Masa Intra Uteri (Masa Prenatal)

Masa prenatal adalah periode awal perkembangan manusia dimulai sejak masa konsepsi, yaitu setelah sel ovum dibuahi oleh sel sperma, sampai kelahiran janin. Sel sperma dan sel telur dibentuk oleh sel-sel perkembangbiakkan yang disebut germ cell. Masa prenatal disebut juga masa kehamilan.

Kehamilan berlangsung selama 9 bulan atau 280 hari. Bayi prematur akan lahir lebih cepat 2 minggu atau sebelum memasuki minggu ke-37. Bayi postmatur lahir lebih lambat 2 minggu atau di atas 42 minggu. Bayi postmatur biasa terjadi pada kehamilan pertama.

Intra uteri merupakan perkembangan janin yang berada di dalam uteri (rahim), sedangkan extra uteri merupakan perkembangan janin yang terjadi di luar uteri, tepatnya di saluran tuba falopii. Janin pada kehamilan extra uteri tidak dapat mengalami perkembangan dan menyebabkan kematian pada janin. Kehamilan extra uteri juga dapat membahayakan ibu janin.

Jumlah kehamilan terbagi menjadi dua, yaitu :

a. Kehamilan tunggal adalah kehamilan dengan jumlah janin dalam uteri hanya satu.

b. Kehamilan gemeli adalah kehamilan dengan jumlah dua janin. Kehamilan gemeli disebut juga kehamilan ganda atau kembar.

Trimester kehamilan terbagi tiga, yaitu :

a. Kehamilan Trimester I antara 0 – 12 minggu.
b. Kehamilan Trimester II antara 12 – 28 minggu.
c. Kehamilan Trimester III antara 28 – 40 minggu.

Frekuensi kehamilan terbagi tiga, yaitu :

a. Primigravida adalah seorang wanita yang melahirkan bayi untuk pertama kali.

b. Multigravida adalah seorang wanita yang telah melahirkan bayi viable (bayi dalam keadaan hidup) sebanyak lima kali.

c. Grandegravida adalah seorang wanita yang telah melahirkan bayi sebanyak enam kali atau lebih, baik bayi viable maupun bayi non viable (bayi dalam keadaan mati).

Selama masa prenatal, janin tidak hanya mengalami perkembangan fisik, tetapi juga perkembangan psikologis.

Hormon insulin dapat ditemukan pada kehamilan 13 minggu. Produksi hormon insulin terus meningkat seiring bertambahnya masa kehamilan.

Faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan janin, antara lain :

a. Kondisi kesehatan ibu.
b. Gizi ibu.
c. Pemakaian bahan-bahan kimia oleh ibu.
d. Keadaan emosi ibu.

Reaksi Pergerakan Bayi

Reaksi pergerakan bayi terbagi tiga, yaitu :

a. Reaksi Positif adalah gerakan bayi yang sesuai atau searah dengan stimulasi (rangsangan) yang datang.

b. Reaksi Negatif adalah gerakan bayi akibat adanya stimulasi yang datang.

c. Reaksi Spontan adalah gerakan bayi yang tidak disebabkan oleh stimulasi.

Masa Kelahiran

Pada tahap awal kelahiran akan terjadi kontraksi pada peranakan yang berlangsung selama 15 – 20 menit dan berakhir hingga 1 menit.

Jenis kelahiran terbagi menjadi lima, yaitu :

a. Kelahiran normal.

b. Kelahiran dengan peralatan. Contoh waterbirth (persalinan dalam air).

c. Kelahiran sungsang adalah posisi bayi di mana kepala bayi berada di atas, sehingga pada saat persalinan normal, kaki atau pantat bayi lebih dulu keluar.

d. Kelahiran melintang adalah posisi bayi dalam keadaan melintang saat masih berada dalam kandungan. Kondisi ini biasa dialami oleh ibu dengan kehamilan ganda dan ibu yang memiliki dinding perut yang lemah.

Penyebab posisi bayi melintang adalah relaksasi atau peregangan dinding perut akibat proses persalinan terdahulu yang belum sempurna atau ibu pernah melahirkan sebanyak empat kali atau lebih.

e. Kelahiran melalui pembedahan caesar.

Semakin banyak ibu mengonsumsi obat-obatan, maka proses melahirkan akan semakin lama dan bayi akan semakin sulit beradaptasi dengan lingkungan luar pasca kelahiran.

Tangis Pertama Bayi

Setiap bayi normal akan ditandai dengan tangisan ketika lahir. Secara biologis, tangis pertama bayi merupakan pertanda jantung, paru-paru dan organ tubuh bayi lainnya mulai berfungsi.

Mengenai tangisan pertama bayi, beberapa ahli memiliki pendapat yang berbeda, antara lain :

a. Menurut Sigmund Freud

Tangis pertama bayi menyatakan protes bayi yang ingin kembali ke alam rahim ibunya karena keadaan di dalam rahim ibunya lebih nyaman dan dingin karena suhu tubuh bayi terakomodasi oleh suhu tubuh ibunya.

b. Menurut O. Rank

Tangis pertama bayi menyatakan kecemasan yang dirasakan bayi.

c. Menurut Immanuel Kant

Tangis pertama bayi menyatakan protes kejiwaan terhadap belenggu yang akan dideritanya di dunia.

d. Sis Heyster

Tangis pertama bayi menyatakan fungsi-fungsi kejiwaan bayi mulai bekerja.

Sistem Traktus Digestivus (Sistem Pencernaan) Pada Masa Intra Uteri

Kemampuan menelan dan mencerna ASI pada bayi yang baru lahir yang lahir cukup bulan masih terbatas. Hal ini dikarenakan esofagus dan lambung yang belum sempurna.  Hubungan antara esofagus dan lambung yang belum sempurna menyebabkan gumoh (keluarnya ASI atau makanan yang baru saja ditelan) pada neonatus (bayi yang baru berusia 28 hari sejak masa kelahiran).

Kapasitas lambung kurang dari 30 – 60 ml untuk bayi yang lahir cukup bulan. Jumlah ini akan meningkat secara cepat seiring dengan pertumbuhan bayi. Pengosongan lambung terjadi setiap 2,5 – 3 jam, sehingga bayi memerlukan ASI sesering mungkin.

Daerah mulut bayi yang baru lahir berwarna kemerahan, lidah yang rata, simetris dan tidak dapat memanjang atau menjulur. Jaringan frenulum yang terletak di bawah lidah tidak membatasi gerakan ujung lidah pada bayi.

Apabila udara yang ikut masuk ke dalam lambung saat bayi menyusui tidak dapat keluar, bayi akan mengalami regurgitasi. Regurgitasi adalah naiknya makanan dari kerongkongan atau lambung tanpa disertai rasa mual atau kontraksi otot perut.

Pada usia kehamilan empat bulan, janin sudah dapat menelan air ketuban dalam jumlah banyak. Penyerapan air ketuban dilakukan melalui mukosa yang terdapat di seluruh sistem pencernaan. Umumnya, janin menelan sekitar 450 ml air ketuban setiap hari.

Janin menelan air ketuban dapat dibuktikan dengan warna feses pertama bayi setelah dilahirkan, yaitu berwarna hijau, tidak bebau dan kental. Feses pertama bayi disebut mekonium. Warna hijau pada mekonium disebabkan oleh pemecahan bilirubin (pigmen berwarna kuning kecokelatan yang terdapat dalam empedu, darah dan tinja).

Mekonium mengandung cairan amnion (air ketuban), vernix (lapisan berwarna putih pada kulit bayi yang baru lahir), sekresi dari saluran pencernaan, empedu, lanugo (rambut halus yang tumbuh di tubuh janin saat masih berada dalam rahim) dan sisa zat jaringan tubuh.

Feses bayi yang sedang menyusui ASI adalah berwarna hijau kekuningan, berair dan bereaksi terhadap asam. Feses bayi yang meminum susu formula berwarna kuning terang, berbentuk dan netral atau pun sedikit asam.

Hati janin pada masa kehamilan empat bulan berperan dalam hemopoesis atau hematopoiesis (peristiwa pembuatan sel darah), metabolisme sakarida (karbohidrat), serta menyimpan vitamin A dan D. Pada trimester III, glikogen mulai disimpan dalam hati dan jumlah terus meningkat. Ketika bayi dilahirkan, glikogen yang telah disimpan segera terpakai.

Artikel Terkait :

Komentar

Populer Minggu Ini

4 Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Mengarang

Menilai Kepribadian Manusia Berdasarkan Tatapan Mata

Hambatan Shunt Dan Hambatan Muka Atau Depan

Cara Menghitung Perbedaan Waktu (WIB, WIT, WITA Dan GMT)

Analisis Sintaksis Dan Tree Diagram Syntax

Persen Dan Permil

Filosofi Kartu Joker

Penggunaan Enough, Quite, Pretty, Rather Dan Fairly

Stressed Syllable dan Unstressed Syllable

Penggunaan Besides, Apart From, In Addition, Than, Furthermore, Moreover, After that, Meanwhile dan Meantime