Sebagian Besar Seniman Adalah Nokturnal


Kamu sadar tidak kalau para penyair sering kali menggunakan kata dari alam sekitar dalam syair mereka?. Dari sekian banyak kata dari alam sekitar, kata “Malam” yang paling sering digunakan dalam syair mereka. Dan kata “Bintang” yang menempati posisi kedua. Tetapi untuk judul, kata “Bintang” paling sering digunakan oleh mereka. Dan kata “Hujan” menempati posisi kedua.

Sebagian Besar Seniman Adalah Nokturnal

Tentu saja pemilihan kata-kata dari alam sekitar tersebut mengandung arti di dalamnya.

Kata “Malam” digunakan untuk mengartikan tentang kerinduan dan kegelisahan hati.
Kata “Bintang” digunakan untuk mengartikan tentang harapan atau impian.
Kata “Hujan” digunakan untuk mengartikan tentang kesedihan.
Kata “Daun” digunakan untuk mengartikan tentang kelemahan atau kerapuhan.
Kata “Karang” digunakan untuk mengartikan tentang kekerasan hati.
Kata “Angin” digunakan untuk mengartikan tentang harapan untuk didengar atau tersampaikan.
Kata “Ombak” digunakan untuk mengartikan tentang kemarahan atau kekecewaan.
Kata “Mentari” digunakan untuk mengartikan tentang harapan.
Kata “Purnama” atau “Bulan” digunakan untuk tentang mengartikan kerinduan.
Kata “Bunga” digunakan untuk mengartikan tentang keindahan atau perempuan.

Dalam membuat karya seni, memanusiakan/menganggap hidup sebuah benda mati adalah hal yang lumrah.

Hal ini secara tidak langsung membuktikan bahwa sebagian besar seniman mendapatkan inspirasi pada malam hari. Ini cukup masuk akal karena pada dasarnya untuk menciptakan suatu ide kreatif dibutuhkan ketenangan agar bisa menyatu dengan alam sebab alam dapat memberi kita inspirasi.

Bencana, makluk hidup (termasuk manusia), cuaca, benda langit, semuanya termasuk bagian dari alam. Ada banyak filosofi hidup yang dapat dipetik dari alam sekitarmu. Bahkan, benda mati pun mempunyai filosofi hidup sebab pada dasarnya manusia menciptakan benda-benda mati tersebut dikarenakan adanya suatu alasan.

Karena itu, jika kamu merasa sulit menemukan ide, cobalah menyatu dengan alam!. Perhatikan secara detail, namun tidak mencolok mengenai apa yang ada di sekitarmu!. Rekam percakapan apa yang tak sengaja terdengar dalam memorimu!.

Dan cobalah untuk menjadi bijak pada malam hari dengan mengingat, memahami dan merenungkan kejadian yang telah kamu alami dalam sehari, pasti kamu akan menemukan suatu ide untuk kamu tulis atau tuangkan dalam kanvasmu. Sekalipun itu kejadian yang membuatmu jengkel. Secara tidak langsung kegiatan ini akan membuat kita terbiasa untuk mengintrospeksi diri.

Fakta mengatakan bahwa sebagian besar seniman adalah seorang nokturnal (beraktifitas pada malam hari). Terdengar kabar bahwa seseorang yang biasa terjaga pada malam hari akan cenderung lebih cerdas. Menurut saya, hal ini relatif karena semua tergantung dari apa yang dikerjakan oleh kita pada malam hari.

Komentar

Populer Minggu Ini

4 Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Mengarang

Menilai Kepribadian Manusia Berdasarkan Tatapan Mata

Hambatan Shunt Dan Hambatan Muka Atau Depan

Cara Menghitung Perbedaan Waktu (WIB, WIT, WITA Dan GMT)

Analisis Sintaksis Dan Tree Diagram Syntax

Persen Dan Permil

Filosofi Kartu Joker

Penggunaan Enough, Quite, Pretty, Rather Dan Fairly

Stressed Syllable dan Unstressed Syllable

Penggunaan Besides, Apart From, In Addition, Than, Furthermore, Moreover, After that, Meanwhile dan Meantime