olahan memiliki kulit yang mengandung serat lebih sedikit daripada pisang biasa. Kulit pisang mengandung lignin. Semakin tinggi tingkat kematangan pisang, semakin meningkat kandungan lignin pada kulit pisang. Lignin disebut juga zat kayu. Lignin berfungsi sebagai perekat. Kandungan Kimia Kandungan antioksidan pada kulit pisang lebih tinggi dibandingkan dengan daging buahnya. Berikut ini kandungan kimia dalam kulit pisang : a. Karbohidrat Karbohidrat yang terdapat dalam kulit pisang adalah amilum atau pati. Amilum adalah karbohidrat kompeks yang tidak dapat larut dalam air, berbentuk bubuk berwarna putih, berasa tawar dan tidak berbau. Amilum berfungsi sebagai sumber energi. Selain itu, karb...

Kefir (Kandungan Kimia, Manfaat) Dan Pembuatan Susu Kefir

Kefir adalah butiran hasil pembiakan dari simbiosis (hubungan timbal balik) ragi dan bakteri. Kefir berasal dari pegunungan Kaukasus. Biji kefir berwarna putih kekuningan dan tidak dapat larut dalam air maupun pelarut lainnya. Kefir dapat diolah menjadi susu fermentasi. Susu kefir terbuat dari susu sapi, domba atau kambing. Kefir memiliki rasa asam dan sedikit pahit. Kefir berasal dari kata kafur yang merupakan nama mata air di surga yang airnya berwarna putih, bau yang harum dan rasa yang lezat. Kefir yang asli tidak boleh dipasteurisasi dan tidak boleh disimpan sampai lebih dari 14 hari. Pasteurisasi adalah proses pemanasan makanan untuk membunuh organisme merugikan dan untuk memperlambat pertumbuhan mikroba. Kefir tidak boleh dikonsumsi oleh bayi jika lebih dari lima hari. Pegunungan Kaukasus adalah pegunungan Eurasia (gabungan dari benua Eropa dan Asia) yang terletak antara laut Hitam dan laut Kaspia di wilayah Kaukasus. Wilayah Kaukasus terdiri dari Rusia (Distrik ...

Teh (Kandungan Kimia, Jenis Dan Manfaat)

Teh tanpa campuran gula maupun susu lebih baik untuk dikonsumsi walaupun rasanya kurang nikmat. Untuk itu, beberapa produsen teh kemasan botol mengeluarkan produk teh less sugar atau white sugar . Berdasarkan penelitian, teh tidak boleh dikonsumsi saat sedang makan karena teh dapat mengganggu penyerapan protein dan zat besi yang terkandung dalam makanan tersebut. Kandungan Kimia Berikut ini kandungan kimia dalam teh : a. Polifenol Polifenol berfungsi meningkatkan produksi bakteri baik dan mencegah perkembangan bakteri yang merugikan. Berbagai jenis polifenol merupakan antioksidan. Antioksidan berfungsi menangkal radikal bebas yang menyebabkan kanker, penyumbatan pembuluh darah dan gangguan fungsi jantung. Adapun beberapa jenis polifenol yang terkandung dalam teh, antara lain : 1. Katekin (C) Berikut ini persentase kadar katekin dalam teh :              - Pucuk teh segar sekitar 15,33% dari b...