Energi Kinetik, Energi Potensial Dan Energi Mekanik
Hukum kekekalan energi menyatakan bahwa energi tidak dapat diciptakan, dimusnahkan
dan tidak dapat berubah besarnya, tetapi energi dapat berubah bentuk.
Energi Kinetik Dan Energi Potensial
Energi kinetik adalah energi yang dimiliki suatu benda yang bergerak
karena gerakannya. Semakin besar massa suatu benda, semakin besar energi
kinetiknya. Semakin cepat gerak suatu benda, semakin besar energi kinetiknya.
Energi kinetik dapat dihasilkan dari energi kimia suatu benda, seperti
bahan bakar mobil. Besar energi kinetik sebuah mobil yang bergerak lebih kecil
daripada besar energi kimia pada bahan bakarnya.
Hal ini dikarenakan energi kimia tidak berubah secara keseluruhan menjadi
energi kinetik, melainkan sebagian dari energi kimia pada bahan bakar mobil tersebut
berubah menjadi energi panas, getaran dan lain-lain.
Berdasarkan hukum kekekalan energi bahwa energi tidak dapat dimusnahkan,
maka ketika energi kinetik pada sebuah mobil bergesekan dengan piston, energi
kinetik tidak dikatakan hilang, melainkan berubah menjadi bentuk energi yang
tidak bermanfaat. Energi-energi yang tidak dapat dimanfaatkan disebut kerugian.
Rumus Energi Kinetik :
Ek = ½ m . v2
Keterangan :
m adalah massa (kg)
v adalah kecepatan (m/s)
Energi potensial adalah energi yang dimiliki suatu benda berdasarkan
kedudukannya terhadap tanah. Semakin besar massa suatu benda, semakin besar
energi potensialnya. Semakin tinggi letak suatu benda, semakin besar energi
potensialnya.
Energi potensial dapat berubah menjadi energi kinetik ketika suatu benda
yang dalam keadaan diam pada ketinggian tertentu menjadi bergerak.
Rumus Energi Potensial :
Ep = m . g . h
Keterangan :
m adalah massa (kg)
g adalah percepatan gravitasi bumi (10 m/s2)
h adalah ketinggian (m)
Contoh :
Ketika suatu benda berada pada ketinggian tertentu, benda dikatakan
memiliki energi potensial. Ketika benda tersebut terjatuh, benda dikatakan
memiliki energi kinetik. Ketika benda tersebut telah mencapai tanah, energi
potensial yang dimilikinya adalah nol.
Energi Mekanik
Energi mekanik adalah penjumlahan dari energi kinetik dan energi
potensial.
Rumus Energi Mekanik :
Em = Ek + Ep
Besar energi mekanik suatu sistem akan selalu sama, baik sebelum maupun
sesudah.
Em sebelum = Em sesudah
Em1 = Em2
Maka, berlaku persamaan :
Em1 = Em2
Ek1 + Ep1 = Ek2 + Ep2
Contoh :
Sebuah bola bermassa 2 kg ditendang vertikal ke atas dengan kecepatan 26
m/s. Berapa tinggi bola tersebut ?
Jawab :
Percepatan gravitasi bumi (g) = 10 m/s2
Em1 = Em2
Ek1 + Ep1 = Ek2 + Ep2
½ m . v12 + m . g . h1 = ½ m . v22
+ m . g . h2
0 + 0 = ½ m . v22 + m . g . h2
h2 = ½ m . v22
m . g
h2 = ½ . 2 . 26
2 . 10
h2 = 26/20 = 1,3 m

Komentar
Posting Komentar