Proses Erupsi (Meletusnya Gunung Berapi) Dan Hasilnya


Berikut ini proses meletusnya gunung berapi :

1. Di dalam perut atau permukaan bumi terdapat suatu ruang yang disebut kamar magma. Magma adalah batuan cair yang mengandung silika bersuhu tinggi dan kompleks. Magma terbentuk di kedalaman 60 – 160 km di bawah permukaan bumi. Salah satu faktor yang menyebabkan terbentuknya magma adalah panasnya suhu di dalam perut bumi. Seluruh batuan beku berasal dari magma.

2. Panasnya suhu di dalam perut bumi menyebabkan bebatuan penyusun lapisan bumi meleleh. Melelehnya bebatuan tersebut menghasilkan gas yang bercampur dengan magma.

3. Massa magma yang mengandung gas lebih ringan daripada batuan di sekitarnya. Hal itu menyebabkan tekanan pada magma, hingga magma sedikit demi sedikit terdorong keluar ke permukaan bumi.

Adapun hasil dari letusan gunung berapi, antara lain :

1. Abu Vulkanik Dan Batuan Panas

Abu vulkanik dan batuan panas dari hasil letusan gunung berapi dapat menyembur sejauh 18 km atau lebih. Abu dari letusan gunung berapi dapat menyebabkan gangguan pernafasan dan penglihatan, pencemaran air, badai listrik, gangguan pada mesin dan kendaraan bermotor, serta rusaknya ladang dan infrastruktur.

2. Lava

Lava adalah cairan magma bersuhu tinggi yang mengalir ke permukaan melalui kawan gunung berapi. Lava dapat bersifat encer dan kental. Lava dapat membanjiri daerah sejauh 90 km. Lava encer akan mengalir jauh dari sumbernya dan membeku menjadi batuan. Lava kental akan membentuk kubah karena tidak dapat mengalir jauh dari sumbernya dan membeku menjadi blok-blok lava bersuhu tinggi.

3. Gas Vulkanik

Gas vulkanik yang dikeluarkan saat terjadi letusan gunung berapi, antara lain karbonmonoksida (CO), karbondioksida (CO2), hidrogen sulfida (H2S), sulfurdioksida (SO2) dan nitrogen (N). Gas-gas tersebut berbahaya bagi manusia.

4. Awan Panas

Awan panas yang terbentuk dari letusan gunung berapi terdiri atas tiga jenis, yaitu :

- Awan panas aliran adalah awan dari material letusan berukuran besar dan panas dan besar yang mengalir turun dan mengendap di dalam atau di sekitar sungai dan lembah.

- Awan panas hembusan adalah awan dari material letusan berukuran kecil dan panas yang dihembuskan oleh angin dengan kecepatan 90 km/jam.

- Awan panas jatuhan adalah awan dari material letusan berukuran besar dan kecil yang terlontar karena kekuatan letusan yang besar. Material berukuran besar akan jatuh di sekitar puncak, sedangkan material berukuran kecil akan jatuh sejauh puluhan atau ribuan kilometer karena terbawa hembusan angin.

Awan panas dapat menyebabkan luka bakar dan sesak nafas.

5. Lahar

Lahar adalah aliran di sekitar lereng gunung yang terdiri dari campuran bahan vulkanik berbentuk lempung atau bongkahan.

Lahar terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

- Lahar letusan adalah lahar yang keluar karena letusan gunung berapi yang berkawah. Cairan panas pada kawah akan bercampur dengan material letusan.

- Lahar hujan adalah lahar yang terjadi dari pencampuran material letusan gunung berapi dan air hujan di sekitar puncaknya.

Komentar

Populer Minggu Ini

4 Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Mengarang

Menilai Kepribadian Manusia Berdasarkan Tatapan Mata

Hambatan Shunt Dan Hambatan Muka Atau Depan

Cara Menghitung Perbedaan Waktu (WIB, WIT, WITA Dan GMT)

Analisis Sintaksis Dan Tree Diagram Syntax

Persen Dan Permil

Filosofi Kartu Joker

Penggunaan Enough, Quite, Pretty, Rather Dan Fairly

Stressed Syllable dan Unstressed Syllable

Penggunaan Besides, Apart From, In Addition, Than, Furthermore, Moreover, After that, Meanwhile dan Meantime