2 Cara Menyeleksi Foto Di Photoshop Dengan Cepat Tanpa Menggunakan Pen Tool
Kamu merasa capek dan gregetan saat
menyeleksi foto dengan pen tool?.
Saya mau berbagi cara cepat
menyeleksi foto tanpa menggunakan pen tool.
Cara Pertama
Cara pertama ini dikhususkan untuk
menyeleksi foto yang berbulu, seperti berbagai jenis hewan. Tool yang digunakan
adalah Extract.
Di sini saya akan menyeleksi foto
singa.
Kebayangkan susahnya menyeleksi
rambut singa?.
Kita coba permudah dengan fungsi
Extract yang sudah tersedia di photoshop CS3.
Pertama, buka foto singa. Lalu, klik
filter -> extract. Maka, akan tampil panel extract.
Di barisan tool sebelah kiri, pilih
Edge Highlighter Tool. Kamu bisa mengubah ukuran brushnya.
Untuk mengubah ukuran brush terdapat
di bagian kanan panel extract yang bertuliskan tool options -> brush size.
Ukuran brush disesuaikan dengan sudut-sudut
dari gambar yang akan kamu seleksi.
Berhubung foto singa yang saya pilih
terdapat bagian yang agak sempit di antara bagian kaki belakang dan ekornya,
maka saya memilih ukuran yang tidak terlalu besar.
Gambar di bawah ini, saya sudah
menggoreskan edge highlighter tool di sekeliling badan singa.
Selanjutnya, pilih fill tool dan
tuangkan fill ke dalam badan singa, lalu klik OK.
Dan jadilah seperti gambar di bawah
ini :
Sudah hilang kan, foto bebatuan di
sekitar si singa?.
Tapi, memang menyeleksi foto dengan
menggunakan fungsi extract tidak bisa sebersih menggunakan pen tool. Fungsi
extract hanya untuk menghemat waktu kita.
Bagian-bagian yang masih tersisa di
sekeliling foto yang ingin diseleksi, bisa kamu hapus dengan eraser tool.
Pelan-pelan ya hapusnya!.
Mengerjakan desain memang perlu
kesabaran.
Ukuran erasernya juga bisa
disesuaikan sesuai kenyamanan kamu.
Setelah diseleksi kamu bisa
meletakkan foto singa pada background yang telah kamu siapkan. Lalu, kamu buat desain sesukamu.
Cara Kedua
Sebenarnya, dalam membuat desain,
kita pribadi yang berhak menentukan bentuk desainnya termasuk foto-foto apa
saja yang diperlukan. Jangan sampai kita menyulitkan diri sendiri dalam membuat
desain!.
Tapi, jika kita benar-benar
diharuskan menggunakan foto yang dipilih oleh orang lain, seperti foto pohon
kelapa yang mana daunnya sangat sulit untuk diseleksi menggunakan pen tool.
Maka, kita bisa menggunakan Magic Wand
Tool dengan syarat copy dulu foto yang akan diseleksi. Biarkan layer copyan foto tetap di atas layer foto asli.
Magic Wand Tool dapat dengan mudah
digunakan untuk gambar dengan background polos. Untuk foto agak sulit
menggunakan Magic Wand Tool. Bahkan, perlu berkali-kali menggunakannya.
Misalnya di sini saya hanya akan
mengambil gambar daun pohon kelapanya. Sebelumnya saya harus menaikkan brightness
copyan foto sampai semaksimal mungkin. Tujuannya agar pencahayaan pada daun
kelapa lebih terang, sehingga tidak terkena efek dari Magic Wand Tool.
Sebaiknya, setiap menyeleksi foto perbesar dulu tampilan layarnya agar bagian-bagian yang akan diseleksi tidak terlewat.
Sebaiknya, setiap menyeleksi foto perbesar dulu tampilan layarnya agar bagian-bagian yang akan diseleksi tidak terlewat.
Saat menekan tombol delete, pastikan
posisinya pada layer foto asli. Jadi, yang dihapus bagian-bagian di sekeliling
daun pohon kelapa pada foto asli, sedangkan yang diberi efek Magic Wand Tool adalah copyan foto.
Kamu bisa mengubah tingkat pencahayaan
copyan foto dengan fungsi curves juga. Curves terdapat dalam image ->
adjusment -> curves.
Atau mungkin kamu ingin mengubah
warna copyan foto menjadi hitam putih terlebih dahulu sebelum ditingkatkan
pencahayaannya.
Untuk mengubah foto menjadi hitam
putih, kamu bisa menggunakan image -> adjustment -> black & white
atau image -> adjustment -> desaturate.
Hasil seleksi foto dengan menggunakan
magic wand tool juga tidak sebersih menggunakan pen tool, apalagi untuk gambar
daun kelapa yang mana banyak terdapat sela-sela sempit di antara lembaran daun.
Kamu bisa menyiasatinya dengan memilih background yang kontras, seperti di sini saya menggunakan background biru muda karena backgroundnya foto asli adalah langit biru.
Untuk memindahkan ke file yang sudah disediakan, klik select->inverse saat garis putus-putus masih terlihat. Dan pindahkan hasil seleksi foto dengan menggunakan move tool.
Kamu bisa menyiasatinya dengan memilih background yang kontras, seperti di sini saya menggunakan background biru muda karena backgroundnya foto asli adalah langit biru.
Untuk memindahkan ke file yang sudah disediakan, klik select->inverse saat garis putus-putus masih terlihat. Dan pindahkan hasil seleksi foto dengan menggunakan move tool.
Hasilnya seperti gambar di bawah ini.
Sebuah desain sederhana.
Selamat Mencoba Dan Berkreasi!.
Sumber Foto :
- Tribun Jateng – Tribunnews.com
- http://yusufismail91.blogspot.com




Komentar
Posting Komentar