Getaran Dan Gelombang
Getaran
Getaran adalah
gerak bolak-balik secara berkala melalui titik seimbangnya.
Keterangan Gambar
:
- Gambar bandul
yang ditunjukkan dengan huruf p merupakan titik seimbang. Jarak yang ditempuh
bandul dari titik seimbang disebut simpangan.
- Jarak dari p-s
atau p-r disebut simpangan.
- Jarak dari p-r
atau p-q disebut simpangan terbesar/terjauh atau amplitudo (A).
Amplitudo (A)
adalah jarak atau simpangan terjauh dari titik kesetimbangan. Jarak ujung bawah
q ke ujung atas r adalah 2 kali amplitudo.
- Gerak bandul
dari q-p-r-q dinyatakan telah menempuh satu getaran.
- Gerak bandul
dari p-r-p-q-p atau p-q-p-r-p dinyatakan telah menempuh satu getaran.
- Gerak bandul
dari q-p-r atau p-r-p dinyatakan telah menempuh setengah getaran.
Periode Dan
Frekuensi Getaran
Periode (T) adalah selang waktu yang diperlukan
untuk menempuh satu getaran. Amplitudo tidak memengaruhi periode.
Contoh :
Sebuah benda
digantung di ujung sebuah pegas dan ujung lainnya digantung pada statip. Beban
tersebut ditarik ke bawah dari titik seimbangnya. Ketika beban dilepaskan,
beban akan bergerak bolak-balik di antara titik terendah dan titik tertinggi yang terpisah sejauh 14
cm. Ketika beban kembali ke titik terendah dimulai penghitungan dari angka 1.
Pada hitungan ke-10, tercatat waktu 8 sekon dalam stopwatch. Tentukan amplitudo
dan periode getaran beban pada pegas tersebut!.
Jawab :
Jarak antara titik
terendah (b) dan titik tertinggi (c) adalah 14 cm
Amplitudo = jarak
ba
= jarak bc = 14/2 = 7 cm
2
*Dibagi dua karena
jarak dari titik terendah dan titik tertinggi adalah 2 kali amplitudo.
Hitungan ke-10 =
10 kali getaran
Waktu 10 getaran =
8 s
T = 1/10 x 8 = 0,8
s
Frekuensi getaran
(f) adalah banyaknya getaran yang
dilakukan benda dalam satu sekon. Jika dalam satu sekon benda dapat melakukan
50 getaran, maka frekuensi getaran adalah 50 getaran/sekon. Satuan
getaran/sekon adalah hertz (Hz).
1 Hertz = 1
getaran per detik
Periode atau waktu
untuk menempuh satu getaran adalah
T = 1 getaran x 1 sekon Atau T = 1/f
f
getaran
f = 1 getaran
T
Contoh 1 :
Jika frekuensi
suatu getaran 25 Hz, tentukan periodenya!
Jawab :
T = 1/f
= 1/25 = 0,04 s
Atau 1/25 sekon
Contoh 2 :
Sebuah pegas pada
kedudukan seimbang p ditarik ke kedudukan r, kemudian dilepaskan. Waktu untuk
menempuh dari r ke p satu kali adalah 0,2 s. Berapakah frekuensi getaran
tersebut ?
Jawab :
Untuk mencari
frekuensi getaran terlebih dahulu dicari berapa periodenya.
Telah dijelaskan di
atas bahwa periode merupakan waktu yang ditempuh untuk menempuh satu getaran.
Berdasarkan gambar
di atas r ke p belum dihitung satu getaran.
Satu getaran =
r-p-q-p-r, maka waktu r ke p = ¼ getaran = ¼ T
*Terjadi 4 kali
getaran, yaitu r-p, p-q, q-p dan p-r
Jadi, T = 4 x waktu r-p
= 4 x 0,2 = 0,8 s
Maka,
f = 1/T = 1/0,8 = 1,25 Hz
Contoh 3 :
Jika periode
sebuah getaran 2/25 sekon, berapa frekuensi getarannya ?
Jawab :
Seperti yang telah
dijelaskan sebelumnya bahwa rumus dari periode adalah 1/f. Maka, frekuensi getarannya adalah 25 hertz.
Gelombang
Gelombang adalah
getaran yang merambat. Cahaya matahari yang merambat ke bumi termasuk
gelombang. Gelombang memerlukan waktu dalam perambatannya. Selang waktu yang
diperlukan untuk menempuh satu gelombang disebut periode. Banyaknya gelombang
yang terjadi setiap detik disebut frekuensi.
Rumus periode dan
frekuensi gelombang sama dengan rumus periode dan frekuensi getaran.
Gelombang memiliki
cepat rambat (v). Satuan cepat rambat
gelombang adalah m/s.
Rumus cepat rambat
gelombang :
v = λ/ T Atau v = λ . f
Gelombang yang
merambat akan memantul jika mengenai rintangan.
Contoh : Gelombang
air kolam memantul ketika mengenai dinding kolam.
Dalam perambatan
gelombang, yang merambat adalah usikan atau getarannya, sedangkan mediumnya
tetap.
Contoh :
- Sebuah gabus
diletakkan di atas permukaan air. Ketika ujung jari menyentuh permukaan air,
terjadi gelombang/riak pada permukaan air. Gabus tersebut hanya bergerak
naik-turun secara tetap dan tidak memancar ke luar menjauhi jari kita.
- Selembar kertas
dikaitkan pada seutas tali yang mana tali tersebut terikat pada sebuah tiang.
Ketika kita menggetarkan tali, selembar kertas tersebut hanya bergerak
naik-turun secara tetap.
Dalam perambatan
gelombang, terjadi perpindahan energi dari satu tempat ke tempat lain.
Contoh : Gelombang laut
membawa energi yang dapat kita rasakan jika kita berdiri di tepi pantai untuk
menyambut gelombang laut yang datang. Energi tersebut berupa dorongan pada kaki
kita.
Kecepatan rambat
gelombang suara di udara dipengaruhi oleh angin atau suhu.
Jenis Gelombang
a. Gelombang
Transversal
Gelombang
transversal adalah gelombang yang arah rambatannya tegak lurus dengan arah
getarannya.
Contoh : Gelombang
permukaan air, gelombang tali dan gelombang cahaya.
b. Gelombang
Longitudinal adalah gelombang yang arah rambatnya sejajar dengan arah getarannya.
Contoh : Gelombang
bunyi
Terdapat dua jenis gelombang
lainnya, yaitu :
a. Gelombang Sinusoidal
adalah gelombang dasar yang dihasilkan oleh perputaran generator. Gelombang
sinusoidal dapat digunakan untuk membentuk gelombang periodik, seperti
gelombang persegi (square wave), gelombang segitiga (triangle) dan gelombang
gigi gergaji (sawtooth wave).
Contoh : Gelombang laut,
gelombang suara, gelombang cahaya, gelombang pada AC siulan, gelas kristal yang
digesek dengan ujung jari pada bagian bibir gelas dan garpu tala.
b. Gelombang Kosinus
adalah gelombang sinusoidal yang digeser ke arah kiri sejauh 90o
atau sebesar n/2. Hal itu dikarenakan cos (x) = sin (x + π/2). Gelombang
kosinus memiliki fase lebih maju/mendahului gelombang sinusoidal.
c. Gelombang Persegi adalah gelombang non-sinusoidal periodik yang menghasilkan transisi frekuensi amplitudo yang tetap dengan durasi dan tegangan yang sama. Laut, remote control, atau alat komunikasi menghasilkan gelombang persegi. Semakin banyak frekuensi harmonik ganjil dari resultan, maka gelombang semakin mendekati bentuk persegi.
d. Gelombang Gigi Gergaji adalah gelombang non-sinusoidal periodik yang menghasilkan peningkatan frekuensi amplitudo secara tajam dan penurunan yang curam secara tiba-tiba, hingga menyerupai gigi gergaji.
Bagian-Bagian
Gelombang
Satu gelombang
transversal memiliki satu bukit dan satu lembah.
Bagian-bagian dari
gelombang transversal, antara lain :
- Puncak gelombang
adalah titik tertinggi gelombang (ditunjukkan dengan huruf b dan f).
- Dasar gelombang
adalah titik terendah gelombang (ditunjukkan dengan huruf d dan h).
- Bukit gelombang
adalah bagian lengkungan (ditunjukkan oleh abc atau efg). - Lembah gelombang
adalah bagian cekungan (ditunjukkan oleh cde atau ghi).
- Amplitudo (A)
adalah nilai mutlak simpangan terbesar yang dapat dicapat partikel (misal bb1
atau dd1).
- Panjang
gelombang (λ) adalah panjang satu gelombang yang terdiri dari satu
bukit dan satu lembah (ditunjukkan oleh abcde). Satu bukit sama dengan setengah
gelombang (1/2 λ). Begitupun dengan satu lembah sama dengan setengah
gelombang (1/2 λ).
Satu gelombang
longitudinal terdiri atas satu rapatan dan satu renggangan. Panjang gelombang
adalah panjang satu gelombang yang terdiri dari satu rapatan dan satu
renggangan.
Contoh 1 :
Dalam selang waktu
1,2 s terjadi gelombang transversal yang terdiri atas dua bukit dan satu lembah.
Satu bukit memiliki panjang 10 m. Tentukan panjang gelombang, periode gelombang
dan cepat rambat gelombang.
Jawab :
Satu bukit =
setengah gelombang
Maka, panjang
gelombang
1/2 λ =
10
λ
= 10 . 2 = 20 m
Karena gelombang
transversal memiliki dua bukit dan satu lembah, sehingga dinyatakan terjadi 1 ½
atau 3/2 gelombang.
*3/2 didapat dari (1
x 2 + 1)/2
Maka, periode
gelombang
T = 1 x 1,2
3/2
= 2/3
x 1,2 = 0,80 s
v = λ/T
= 20/0,80 =
25 m/s
Contoh 2 :
Frekuensi suatu gelombang sama dengan 150 Hz dan
cepat rambat gelombang 60 m/s. Tentukan panjang gelombang !
Jawab :
v
= λ
. f
60 = λ . 150
λ
= 60/150 = 0,4 m
Contoh 3 :
Sebuah slinki yang bergetar dengan frekuensi 60 Hz
menghasilkan gelombang longitudinal yang terdiri dari dua gelombang dengan
panjang 80 cm. Berapa cepat rambat gelombang longitudinal pada slinki tersebut ?
Jawab :
Dua gelombang = 2 rapatan dan 2 renggangan, sehingga
2λ = 80
λ
= 80/2 = 40 cm = 0,40 m
v = λ . f
= 0,40 . 60
= 24 m/s





Komentar
Posting Komentar