11 Cara Pembuatan Efek Dengan Photoshop
Efek yang saya maksud di sini adalah efek hasil buatan
sendiri, bukan efek edit foto. Terkadang kita membutuhkan efek hasil desain
atau manual dalam pembuatan desain produk, seperti untuk packaging, poster atau
sablon t-shirt.
Gambar di atas adalah pilihan tekstur untuk membuat efek asap dan efek api. Tekstur yang telah disediakan oleh Photoshop CS3 (mungkin untuk photoshop versi lain juga tersedia) dapat ditemukan di dalam panel Brushes yang terletak di samping navigator. Sebelumnya aktifkan Brush Tool terlebih dahulu agar option pada panel ini bisa digunakan.
Berbagai efek yang mungkin diperlukan dalam
pembuatan desain
Efek Asap
Aktifkan
Brush Tool, pilih brush yang agak pudar. Atur ukuran Master Diameternya. Gunakan warna putih saat menyapukan
brush pada layer background (layer 1 yang dijadikan background). Lalu, edit
brush dengan texture seperti gambar di atas. Sapukan brush sesukamu. Pada layer
brush, klik Filter->Blur->Gaussian Blur dengan radius 3,5 pixels. Jika
menurut kamu kurang buram, kamu bisa mengedit opacity yang berada pada panel
layer menjadi di bawah 100%.
Lain halnya, jika kamu menggambar efek asap tersebut pada background yang merupakan hasil penuangan warna dengan Paint Bucket Tool, tetapi di atas background tersebut terdapat hasil seleksi foto. Contoh, kamu ingin memberi efek asap di belakang knalpot mobil atau motor.
Efek Api
Aktifkan
Brush Tool, pilih yang tidak pudar. Atur ukuran Master Diameternya. Lalu, edit brush dengan texture seperti
gambar di atas. Karena bentuk api semakin ke atas semakin meruncing, maka pada
Control dari Size Jitter pilih fade. Atur persentase Size Jitter dan Minimum
Diameter sesukamu.
Sapukan
brush sesukamu. Untuk memberi efek sinar, klik Create New Fill Or Adjustment
Layer->Curves. Channel RGB atur curves seperti gambar di bawah ini.
Setelah
itu, klik kembali Create New Fill Or Adjustment Layer, kali ini pilih
Brightness/Contrast. Atur tingkat cahayanya sesukamu.
Efek Percikan Air
Buat
lingkaran dengan warna putih. Klik Filter->Distort->Wave. Atur scroll pada wavelength, amplitude dan scale sesukamu. Setelah itu, klik
kanan->Blending Options. Aktifkan Contour, pilih pola contour sesukamu.
Lalu, beri efek Gradient Overlay dengan warna yang sesuai dengan perpaduan
warna background dan warna putih. Atur Brightness/Contrast.
Efek Kaca Atau Plastik
Untuk
membuat efek kaca dengan klik Filter->Render->Lens Flare. Pilih Lens Type
50-300 mm Zoom. Posisikan cahaya sesukamu. Kamu bisa menaruh lebih dari satu
titik cahaya, yaitu dengan kembali masuk ke fungsi Lens Flare. Setelah itu,
atur cahaya dengan mengklik Create New Fill Adjustment Layer dan pilih Curves
dengan channel RGB. Atur curves yang sesuai dengan gambar.
Untuk
membuah efek tumpahan cat sama dengan saat membuat percikan air. Hanya saja
karena percikan cat bisa lebih tidak beraturan, maka kita bisa menambahkan efek
ZigZag dengan cara klik Filter->Distort->ZigZag. Atur style ZigZag
sesukamu. Untuk tumpahan cat tidak perlu diberi efek gradient atau cahaya
karena cat memang tidak memantulkan cahaya.
Efek Spotlight
Kita
bisa membuat berbagai macam warna spotlight atau lampu sorot. Cara membuatnya
adalah dengan klik Filter->Render->Lighting Effects. Di dalam panel
Lighting Effects pilih type : Spotlight. Kita dapat memilih perpaduan warna
yang kita suka atau kita butuhkan. Kita juga dapat mengatur sudut kemiringan
serta luas daerah yang terkena spotlight.
Selain
efek spotlight yang terdapat pada panel Lighting Effects, kita juga dapat
membuat efek cahaya melingkar yang mungkin cocok untuk cahaya senter, yaitu
dengan memilih Light Type : Omni.
Keterangan : Efek
Spotlight atau Omni juga dapat digunakan pada foto.
Efek Mistis
Jika
pada teks kita dapat menggunakan Smudge Tool untuk memberi efek mistis, pada
background kita juga dapat memberi efek mistis. Cara membuat efek mistis pada
background adalah dengan menuangkan warna abu-abu atau putih untuk kesan mistis
pada layer 1 (tuangkan langsung walaupun warna yang kamu pilih adalah warna
putih).
Setelah
itu, klik Filter-> Render-> Fibers. Atur Variance dan Strength sesukamu.
Kamu bisa memadukan warna lain di antara warna abu-abu atau putih, yaitu dengan
membuat kotak hingga seluas background dengan Rectangle Tool, lalu tuangkan
warna pilihanmu dengan Paint Bucket Tool.
Keterangan
: cara membuat efek mistis di atas tidak bisa digunakan untuk background berupa
foto.
Efek Arsiran
Efek
arsiran yang dimaksud adalah seperti efek kayu atau jeans. Cara membuat efek
arsiran adalah dengan klik Filter->Noise->Add Noise. Masukkan amount 100
% saja. Untuk
distribution pilih uniform. Klik kotak untuk monochromatic.
Lanjut
ke tahap berikutnya, yaitu klik Filter->Blur->Motion Blur. Untuk ukuran
distance efek kayu atau jeans masukkan angka 10. Semakin besar angka yang
dimasukkan, semakin halus efek arsirannya.
Angka
untuk angle efek kayu atau jeans adalah 45o. Jika angka lebih dari
itu, efek arsiran akan semakin kabur.
Efek Dramatis
Sebenarnya,
saya bingung untuk menyebut efek yang akan dibuat ini dengan sebutan apa.
Efek dramatis hanya dapat diterapkan untuk background (layer 1 yang dijadikan background). Cara membuatnya adalah dengan menuangkan warna apa saja, lalu klik Filer->Noise->Add Noise dengan amount 100%. Untuk Distribution pilih uniform. Jangan lupa untuk mengklik monochromatic.
Efek dramatis hanya dapat diterapkan untuk background (layer 1 yang dijadikan background). Cara membuatnya adalah dengan menuangkan warna apa saja, lalu klik Filer->Noise->Add Noise dengan amount 100%. Untuk Distribution pilih uniform. Jangan lupa untuk mengklik monochromatic.
Setelah
itu, klik Filter->Blur->Radial Blur. Angka untuk amount yang dimasukkan
tergantung seleramu. Pada Blur Method terdapat dua option, yaitu spin (berupa
lingkaran yang berlapis-lapis) dan zoom (berupa garis diagonal yang melingkar.
Mungkin bisa digambarkan seperti kembang api).
Tanpa melewati tahap filter -> noise, fungsi ini tidak akan berfungsi.
Tanpa melewati tahap filter -> noise, fungsi ini tidak akan berfungsi.
Efek Berawan
Efek
berawan dapat kita buat dengan menuangkan terlebih dahulu warna apapun pada
layer 1, lalu klik Filter->Render->Clouds. Tingkat cahaya efek clouds
dapat kita atur dengan fungsi Curves atau Brightness/Contrast yang terdapat
pada option Create New Fill Or Adjusment Layer.
Keterangan
: cara membuat efek berawan di atas tidak bisa digunakan untuk background
berupa foto.
Efek 3 Dimensi Pada Kartun
Sebelum masuk ke tahap efek 3 dimensi pada kartun,
saya ingin bertanya apakah ada dari teman yang belum pernah menggunakan
photoshop, sehingga belum tahu cara menggunakan Pen Tool untuk menggambar?.
Cara
menggunakan Pen Tool (icon pulpen) adalah dengan mengklik di satu titik lalu
buat klik pada titik lain dengan arah horizontal, vertikal atau diagonal sesuai
sudut yang ingin kamu gambar. Untuk membuat garis agar melengkung adalah dengan
mengklik di antara kedua titik garis yang sudah kamu buat, hingga muncul titik
dengan dua cabang, seperti pada gambar di bawah ini.
Tarik
titik ditengah kedua cabang ke arah dalam atau luar tergantung gambar yang
ingin kamu buat jika kamu ingin membuat garis melengkung yang simetris. Jika
kamu ingin membuat garis melengkung yang tidak simetris, seperti yang satu
lengkungan ke dalam, yang satu keluar, maka tarik salah satu cabang tersebut ke
arah dalam atau ke arah luar.
Untuk
menjadi satu bagian gambar, kamu harus menemukan antara ujung awal kamu membuat
garis dengan ujung akhir (akan ditandai dengan bentuk lingkaran diujung
cursor). Jika ada titik yang ingin kamu hapus karena membuat bentuk gambar
tidak proposional, kamu bisa menghapusnya apabila ujung cursor menunjukkan tanda
minus saat kamu mengarahkan pada titik yang ingin kamu hapus tersebut.
Jika
garis Pen Tool tak sengaja terputus, klik kembali titik terakhir dari garis Pen
Tool, lalu lanjutkan membuat objeknya.
Jika
telah menjadi satu kerangka gambar, klik kanan Make Selection pada kerangkan
gambar. Biarkan Feather Radius tetap 1px, lalu klik OK. Tuangkan warna
menggunakan Paint Bucket Tool. Jika kamu ingin memberi garis pinggir, klik
edit->stroke. Untuk menghilangkan garis putus-putus yang mengelilingi gambar
adalah dengan menekan Ctrl+D.
Setiap
kamu akan membuat gambar baru, contohnya di sini adalah bagian anggota tubuh
baru, maka kamu harus membuat layer baru dengan mengklik Create A New Layer
(icon kertas yang dilipat) yang terdapat pada sudut kanan bawah layar komputer.
Taruh layer anggota tubuh yang harusnya berada di belakang menjadi di bawah
layer anggota tubuh yang harusnya berada di depan.
Jika
ada bagian tubuh yang sama, bisa dicopy dengan menekan Ctrl+J.
Contoh
pada gambar bear di sini, yaitu layer mulut ditaruh di atas layer moncong.
Layer Moncong ditaruh di atas layer kepala dan seterusnya.
Untuk
membuat gambar tiga dimensi, maka gunakan Gradient Tool untuk pewarnaan dengan
kombinasi warna gelap dan terang untuk satu jenis warna.
Lalu,
klik kanan pada layer pilih Blending Options->Satin. Ganti warna satin
dengan warna yang sesuai. Apabila coklat diganti dengan coklat. Setelah itu,
atur distance dan size sesukamu. Untuk pola Contour (yang terdapat pada pilihan
Satin), sebaiknya pilih yang menutupi seluruh bagian gambar. Jika sudah klik
OK.
Selanjutnya,
klik Create New Fill Or Adjustment Layer (icon lingkaran hitam putih) yang
terdapat pada sudut kanan layar komputer. Pilih Brightness/Contrast dan atur
sesukamu.
Agar
gambar lebih timbul, maka kita harus memberi efek gelap. Untuk itu, buat layer
baru dan buat pola sesuai bentuk sisi dengan Pen Tool. Gunakan warna abu-abu
agak gelap untuk pewarnaan. Contoh pada gambar bear, saya beri efek gelap di
lipatan telinga, kedua mata sisi dalam, sekeliling moncong, atas hidung,
lipatan ketiak, sisi luar dalam kedua tangan dan sisi luar dalam kedua kaki.
Ini hasilnya!. Mungkin tidak sesuai bayanganmu. Mungkin kamu berpikir gambar tiga dimensi yang dihasilkan akan seperti pada film animasi. Untuk film animasi biasanya menggunakan software lain. Ada banyak macam software yang tersedia.




Komentar
Posting Komentar