Tips Membentuk Karakter Diri

Antara seseorang yang rupawan atau good looking dengan seseorang yang berkarakter, siapa yang kiranya lebih memesona menurut kalian?. 

Nyatanya, wajah tampan/cantik lebih mudah ditemukan di sekitar kita, sedangkan orang yang berkarakter itu sulit ditemukan. Jika seseorang berhasil membentuk karakter dirinya, sudah pasti ia akan terlihat berbeda daripada yang lainnya.

Seseorang yang berkarakter kemungkinan besar bisa menjadi influencer. Orang-orang di sekitarnya, baik itu sahabatnya maupun orang yang asing baginya bisa saja mengikuti cara bicaranya, serta sikap dan kebiasaannya.

Lagi bosan menulis yang berat terus. Sekali-kali pembaca blog ini perlu bahasan yang ringan. Anggap kamu dan saya sedang sharing ya!. Hehehe.....

Tips Membentuk Karakter Diri

Tips Membentuk Karakter Diri

a. Gaya Bicara

Apakah kamu suka dengan seseorang yang frontal?. Menurut saya, seseorang yang frontal lebih menarik daripada seseorang yang kalem atau yang suka menjaga image. Hal ini berlaku untuk perempuan maupun laki-laki. Apalagi jika celentukan mereka mengundang tawa lawan bicaranya.

Berani mengakui kesalahan tanpa merasa gugup juga termasuk seorang yang frontal. Memberi pendapat  atau berempati terhadap seseorang dengan frontal, tetapi tidak kasar akan membuat mereka bersimpati padamu.

Apabila kamu merasa ucapanmu akan menyakitkan untuk didengar lawan bicaramu, maka sebaiknya kamu memilih diam atau kamu membuat dia menjadi speechless dengan jawabanmu yang cerdas.

Contoh :
A : Dasar lu pikiran kotor aja! (terus tertawa ngakak)
B : Orang gue enggak punya otak, gimana bisa kotor? (dengan nada santai)

Dari pembicaraan di atas sudah pasti si A menjadi speechless. Terkadang dengan cara mencaci diri sendiri bisa membuat lawan bicaramu speechless.

Selain itu, coba pikirkan kata-kata yang mana hanya kamu yang memiliki. Dan kamu sering mengucapkan itu berulang kali, hingga orang-orang berpikir bahwa ucapan itu adalah kebiasaan kamu.

Contoh :
A : Kamu kok begitu sih orangnya?. Kamu itu harusnya bla bla bla....
B : Ya, mau gimana dong. It’s my life (sambil tersenyum cool/nyengir)

Dari pembicaraan di atas, kamu hak patenkan kalimat it’s my life menjadi milik kamu dengan mengucapkannya berulang kali.

Gimana dari kedua pembicaraan singkat di atas, apakah si B sudah cukup menarik simpati banyak orang?. Silahkan dibayangkan!. Yang setuju, silahkan dicoba!.

b. Kreatifitas

Cobalah menjadi kreatif!. Buat orang kagum dengan karyamu!. Jika kamu berhasil membuat suatu karya yang mana kamu adalah pencetusnya atau suatu karya yang anti mainstream, secara langsung kamu telah membentuk karakter diri. 

Tetapi tidak masalah, jika kamu tidak menemukan ide untuk suatu hal yang baru. Yang terpenting kamu menunjukkan sisi kreatif kamu yang mana kamu menaruh ketertarikan untuk melakukan banyak hal yang berhubungan dengan kreatifitas.

Apabila kamu sibuk dengan kehidupan pribadi kamu yang mana orang-orang tahu kamu sedang mencoba menciptakan sebuah karya, hal ini bisa membuat banyak orang menaruh simpati pada kamu.

Mereka akan penasaran dengan semua kegiatan kamu dan mereka ingin mengenal kamu lebih dalam. Sampai kamu menghilang dari peredaran pun, mereka akan mencarimu. 

Seperti jika kamu mendadak tidak aktif di media sosial, saya yakin orang-orang yang sudah bersimpati pada kamu, mereka akan terus mencari informasi tentangmu karena kamu secara tidak langsung telah menjadi panutan mereka. Mereka ingin mengikuti jejakmu.

c. Skill

Memang kemampuan seseorang ada batasnya. Setiap orang pasti punya kekurangan. Tapi, bukan berarti kamu langsung memilih mundur untuk mencoba melakukan suatu hal yang terdengar mustahil untuk kamu lakukan.

Jangan takut gagal!. Jangan takut mengambil resiko!. Seseorang yang berani mengambil resiko atau keluar dari zona nyamannya adalah seseorang yang menarik. Tentu saja keputusan yang diambilnya adalah suatu hal yang positif.

Misalnya, kamu belum bisa melakukan hal ini atau hal itu. Kamu harus percaya diri untuk mencoba melakukannya walaupun mungkin di awal percobaan kamu mendapat hasil yang kurang memuaskan.

Semakin banyak skill yang kamu miliki, semakin kamu menjadi menarik di mata banyak orang. Dan dengan begitu kamu telah membentuk karakter diri di segala bidang. It’s so cool!.

d. Kebiasaan

Kebiasaan yang unik akan membentuk karakter pribadimu yang berbeda dari yang lain. 

Contoh :
Di saat orang-orang merespons balik kemarahan atau ocehan orang lain, kamu menghadapinya dengan menutup kedua telinga kamu dan dengan mata terpejam, lalu kamu bernyanyi sekencang-kencangnya atau bagi yang muslim, kamu bisa membaca ayat-ayat suci Al Qur'an. 

Lambat-laun kemarahan orang tersebut mereda. Atau jika kamu menyanyikan lagu dengan nada sumbang dan syair yang asal-asalan, bisa saja dia menjadi tertawa.

Dari contoh di atas, apakah orang tersebut unik dan memiliki karakter tersendiri?.


Sekiranya keempat hal tersebut yang dapat membentuk karakter diri.

Terima kasih sudah meluangkan waktunya untuk mendengarkan saya berbicara. Kapan-kapan saya akan mencoba membicarakan hal lain.

Komentar

Populer Minggu Ini

4 Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Mengarang

Menilai Kepribadian Manusia Berdasarkan Tatapan Mata

Hambatan Shunt Dan Hambatan Muka Atau Depan

Cara Menghitung Perbedaan Waktu (WIB, WIT, WITA Dan GMT)

Analisis Sintaksis Dan Tree Diagram Syntax

Persen Dan Permil

Filosofi Kartu Joker

Penggunaan Enough, Quite, Pretty, Rather Dan Fairly

Stressed Syllable dan Unstressed Syllable

Penggunaan Besides, Apart From, In Addition, Than, Furthermore, Moreover, After that, Meanwhile dan Meantime