Gelombang Elektromagnetik
Beberapa sifat gelombang elektromagnetik adalah :
- Dapat merambat dalam ruang hampa.
- Termasuk gelombang transversal.
- Merambat dalam arah lurus (tak terpengaruh medan magnet listrik dan medan magnet).
- Dapat mengalami pemantulan (refleksi).
- Dapat mengalami pembiasan (refraksi).
- Dapat mengalami perpaduan (interferensi).
- Dapat mengalami lenturan (difraksi).
- Dapat mengalami pengutuban (polarisasi).
Berdasarkan panjang gelombang dan frekuensinya, gelombang elektromagnetik terbagi menjadi tujuh jenis, yaitu :
- Dapat merambat dalam ruang hampa.
- Termasuk gelombang transversal.
- Merambat dalam arah lurus (tak terpengaruh medan magnet listrik dan medan magnet).
- Dapat mengalami pemantulan (refleksi).
- Dapat mengalami pembiasan (refraksi).
- Dapat mengalami perpaduan (interferensi).
- Dapat mengalami lenturan (difraksi).
- Dapat mengalami pengutuban (polarisasi).
Berdasarkan panjang gelombang dan frekuensinya, gelombang elektromagnetik terbagi menjadi tujuh jenis, yaitu :
Sinar Gamma
Sinar gamma
memiliki frekuensi terbesar dan panjang gelombang terkecil, yaitu 1025
Hertz dan 10-17 m. Sinar gamma terbentuk karena transisi energi dari
percepatan elektron. Sinar gamma dapat terbentuk saat terjadi ledakan supernova
dan ledakan bom nuklir.
Sinar gamma
digunakan untuk mengetahui struktur logam, membunuh bakteri, mengetahui bibit
unggul, membuat radiosotop yang mampu memancarkan radiasi dan sebagai terapi
penyembuhan tumor, kanker, serta kelainan pada otak.
Sinar X (Rontgen)
Sinar x memiliki
frekuensi antara 1016 - 1020 Hertz dan memiliki daya
tembus yang besar karena panjang gelombangnya sangat pendek (10-9 m –
6 x 10-12 m). Sinar x sering dipakai untuk mengetahui kelainan organ
dalam tubuh.
Sinar Ultraviolet
Sinar ultraviolet
dihasilkan oleh lampu busur, bunga api listrik, tabung lucutan, lampu air raksa
dan sinar matahari. Frekuensi gelombang tersebut antara 1015-1016
Hertz. Sinar ultraviolet digunakan untuk fotosintesis dan membentuk vitamin D.
Cahaya Tampak
Cahaya tampak
mempunyai frekuensi 1014-1015 Hertz. Cahaya tampak dapat
dilihat oleh mata dan dihasilkan oleh benda yang berpijar. Contoh cahaya tampak
adalah bohlam lampu dan matahari.
Spektrum warna
cahaya berdasarkan urutan kenaikan panjang gelombang adalah sebagai berikut :
- Ungu (390 nm –
455 nm)
- Biru (455 nm –
492 nm)
- Hijau (492 nm –
577 nm)
- Kuning (577 nm –
597 nm)
- Jingga (597 nm –
622 nm)
- Merah (622 nm –
780 nm)
Sinar inframerah
mempunyai frekuensi 1011-1014 Hertz. Sinar inframerah dihasilkan
oleh atom-atom yang bergetar. Sinar inframerah digunakan sebagai sensor panas
pada alarm dan remote kontrol.
Sinar inframerah
dapat dibedakan menjadi tiga daerah, yaitu :
- Inframerah dekat
dengan rentang panjang gelombang 3 x 10-6 m sampai 7,8 x 10-7
m
- Inframerah
sedang dengan rentang panjang gelombang 3 x 10-5 m sampai 3 x 10-6
m
- Inframerah jauh
dengan rentang panjang gelombang 10-3 m – 3 x 10-5 m
Gelombang radar
mempunyai frekuensi 1010 Hertz. Gelombang tersebut memiliki sifat
tidak terlihat dan memiliki panjang gelombang hanya beberapa centimeter. Adapun
gelombang televisi mempunyai frekuensi sekitar 108 Hertz dan tidak
dipantulkan oleh lapisan ionosfer.
Sinar radar
digunakan untuk mendeteksi suatu benda. Jarak benda yang dideteksi dapat dicari
dengan rumus sebagai berikut :
d = c . t
2
Keterangan :
d adalah jarak
benda (satuan m)
c adalah kecepatan
gelombang radar (3.108 m/s)
t adalah waktu
untuk bolak-balik gelombang radar (satuan s)
Gelombang Radio
Gelombang radio
mempunyai frekuensi 104-107 Hertz, tidak dapat dilihat
dan dapat dipantulkan oleh lapisan ionosfer. Gelombang radio digunakan pada
alat telekomunikasi.
Berikut sekilas tentang lapisan ionosfer
Lapisan ionosfer disebut
juga lapisan termosfer. Lapisan ini berada di atas mesopause (wilayah terdingin
dari bumi yang mana suhu udaranya mencapai -100o C atau -146o
F atau 173o K) dengan ketinggian mencapai 75–650 km. Pada lapisan
ini terjadi ionisasi berbagai gas-gas, sehingga dikatakan bahwa lapisan
ionosfer terbentuk akibat reaksi kimia. Lapisan ionosfer juga berfungsi
melindungi bumi dari batu meteor.
Lapisan ionosfer terbagi
menjadi tiga, yaitu :
a. Lapisan ozon yang
terletak 80-150 km. Lapisan ozon bersifat memantulkan gelombang radio. Suhu
udara pada lapisan ozon mencapai 70o – 50o C ke atas.
b. Lapisan udara F atau
lapisan udara appleton yang terletak 150-400 km.
c. Lapisan udara atom
yang terletak 400-800 km. Lapisan ini memiliki suhu 1200o C.
Energi gelombang
elektromagnetik yang menembus tegak lurus per satuan waktu per satuan luas atau
daya per satuan luas disebut intensitas.
I = ½ c.É›0. E2maks
I = c.B2maks
2µ0
I = Emaks
. Bmaks
2µ0
Bmaks =
Emaks
c
Keterangan :
I adalah
intensitas atau daya tiap satuan luas (W.m-2 atau Watt/m2)
c adalah kecepatan
gelombang elektromagnetik (3.108 m/s)
ɛ0
adalah permitivitas udara (8,85 . 10-12 Nm2/C2)
µ0 adalah permeabilitas udara (4π
. 10-7 Wb/a.m atau 1,26. 10-6 Wb/a.m)
Bmaks
adalah induksi magnet maksimum (Wb.m-2)
Emaks
adalah kuat medan listrik maksimum (N.C-1)
Besarnya energi
tiap satuan volume sebagai berikut :
E = Bmaks
V 2µ0
Keterangan :
E adalah energi
(satuan Joule)
V adalah volume (satuan
m3)
Rumus kecepatan
gelombang elektromagnetik :
v = f . λ
Keterangan :
v adalah kecepatan gelombang (satuan m/s)
f adalah frekuensi gelombang (satuan Hz)
λ
adalah panjang gelombang (satuan m)
Contoh 1:
Sebuah pesawat
dilengkapi dengan radar, mendeteksi pesawat lain yang terbang sejajar. Waktu
yang diperlukan gelombang radar bolak-balik 10-5 detik. Berapa jarak
kedua pesawat tersebut?
Jawab :
d = c . t
2
= 3.108 . 10-5
2
= 3.103 = 1500 m = 1,5 km
2
Contoh 2 :
Seberkas sinar X
dengan panjang gelombang 3A, berapa frekuensi yang dimiliki sinar X tersebut ?
Jawab :
λ
= 3 A (Angstrom) = 3.10-10 m
v = f . λ
f = v/ λ
= 3.108/3.10-10
= 1018 Hz
Contoh 3 :
Sebuah gelombang elektromagnetik dalam hampa udara
mengalir energi dengan rata-rata intensitas 10 Watt/m2. Berapa besar
kuat medan listrik maksimumnya?
Jawab :
I = ½ c.É›0. E2maks
10 = ½ . 3.108
. 8,85 . 10-12. E2maks
10 = ½ . 26,55 . 10-4 . E2maks
10 = 13,28.10-4.E2maks
E2maks = 10/13,28.10-4
E2maks = 0,75.10-4
Emaks =
√0,75.10-4
Emaks =
0,375.10-2 N/C = 0,4.10-2 N/C

Komentar
Posting Komentar