Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2019

Berbagai Proses Yang Terjadi Di Dalam Traktus Digestivus (Sistem Pencernaan)

Beberapa proses yang terjadi di dalam traktus digestivus (sistem pencernaan), antara lain : a. Ingesti Ingesti adalah proses masuknya makanan dan minuman ke dalam mulut melalui proses menelan dengan gerakan volunter (gerakan yang disadari) maupun gerakan involunter (gerakan yang tidak disadari). Gerakan involunter merupakan gangguan yang terjadi di ganglia basalis (struktur pada otak yang berfungsi mengotrol gerakan tubuh). b. Digesti Digesti adalah proses pemecahan zat-zat makanan, sehingga dapat diabsorbsi oleh intestinal atau usus halus (duodenum, jejenum dan ileum). Berikut ini proses digesti dari protein, karbohidrat dan lemak : - Digesti Protein Di dalam lambung, protein diubah menjadi pepton oleh enzim pepsin yang dihasilkan oleh kelenjar lambung. Di dalam duodenum, pepton diubah menjadi peptida, lalu peptida diubah menjadi polipeptida (asam amino) oleh enzim tripsin yang dihasilkan oleh pankreas. Kemudian asam amino akan diabsorbsi oleh usus. -...

Masa Intra Uteri (Masa Prenatal)

Masa prenatal adalah periode awal perkembangan manusia dimulai sejak masa konsepsi, yaitu setelah sel ovum dibuahi oleh sel sperma, sampai kelahiran janin. Sel sperma dan sel telur dibentuk oleh sel-sel perkembangbiakkan yang disebut germ cell. Masa prenatal disebut juga masa kehamilan. Kehamilan berlangsung selama 9 bulan atau 280 hari. Bayi prematur akan lahir lebih cepat 2 minggu atau sebelum memasuki minggu ke-37. Bayi postmatur lahir lebih lambat 2 minggu atau di atas 42 minggu. Bayi postmatur biasa terjadi pada kehamilan pertama. Intra uteri merupakan perkembangan janin yang berada di dalam uteri (rahim), sedangkan extra uteri merupakan perkembangan janin yang terjadi di luar uteri, tepatnya di saluran tuba falopii. Janin pada kehamilan extra uteri tidak dapat mengalami perkembangan dan menyebabkan kematian pada janin. Kehamilan extra uteri juga dapat membahayakan ibu janin. Jumlah kehamilan terbagi menjadi dua, yaitu : a. Kehamilan tunggal adalah kehamilan dengan...

Perkecambahan Biji (Germinasi)

Perkecambahan biji disebut juga germinasi. Germinasi adalah keluarnya radikula dari kulit biji. Radikula adalah bakal calon akar. Radikula akan terus tumbuh selama masa germinasi. Proses germinasi melibatkan metabolisme, respirasi dan hormonal. Umumnya, proses perkecambahan dapat terjadi dengan baik di tempat yang gelap. Biji yang sudah tua atau masak akan mengalami proses perkecambahan lebih baik. Dalam proses perkecambahan, biji akan mengalami masa dormansi di mana biji akan berhenti tumbuh. Perkecembahan diawali dengan proses imbibisi. Imbibisi adalah proses penyerapan air oleh permukaan zat-zat yang hidrofilik (zat yang dapat larut dalam air). Air masuk ke dalam biji melalui mikrovili dan terta. Mikrovili adalah tonjolan halus berbentuk jari-jari yang terdapat pada permukaan bebas sel epitel. Faktor yang memengaruhi perkecambahan adalah ketersediaan air dan oksigen yang cukup, keadaan biji dan suhu yang sesuai. Oksigen diperlukan untuk respirasi selama proses perkec...

Metamorfosis, Hormon Dan Sisik Serangga

Metamorfosis Serangga Metamorfosis adalah proses perubahan bentuk, ukuran dan fungsi organ tubuh hewan yang terjadi secara bertahap. Metamorfosis dikendalikan oleh hormon yang terdapat dalam tubuh hewan. Salah satu jenis hewan yang mengalami metamorfosis adalah serangga atau insekta. Metamorfosis serangga terbagi menjadi tiga macam, yaitu : a. Ametabola Ametabola adalah kelompok serangga yang tidak mengalami proses metamorfosis. Serangga kelompok Ametabola hanya melewati stadium telur ke stadium imago (dewasa) tanpa perubahan bentuk dan ukuran. Contoh : kutu buku b. Holometabola Holometabola adalah kelompok serangga yang mengalami metamorfosis yang sempurna. Serangga kelompok Holometabola melewati stadium telur, larva (ulat), pupa (kepompong) dan imago. Pada stadium larva beberapa kali terjadi proses ekdisis (pergantian kulit). Stadium pupa merupaka fase istirahat. Contoh : kupu – kupu, ngengat, kumbang, semut dan lebah. c. Hemimetabola Hemimetab...