Atur Keuangan Sejak Dini, Cara Menjadi Wiraswasta + Ide Usaha Modal Kecil


Royal berarti kita sering memberi untuk orang lain.

Boros berarti kita membelanjakan sejumlah uang untuk pribadi kita.

Jangan samakan boros dengan royal!.

Bagaimanapun memberi itu adalah hal yang baik. Semakin banyak memberi, semakin besar pahala kita. Tapi, kita juga perlu cermat mengatur keuangan. Jangan sampai akhirnya kita lebih banyak mendapatkan kerugian. Ibarat Besar Pasak Daripada Tiang.

Tidak ada yang menginginkan kerugian, kan?.

Atau lebih buruk lagi menunjukkan royalitas demi pencitraan. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendapat pencitraan. Bahkan, cara tersebut lebih mudah dilakukan, seperti tersenyum atau menyapa

Apabila setiap bertemu dengan seseorang, kita selalu tersenyum atau menyapanya. Dengan begitu, sudah pasti pencitraan tentang keramah-tamahan kita akan terbentuk secara langsung.

Agar pengeluaran dan pendapatan seimbang, kita perlu membuat anggaran. 

Bagaimanapun kita perlu menyisikan uang untuk ditabung agar bisa kita gunakan untuk masa depan. Kita tidak pernah tahu apa yang terjadi ke depannya, kan?. 

Menabung ibarat “Sedia Payung Sebelum Hujan” atau "Menanam Seribu Pohon".

Kata Bijak

Semakin banyak kita menanam pohon, semakin panjang keberlangsungan hidup manusia karena pohon adalah sumber oksigen untuk hidup manusia.

Buang jauh-jauh pemikiran kalau saya tidak mungkin miskin!.

Saya pernah membaca di sebuah surat kabar tentang alm. Olga Syahputra yang mana ia membuka beberapa tabungan yang dimaksudkan untuk tujuan yang berbeda-beda.

Kita bisa meniru caranya. Apabila kita membutuhkan uang untuk belanja sehari-hari, kita ambil dari tabungan A. Apabila kita membutuhkan uang untuk disedekahkan, kita ambil dari tabungan B. Saya rasa dengan begitu hidup kita menjadi lebih teratur.

Jika kamu bisa mengontrol diri dari kegilaanmu berbelanja, tidak apa jika kamu memilih untuk menabung di rumah. Tapi, jika sulit, sebaiknya kamu membuka rekening tabungan. 

Pilih bank yang sesuai kebutuhan kamu!. Tahan diri untuk pergi ke bank atau ATM terdekat untuk mengambil sejumlah uang hanya untuk membeli barang yang sebenarnya tidak benar-benar diperlukan.

Jika kamu merasa sulit menabung karena penghasilan kamu tidak berlebih, coba mindset diri kamu untuk yakin bahwa sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit.

Kita harus belajar mengatur keuangan sejak dini. Investasi jangka panjang itu penting.

Jika kamu pandai menabung, predikat sebagai calon wiraswasta pantas kamu dapatkan. Sekalipun kamu masih berstatus sebagai pelajar atau mahasiswa.

Kamu bisa mulai membidik usaha apa yang kamu ingin dirikan suatu saat jika kamu sudah pandai menabung. Hitung berapa dana yang akan dibutuhkan untuk membuka usaha tersebut.

Sesuaikan dana dengan penghasilan kamu. Jangan langsung membidik usaha yang besar jika penghasilan kamu belum mencukupi!. Karena yang terjadi kamu tidak kunjung memulai mendirikan sebuah usaha.

Berikut ini jenis-jenis usaha dengan modal kecil :

a. Minuman Segar

Walaupun sudah banyak berdiri usaha minuman segar, tapi jenis usaha ini cukup menjanjikan. Apalagi jika kamu mendirikan outlet kamu di tempat yang strategis, seperti dekat sekolah, dekat kampus atau dekat bioskop. 

Tapi, jika kamu merasa sulit mengumpulkan dana untuk menyewa tempat, kenapa tidak kamu berjualan minuman segar dengan berkeliling.

Di Indonesia, belum ada kan minuman yang dijual dengan berkeliling?. Jika kamu ingin membuka usaha minuman segar dengan berkeliling, tentu saja kamu membutuhkan mobil pick up. 

Selain itu kamu juga memerlukan colokan listrik di mobil. Ada alat yang digunakan untuk colokan listrik di mobil agar kamu bisa menjalankannya blender. Saya menemukan alatnya di tokoonline88.com.

Ada keuntungannya jika kamu berjualan keliling, yaitu kamu bisa meniru varian rasa yang sudah ada di outlet-outlet.

Berbeda jika kamu membuka outlet, kamu tentu perlu menciptakan ide baru agar bisa bersaing. Jika kamu membuka outlet dengan jenis minuman yang sama dengan yang sudah ada, kamu akan sulit mendapat keuntungan sebab pembeli sudah lebih dulu jatuh cinta pada jenis minuman dari outlet yang kamu tiru itu.

Kamu tahu kan kalau seseorang jika sudah jatuh cinta, terkadang bisa sulit berpaling?.

b. Kentang Goreng Aneka Rasa

Harga kentang di Indonesia cukup terjangkau, kan?. Tak jarang pengunjung yang datang ke restoran cepat saji suka memesan kentang goreng. Dari situ kamu bisa menganalisa bagaimana daya pikat sebuah kentang goreng. 

Untuk bisa bersaing, kamu perlu menciptakan varian bumbu. Kamu tahu kan cukup banyak penduduk Indonesia yang menyukai rasa pedas?. Jadi, sebaiknya dari berbagai varian bumbu, kamu perlu memasukkan varian rasa pedas untuk menjadi daya pikat utama.

Usahakan jangan menggunakan bumbu pedas yang sudah beredar di pasaran agar dagangannya mempunyai ciri khas. Racik bumbu pedas ala kamu!. Negara kita ini kaya akan rempah-rempah. Kamu bisa memanfaatkannya.

Untuk masalah outlet, sebenarnya saat ini sudah tidak menjadi masalah besar. Karena saat ini kamu bisa membuka lapak secara online.

c. Tempe Mendoan Dengan Aneka Sambal

Ayam goreng atau ikan goreng aneka sambal mungkin sudah pernah kamu temui. Kenapa tidak kamu buat tempe mendoan yang juga disertai dengan aneka sambal. Biarkan pengunjung memilih sendiri sambal yang mereka inginkan!.

d. Keripik Dari Sayur-Sayuran

Kamu tahu kan tentang keripik bayam yang rasanya cukup enak?. Kenapa tidak kamu membuat keripik dari jenis sayur-sayuran yang lain. Meskipun vitamin dan mineral dalam sayuran tersebut berkurang, tapi setidaknya kamu telah mendorong orang untuk menyukai sayuran.

e. Bola-Bola Tahu Dengan Bumbu Pedas

Bola-bola tahu yang saya maksud di sini adalah tahu yang dihancurkan, lalu dibentuk menjadi bola-bola. Setelah itu digoreng. Ibu saya pernah membuat bola-bola tahu ini untuk dimasukkan ke dalam sop.

Jika tahu bulat cukup berhasil menarik minat pembeli di Indonesia. Mungkin saja bola-bola tahu yang rasanya lebih crispy ini juga akan menarik minat pembeli. Tidak sedikit orang yang menyukai makanan crispy.


Walaupun harga bisa saja tidak menentu. Bisa naik, namun juga bisa turun. Tapi, coba berpikir realistis. Di Indonesia ini, menurunkan harga barang adalah pekerjaan yang sulit. Yang lebih sering terjadi harga terus naik sedikit demi sedikit.

Inilah salah satu manfaat dari menabung!. Kita tidak perlu merasa kebakaran jenggot apabila harga terus naik.

Mungkin ketiga artikel di bawah ini bisa menjadi inspirasi kamu untuk menjadi wiraswasta 
Membuka Usaha Dengan Modal Photoshop

Pahami Tentang Trading, Forex, CFD, Pialang Dan Komoditas, Pedoman Bagi Calon Pengusaha

Cara Menghasilkan Uang Dari Bertani Walau Tidak Punya Ladang

Komentar

Populer Minggu Ini

4 Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Mengarang

Menilai Kepribadian Manusia Berdasarkan Tatapan Mata

Hambatan Shunt Dan Hambatan Muka Atau Depan

Cara Menghitung Perbedaan Waktu (WIB, WIT, WITA Dan GMT)

Analisis Sintaksis Dan Tree Diagram Syntax

Persen Dan Permil

Filosofi Kartu Joker

Penggunaan Enough, Quite, Pretty, Rather Dan Fairly

Stressed Syllable dan Unstressed Syllable

Penggunaan Besides, Apart From, In Addition, Than, Furthermore, Moreover, After that, Meanwhile dan Meantime