12 Jenis Delusi


Delusi adalah gangguan kejiwaan saat seseorang meyakini suatu hal yang tidak nyata atau tidak ada. Mereka akan mempertahankan waham mereka meskipun banyak bukti yang membantahnya. Waham adalah keyakinan seseorang yang tidak sesuai dengan kenyataan yang tidak dapat dirubah secara logis oleh orang lain.

Wanita cenderung lebih sering mengalami gangguan delusi. Penderita delusi biasanya berusia paruh baya. Gejala yang timbul saat seseorang mengalami delusi, antara lain mood buruk, mudah tersinggung dan berhalusinasi. Delusi berkepanjangan dapat menyebabkan depresi.

Delusi dapat disebabkan karena faktor genetik yang mana salah seorang anggota keluarganya memiliki gangguan delusi atau menderita penyakit Skizofrenia. Seseorang yang menderita kelainan area tertentu pada otak, kurang tidur, penyalahgunaan obat-obatan, serta memiliki penglihatan dan pendengaran yang buruk juga rentan terkena gangguan delusi.

Delusi terbagi menjadi dua jenis berdasarkan jenis wahamnya, yaitu :

a. Delusi Bizarre adalah delusi dengan waham yang tidak masuk akal atau mustahil terjadi. Penderita delusi bizarre memercayai suatu hal yang tidak ada di dunia nyata, seperti adanya reinkarnasi, telepati, alien, peri dan lain-lain.

b. Delusi Non Bizarre adalah delusi dengan waham yang masuk akal atau terjadi di dunia nyata. Penderita delusi non bizarre cenderung merasa sedang diikuti, akan diracuni, sedang diawasi, sedang terancam, sedang dibohongi, akan dikeroyok dan lain-lain. Namun, semua hal yang ia rasakan hanyalah kesalahpahaman terhadap situasi yang sedang terjadi di sekitarnya.

Berikut ini jenis-jenis delusi :

1. Delusi Kecemburuan adalah keyakinan bahwa pasangannya berkhianat tanpa adanya bukti.

2. Delusi Dosa adalah keyakinan bahwa dirinya telah melakukan kesalahan besar yang tidak dapat diampuni.

3. Delusi Membaca Pikiran adalah keyakinan bahwa seseorang sedang membaca pikirannya.

4. Delusi Persekusi adalah keyakinan bahwa dirinya sedang terancam, diawasi atau hal lainnya yang membuatnya selalu merasa curiga pada lingkungan sekitarnya.

5. Delusi Kebesaran (Grandiose) adalah keyakinan bahwa dirinya adalah seorang yang terkenal atau memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh orang lain.

6. Delusi Keagamaan adalah keyakinan yang berhubungan dengan hal-hal spiritual, hingga merasa harus melakukan suatu hal yang tidak lazim.

7. Delusi Kendali adalah keyakinan bahwa pikiran dan perilakunya dikendalikan oleh orang lain.

8. Delusi Somatik adalah keyakinan bahwa bagian tubuhnya telah berubah, terkena penyakit atau tidak normal.

9. Delusi Nihilistik adalah keyakinan bahwa diri sendiri, suatu benda atau seseorang tidaklah nyata atau sudah mati.

10. Delusi Referensi adalah keyakinan bahwa suatu kejadian atau objek tertentu yang ada di sekitarnya adalah kiriman seseorang untuk menyampaikan suatu pesan rahasia.

11. Delusi Kejar (Persecutory) adalah keyakinan bahwa dirinya atau orang yang di dekatnya diperlakukan tidak adil atau diikuti oleh seseorang yang ingin mencelakakannya atau orang di dekatnya.

12. Delusi Erotomania adalah keyakinan seseorang bahwa ada seseorang yang jatuh cinta padanya. Jenis delusi ini berkaitan dengan khayalan. Penderitanya dapat mencoba menghubungi, menguntit atau meniru perilaku objek khayalannya. Objek khayalannya biasanya seorang yang terkenal, seperti artis atau orang penting.

Komentar

Populer Minggu Ini

4 Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Mengarang

Menilai Kepribadian Manusia Berdasarkan Tatapan Mata

Hambatan Shunt Dan Hambatan Muka Atau Depan

Cara Menghitung Perbedaan Waktu (WIB, WIT, WITA Dan GMT)

Analisis Sintaksis Dan Tree Diagram Syntax

Persen Dan Permil

Filosofi Kartu Joker

Penggunaan Enough, Quite, Pretty, Rather Dan Fairly

Stressed Syllable dan Unstressed Syllable

Penggunaan Besides, Apart From, In Addition, Than, Furthermore, Moreover, After that, Meanwhile dan Meantime