Peran Pegunungan Untuk Keseimbangan Di Muka Bumi
Permukaan
bumi baik darat maupun lautan sebenarnya selalu bergerak. Jika tidak ada sistem
yang menjaga agar gerakan ini terkendali, goncangan dan gempa bumi akan terjadi
terus-menerus.
Pegunungan
dan perluasannya di bawah tanah dapat mengurangi gerak bawah tanah, sehingga
mampu meredam goncangan-goncangan di bumi. Pegunungan di bumi terbentuk akibat
gerakan dan tabrakan lempeng-lempeng besar yang merupakan kerak bumi.
Saat dua
lempeng bertabrakan, ujung salah satu lempeng biasanya akan meluncur masuk ke
bawah ujung lempeng yang lainnya. Lempeng pada bagian atas akan terdorong ke
atas, sehingga membentuk pegunungan.
Pada saat
yang sama, lempeng yang berada di dasar akan terus maju di bawah tanah,
sehingga membentuk tonjolan yang dalam. Oleh karena itu, pegunungan memiliki
tonjolan ke bawah yang dalam sebesar yang terlihat di permukaan. Dengan kata
lain, pegunungan berakar dengan kokoh di lapisan kerak bumi.
Pegunungan
mengikat lempeng-lempeng bumi secara efektif dengan cara membentangkan diri di
atas dan di bawah bidang pertemuan kedua lempeng tersebut. Melalui cara ini,
pegunungan menghalangi kerak bumi menggelincir di atas lapisan magma atau di antara
lapisan-lapisan kerak bumi itu sendiri.
Sifat
pegunungan yang dapat menetralkan ketidakstabilan kerak bumi dapat mencegah
terjadinya goncangan. Pegunungan juga berperan dalam mempertahankan beberapa
keseimbangan tertentu di bumi, terutama dalam menyebarkan panas.
Perbedaanan suhu di khatulistiwa dengan suhu di bagian kutub adalah 100 oC. Jika rentang suhu tersebut terjadi di permukaan bumi, maka akan menimbulkan badai dengan kecepatan 1.000 km/jam yang dapat membinasakan bumi. Tetapi, permukaan bumi yang tidak rata dapat menghalangi aliran udara kencang yang dapat diakibatkan oleh perbedaan panas tersebut.
Perbedaanan suhu di khatulistiwa dengan suhu di bagian kutub adalah 100 oC. Jika rentang suhu tersebut terjadi di permukaan bumi, maka akan menimbulkan badai dengan kecepatan 1.000 km/jam yang dapat membinasakan bumi. Tetapi, permukaan bumi yang tidak rata dapat menghalangi aliran udara kencang yang dapat diakibatkan oleh perbedaan panas tersebut.
Komentar
Posting Komentar