Nilai Riil Dan Nilai Tukar Mata Uang Asing (Kurs)
Nilai Riil
Nilai riil
adalah nilai uang yang diukur dari daya beli uang tersebut. Nilai riil
ditentukan oleh jumlah barang yang dapat diterima dalam pertukaran. Daya beli
dari uang ditentukan oleh tingkat harga umum. Nilai riil uang juga berperan
dalam menentukan pendapatan riil seseorang.
Apabila
tingkat harga umum turun, maka nilai riil uang akan turun dan pendapatan riil
seseorang juga turun. Apabila tingkat harga umum naik, maka nilai riil uang
akan naik dan pendapatan riil seseorang juga naik.
Nilai Tukar
Mata Uang Asing (Kurs)
Setiap
negara memiliki mata uang yang berlaku di negara masing – masing. Mata uang
asing yang berlaku di negara lain disebut mata uang asing atau valuta asing.
Mata uang
negara Amerika Serikat adalah Dolar Amerika (US$).
Mata uang
negara Austrralia adalah Dolar Australia (Aust $).
Mata uang
negara Inggris adalah Pound Sterling (£).
Mata uang
negara Belanda adalah Gulden (f).
Mata uang
negara Jepang adalah Yen.
Mata uang
negara Hongkong adalah Dolar Hongkong (H$).
Mata uang
negara Malaysia adalah Ringgit.
Valuta asing
di Indonesia tidak berfungsi sebagai alat pembayaran yang sah, tetapi hanya
berfungsi sebagai barang dagangan. Dengan kata lain, valuta asing dapat
diperjualbelikan.
Masing –
masing valuta asing memiliki nilai yang berbeda. Semakin maju suatu negara,
maka semakin tinggi nilai mata uangnya. Nilai tukar mata uang suatu negara
terhadap mata uang negara lain disebut kurs atau kurs valuta asing.
Semakin
tinggi kurs suatu valuta asing, maka valuta asing tersebut semakin kuat dan
harganya menjadi lebih tinggi, sebaliknya nilai rupiah terhadap valuta asing
tersebut menjadi melemah.
Nilai
turunnya kurs valuta asing dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran. Umumnya,
pada bursa valuta asing dicatat dua macam kurs valuta asing, yaitu :
a. Kurs beli
menunjukkan harga pembelian terhadap valuta asing yang dilakukan oleh bank.
b. Kurs jual
menunjukkan harga penjualan terhadap valuta asing yang dilakukan oleh bank.
Perbedaan
antara kurs beli dan kurs jual valuta asing merupakan keuntungan bank karena
jasa bank melayani transaksi jual beli valuta asing tersebut.
Contoh :
Apabila
seseorang menjual dolar Amerika Serikat ke bank devisa, maka setiap 1 US$, ia
akan menerima Rp 13.000. Bank menggunakan kurs beli karena bank yang melakukan
pembelian.
Kurs beli
dan kurs jual ditinjau dari pihak bank karena bank yang melakukan pembelian dan
penjualan valuta asing.
Perubahan
nilai Rupiah berakibat buruk terhadap perekonomian Indonesia. Hal ini
dibuktikan dengan berhentinya operasi suatu perusahaan, beban utang luar negeri
yang meningkat secara tajam dan tingginya suku bunga perbankan.
Kurs terbagi
menjadi tiga jenis, yaitu :
a. Kurs
Tetap (Fixed Exchange Rate System)
Kurs tetap
adalah kurs yang dibiarkan konstan (tetap) oleh pemerintah atau hanya sedikit berfluktuasi
(berubah). Jika kurs berubah drastis, maka pemerintah akan melakukan intervensi
(tindakan campur tangan) untuk mengendalikannya.
b. Kurs
Mengambang (Floating Exchange Rate System)
Kurs
mengambang adalah kurs yang ditetapkan berdasarkan kekuatan permintaan dan
penawaran pada bursa valas (pasar valuta asing). Penentuan valas pada bursa
valas terjadi tanpa campur tangan pemerintah.
c. Kurs
Mengambang Terkendali (Managed Floating Exchange Rate)
Kurs
mengambang terkendali adalah penentuan kurs valas yang terjadi karena adanya
campur tangan pemerintah yang memengaruhi permintaan dan penawaran valas dengan
berbagai kebijakan moneter, fiskal dan perdagangan luar negeri.
Kebijakan
moneter adalah kebijakan dari bank sentral yang bertujuan untuk memelihara dan
mencapai stabilitas nilai mata uang.
Kebijakan fiskal
adalah kebijakan dari pemerintah yang bertujuan untuk mengarahkan ekonomi suatu
negara melalui pengeluaran dan pendapatan pajak.
Komentar
Posting Komentar