Energi Dan Daya Listrik
Besarnya energi suatu
rangkaian listrik tergantung pada beda potensial (V), kuat arus (i) dan waktu
(t).
Rumus :
W = Q . V
W = V . i . t
W = i2
. R . t
W = V2/R
. t
Keterangan :
W adalah energi
listrik (joule)
Q adalah besar
muatan yang dipindahkan (coulomb)
V adalah beda
potensial (volt)
i adalah kuat arus
(A)
t adalah waktu
(sekon/s)
R adalah hambatan
(ohm/Ω)
Daya listrik
adalah banyaknya energi per satuan waktu.
Rumus :
P = W/t
P = V . i
P = i2
. R
P = V2/R
Keterangan :
P adalah daya
listrik (watt)
W adalah energi
listrik (joule)
t adalah waktu
(sekon/s)
Konversi Arus Listrik
Nanoampere
(nA) : 1.000.000 mA = 106
mA
Mikroampere
(µA) : 1000 mA = 103 mA
Miliampere
(mA) : 1 mA
Ampere
(A) : 10-3
mA
Kiloampere
(kA) : 10-6 mA
Megaampere
(MA) : 10 . 10-10 mA
Gigaampere (GA) :
10 . 10-13 mA
Abampere
(aA) : 10-4 mA
Coulomb
per sekon (C/s) : 10-3 mA
Contoh 1 :
Sebuah lampu pijar
bertuliskan 60 watt 220 volt dipasangkan pada suatu sumber tegangan 110 volt.
Daya lampu pijar itu menjadi ?
Jawab :
Diketahui bahwa :
Pt = 60
watt
Vt =
220 volt
Vs =
110 volt
Pt = Vt .
Ps Vs
60 = 220
Ps 110
60. 110 = 220 . Ps
6600 = 220 . Ps
Ps = 6600/220 = 30 watt
Contoh 2 :
Suatu setrika
listrik memiliki daya 500 watt dipakai selama ½ jam. Berapa energi listrik yang
dipakai ?
Jawab :
Diketahui bahwa:
P = 500 watt
t = ½ jam = 1800
sekon
P = W/t
500 = W/1800
W = 1800. 500
= 900000 = 9.105 joule
Contoh 3 :
Sebuah bohlam
lampu berukuran 30 V, 90 W. Jika dipasang pada sumber tegangan 120 V dengan
daya yang tetap, maka lampu harus dirangkaikan seri dengan hambatan ?
Jawab :
P = V . i
90 = 30 . i
i = 90/30 = 3 A
R = V/i
= 120/3 = 40 ohm
Rumus mencari
hambatan pada rangkaian seri terdapat dalam artikel Rangkaian Hambatan Dan Sumber Tegangan (Seri, Paralel Dan Seri-Paralel Atau Majemuk)
Contoh 4 :
Berapa besar daya
terkecil yang timbul pada salah satu hambatan dari rangkaian di samping ?
Jawab :
Cari terlebih
dahulu nilai hambatan paralel dengan rumus :
1/Rp =
1/R1 + 1/R2 + 1/R3
1/Rp =
1/10 + 1/15 + 1/30
1/Rp = 3
+ 2 + 1
30
1/Rp =
6/30
Rp =
30/6 = 5 Ω
Sehingga, nilai
volt rangkaian paralel tersebut dapat diketahui melalui rumus :
R = V/i
5 = V/6
V = 5 . 6 = 30 v
Hitung
masing-masing nilai i1, i2 dan i3 dengan rumus
:
R1 =
V/i1
10 = 30/i1
i1 =
30/10 = 3 A
R2 =
V/i2
15 = 30/i2
i2 =
30/15 = 2 A
R3 =
V/i3
30 = 30/i3
i3 =
30/30 = 1 A
Kuat arus terkecil
adalah i3, maka daya pada hambatan dengan nilai 30 ohm yang harus
dicari.
P = i2
. R
P = 12
. 30
= 30 watt
Contoh 5 :
Setrika listrik
200 watt, 220 volt dipasang pada jaringan listrik 110 volt. Jika tiap bulan
dipakai selama 10 jam, maka besarnya energi selama satu bulan adalah ?
Jawab :
t = 10 jam = 36000
sekon
P = V . i
200 = 220 . i
i = 200/220 = 0,91
A
W = V . i . t
= 110 . 0,91 . 36000
= 3603600 joule
Contoh 6 :
Sebuah keluarga
menggunakan daya listrik 1500 watt selama 300 jam. Jika harga listrik 1 kWh =
Rp 400,- berapa biaya yang harus dikeluargakan keluarga tersebut ?
Jawab :
W = P . t
= 1500 . 300
= 450000 Wh = 450 kWh
Maka,
Biaya listrik =
Jumlah kWh x Rp 400
= 450 x 400 = Rp 180.000,-

Komentar
Posting Komentar