Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2025

Teori Ekuivalensi Menurut Jakobson dan Nida

Dalam ilmu linguistik, ekuivalensi adalah kesepadanan atau kesetaraan kata. Dalam penerjemahan, ekuivalensi bertujuan untuk mencari terjemahan yang setara atau memiliki makna paling dekat dengan kata dari bahasa sumber. Berikut para ahli yang mencetus tentang teori ekuivalensi: Roman Jakobson Dalam karyanya, On Linguistic Aspects of Translation (1959, 2000), Roman Jakobson menjelaskan tiga jenis penerjemahan, yaitu:  Penerjemahan Intralingual Penerjemahan intralingual adalah proses menerjemahkan teks ke dalam bahasa yang sama. Proses memparafrasekan kalimat termasuk penerjemahan intralingual. Penerjemahan ini dapat dilakukan dengan menyederhanakan suatu kata atau memperjelas suatu kata dengan menambah kosakata atau mengganti dengan kosakata lain yang lebih mudah dipahami. Contoh: 1. Pasar tradisional di jalan itu akan direlokasikan . Terjemahan: Pasar tradisional di jalan itu akan dipindahtempatkan ke tempat baru. 2. Don't let it  happen !. Knock on wood !. Terjemahan: Don't l...

Diglossia, Polyglossia, Code Mix Dan Code Switching Dalam Sosiolinguistik

Dalam bidang sastra, terdapat ilmu yang mengkaji hubungan antara masyarakat dan bahasa, yaitu sosiolinguistik. Bahasa yang digunakan saat terjadi interaksi antar individu dapat berubah karena dipengaruhi faktor budaya, status atau peran sosial, pendidikan, jenis kelamin, usia dan konteks bahasan. Berikut istilah-istilah yang dipelajari dalam ilmu sosiolinguistik: Diglossia (Diglosia) Diglossia adalah fenomena sosiolinguistik dalam masyarakat yang menggunakan dua ragam bahasa sesuai situasi dan kondisi, yaitu ragam tinggi untuk situasi formal dan ragam rendah untuk situasi informal. Diglossia dapat terjadi dalam bahasa lisan maupun tulisan. Ragam tinggi digunakan dalam karya sastra, karya ilmiah, proposal, dokumen dan lain-lain. Sementara, ragam rendah digunakan dalam karya fiksi terutama pada bagian dialog antar tokoh.  Menurut Sumarsono (2007:192), ragam rendah lebih dulu diperoleh atau dikuasai oleh penutur karena berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, sedangkan ragam tinggi dip...