14 Cara Pembuatan Tombol Dengan Macromedia Flash 8
Ketika kita akan membuat simbol
tombol atau button pada seluruh software flash akan masuk masuk ke dalam
Library dari file di mana tombol itu dibuat.
Tombol bisa dikreasikan dalam
bentuk apa pun, sekalipun itu bentuk kartun, seperti halnya tombol atau icons
software yang ada di komputer kita.
Untuk pemula yang ingin mencoba
menggunakan Macromedia Flash, tab Action Script bisa dibuka dengan menekan F9
atau biasanya sudah terdapat tepat di bawah lembar kerja flash. Untuk
menjadikan sebuah gambar menjadi tombol adalah dengan mengklik gambar yang
sudah digroup dengan diblok lalu tekan Ctrl+G, kemudian tekan F8 dan pilih
Button.
Tombol Untuk Menjalankan Movie Clip
Sebelum memfungsikan tombol untuk
movie clip, terlebih dahulu buat suatu gambar dengan movie clip di mana di
dalam movie clip itu terdapat action dari gambar tersebut. Cara membuat action
atau gerakan di dalam movie clip adalah dengan mengklik dua kali gambar yang
sudah digroup, lalu buat actionnya pada frame 2 dan seterusnya.
Movie Clip bisa disembunyikan dalam
background apa pun, seperti gambar di bawah ini dan juga tampilan pada scene
bisa berupa titik sekalipun. Ganti nama Instance Name dari Movie Clip sesuai
keinginan kamu, tapi tidak boleh menggunakan tanda baca apapun dan tidak boleh menggunakan spasi. Spasi diganti dengan _ . Selain itu, tidak boleh hanya menggunakan angka. Jika kamu ingin menggunakan angka sebaiknya diikuti dengan huruf di depannya.
Button,movie clip dan background
dibuat pada layer yang berbeda.
Action Script :
Pada frame awal dan frame akhir di
dalam movie clip beri action script : stop();. Tujuan memberi action script :
stop(); di frame awal adalah agar movie clip tidak muncul pada scene sebelum kita
menekan tombol, sedangkan tujuan diberikan pada frame akhir adalah agar movie
clip berhenti berjalan.
Pada Button di bagian scene beri
action script : on(release){_root.instance name.play();}
Keterangan: - Instance name diganti
dengan nama instance name movie clip kamu.
-
Action script _root digunakan untuk membaca frame di dalam movie clip.
Tombol Untuk Memanggil Musik, Lagu Atau Rekaman Suara
Type yang bisa dibaca oleh Macromedia
Flash adalah type .wav. Untuk itu, sebelum memasukkan sebuah MP3 atau rekaman
suara, hendaknya kamu mengconvert MP3 atau rekaman suara menjadi .wav.
Setelah file .wav telah siap,
barulah kita masuk ke software Macromedia Flash 8. Klik File->Import->Import
to Library->pilih MP3 yang sudah diconvert. Maka, MP3 akan masuk ke Library
(terdapat di sebelah kanan layar komputer) atau buka dengan menekan F11.
Kemudian klik kanan pada judul MP3 dan pilih Linkage.
Maka, akan muncul tab Linkage
Properties. Pilih Export for ActionScript dan Export in first name, lalu beri
nama di kolom identifier(biasanya mySound atau Suaraku). Nah, persiapan sudah
selesai. Sekarang tinggal kamu membuat tombol dengan menjadikan suatu gambar
menjadi simbol button (F8 dan pilih button). Kamu bisa membuat tombol stop dan
play.
Jika ingin memasukkan lagu tanpa
tombol, maka pilih Import to Stage dan tarik lagu dari panel Library ke dalam
stage.
Action Script untuk tombol play :
on(release){nama identifier=new
Sound();
nama identifier.attachSound (“nama
judul MP3”);
nama identifier.start (0,6666);}
Action Script untuk tombol stop :
on(release){nama identifier=new
Sound();
nama identifier.attachSound (“nama
judul MP3”);
nama identifier.stop (0,6666);}
Keterangan : (0,6666) adalah
banyaknya jumlah lagu itu dapat diputar. Kamu bisa menggantinya dengan angka
berapa pun, seperti 0,999.
Penulisan new Sound menggunakan
spasi antara new dan Sound atau sampai tulisan new Sound berwarna biru.
Nama judul MP3 bisa kamu ganti
dengan Lagu 1 dan seterusnya, dengan cara klik kanan pada judul lagu lalu
rename.
Jangan tarik MP3 ke stage atau
lembar kerja karena tombol tidak akan berfungsi, melainkan MP3 akan langsung
dimainkan begitu flash movie dimainkan.
Tombol Untuk Memanggil Dan Menghentikan Musik, Lagu Atau
Rekaman Suara Yang Ditaruh Di dalam Movie Clip
Buat sebuah movie clip dan beri nama movie clip tersebut. Di dalam movie
clip tersebut, pada frame 1 beri nama frame dengan nama stop dan masukkan
action script : stop();, sedangkan pada frame 2 (tekan F6) beri nama frame
dengan nama play. Import lagu ke dalam frame 2 dari movie clip dengan cara
menarik lagu dari panel library. Ketika mengimport lagu pilih Import to Stage. Setelah
itu, buat 2 buah tombol pada scene, yaitu tombol stop dan play.
Masukkan Action Script di dalam frame di luar movie clip (frame scene) :
s=new Sound(_root.instance name movie clip);
Untuk tombol stop beri Action Script :
on(release){instance name movie clip.gotoAndStop("stop");stopAllSounds();}
Untuk tombol play beri Action Script :
on(release){instance name movie clip.gotoAndPlay("play");}
Keterangan : Tulisan berwarna merah diganti dengan nama movie clip. Huruf
s pada Action Script di luar movie clip hanya sebagai istilah.
Setelah
Action Script gotoAndPlay dan gotoAndStop selalu diikuti dengan nama, baik nama
scene maupun nama frame.
“play” dan “stop” jika berada di dalam kurung setelah Action Script
gotoAndPlay atau gotoAndStop mengartikan nama suatu frame.
Tombol Untuk
Mengontrol Volume Yang Terdapat Dalam Movie Clip
Kamu bisa melanjutkan percobaan di
atas untuk mengatur volume. Buat 5 tombol dan beri action script sebagai
berikut :
Tombol 1 : on(rollOver){s.setVolume(0);}
Tombol 2 : on(rollOver){s.setVolume(30);}
Tombol 3 : on(rollOver){s.setVolume(50);}
Tombol 4 : on(rollOver){s.setVolume(70);}
Tombol 5 : on(rollOver){s.setVolume(100);}
Keterangan : Huruf s disesuaikan
dengan istilah untuk new Sound pada percobaan di atas. Angka bisa diganti
dengan angka berapa pun. Angka 0 sama dengan suara tidak terdengar. Angka untuk
volume terkecil adalah 10, sedangkan angka untuk volume terbesar adalah 100.
Untuk volume stereo, Action Script
setVolume diganti dengan setPan. Untuk stereo kiri beri tanda minus di depan
angka di dalam kurung.
Tombol On Dan Off
Hanya dengan satu tombol bisa
difungsikan untuk mematikan dan menyalakan musik, lagu atau rekaman suara. Tombol
akan membaca lagu yang ditaruh di dalam movie clip yang sudah diberi nama,
tepatnya pada frame 2. Seperti halnya percobaan di atas, pada frame 1 dari
movie clip diberi nama stop, sedangkan frame 2 dari movie clip diberi nama
play. Lagu ditarik ke stage pada frame ke 2 dari movie clip, sedangkan pada frame
1 dari movie clip diberi Action Script : stop();
Pada scene beri action script di dalam
frame, yaitu s=1;
Action Script yang digunakan adalah
sebagai berikut:
on(release){if(s==1){stopAllSounds();instance name movie clip.gotoAndStop("stop");s=0;}
else{instance
name movie clip.gotoAndPlay("play");s=1;}}
Keterangan : Huruf s bisa diganti
dengan istilah apa pun. Tulisan yang berwarna merah diganti dengan nama dari
movie clip.
Tombol Untuk Memanggil File .swf Yang Pernah Disimpan
Bagi yang belum mengetahui apa itu
file .swf dan bagaimana mendapatkannya, saya beri tahu file .swf adalah file
dari flash movie yang pernah dibuat. Cara mendapatkannya dengan menekan
Ctrl+Enter pada file flash yang sedang dikerjakan atau yang pernah dibuat.
Sebelum kamu memfungsikan file
flash dari tombol untuk memanggil file .swf yang pernah disimpan, kamu harus
menyimpan file flash dari tombol tersebut terlebih dahulu. Simpan dalam folder
yang sama dengan file .swf yang ingin kamu ambil dengan tombol itu. Jika file
flash dari tombol tidak disimpan, maka akan terjadi Error Opening URL.
Action Script :
on(release){loadMovie(“ketik nama file flash.swf”,0);}
Keterangan : kamu bisa memanggil
file swf yang pernah kamu simpan secara berantai, yaitu dengan cara membuat
tombol di setiap frame akhir file swf dan masukkan Action Script di atas pada
tombol-tombol disesuaikan dengan file mana yang akan kamu panggil.
Tombol Untuk Menuju Frame Atau Scene Tertentu
Letakkan tombol pada layer berbeda
masih dalam satu scene yang sama dengan animasi. Animasi diletakkan pada frame
ke 2 atau yang berbeda dengan frame tombol berada. Biasanya tombol selalu
diletakkan pada frame 1.
Action Script :
on(release){gotoAndPlay(frame
animasi tersebut berada);}
Keterangan : Biasanya kalau untuk
memulai scene selalu diisi dengan on(release){gotoAndPlay(2);} karena setiap
animasi pasti dimulai dari frame 2.
Tetapi, kamu bisa membuat banyak
tombol dalam satu scene dalam satu layer dan satu frame (biasanya frame 1). Di
setiap animasi selesai pada frame dari layer tertentu, beri action script:
stop(); agar kamu bisa memfungsikan tombol lain untuk memanggil animasi dari
frame dan layer yang lain. Pada tombol lain tersebut masukkan action script
yang sama dengan tombol sebelumnya (action script di atas).
Jika kamu menggunakan gotoAndPlay untuk menuju suatu frame, tetapi di belakang frame tersebut masih ada animasi lain, maka perintah gotoAndPlay hanya akan meloncati frame sebelum frame yang dituju, tetapi akan tetap menjalankan frame setelah frame yang dituju.
Jika kamu menggunakan gotoAndPlay untuk menuju suatu frame, tetapi di belakang frame tersebut masih ada animasi lain, maka perintah gotoAndPlay hanya akan meloncati frame sebelum frame yang dituju, tetapi akan tetap menjalankan frame setelah frame yang dituju.
Contoh : kamu punya 3 tokoh kartun
yang kamu buat animasinya dalam layer yang berbeda. Maka, kamu pun harus
mempunyai 3 tombol dalam layer dan frame yang sama. Jadi, Tombol 1 untuk
menggerakan si A, tombol 2 untuk menggerakan si B dan tombol 3 untuk
menggerakan si C.
Tombol Untuk Menghentikan Frame Atau Scene Tertentu
Untuk menghentikan animasi dari
suatu scene menuju frame tertentu atau frame terakhir dari animasi tersebut
dengan menggunakan tombol, maka pada tombol diberi
Action Script: on(release)
{gotoAndStop(frame animasi tersebut berada/frame terakhir);}
Keterangan :
Jika kamu menggunakan gotoAndStop, maka animasi dalam frame setelah frame yang dituju tidak akan dijalankan.
Tombol Untuk Keluar Dari Scene
Jika kamu ingin mengeluarkan flash
movie dengan tombol buatan kamu sendiri bukan tombol dari komputer, maka
masukkan action script beriku :
on(release){fscommand(“quit”,true);}
Keterangan : Seringnya tombol
keluar kita buat pada file .swf yang dipanggil menggunakan tombol seperti cara
di atas agar kembali pada scene awal.
Tombol Untuk Fullscreen
Action Script :
on(release){fscommand(“fullscreen”,true);}
Tombol Untuk Minimize Screen
Action Script :
on(release){fscommand(“fullscreen”,false);}
Tombol Untuk Link Ke Situs Atau Website
Action Script :
on(release){getURL(“URL yang dituju”);}
Keterangan : Harus ada sambungan
internet baru tombol akan berfungsi.
Tombol Untuk Mengganti Teks Menjadi Huruf Kapital Atau
Huruf Kecil
Buat teks dengan text type : Input
Text, lalu beri nama var (terdapat di panel properties teks, tepatnya di bawah
layar komputer) tersebut dan taruh teks tersebut di luar stage. Kemudian buat
kotak dengan text tool (tidak perlu ditulis teks apa pun) dan ubah typenya
menjadi Dynamic Text, lalu beri nama var tersebut.
Untuk mengubah jenis teks dinamis
menjadi huruf kapital dan huruf kecil, tentunya kita memerlukan dua buah tombol.
Pada masing-masing tombol masukkan Action Script sesuai fungsinya.
Action Script untuk tombol huruf
kapital :
on(release){nama var Dynamic Text=nama var
Input Text.toUpperCase();}
Action Script untuk tombol huruf
kecil :
on(release){nama var Dynamic Text=nama var
Input Text.toLowerCase();}
Keadaan Tombol
Jika kita klik dua kali pada tombol, maka akan tampil pada timeline frame untuk Up, Over, Down dan Hit.
Up :
keadaan tombol pada saat tidak di sentuh mouse
Over : keadaan tombol saat disentuh mouse
Down : keadaan tombol saat ditekan mouse
Hit : keadaan tombol saat mouse menyentuh area sekeliling tombol
Kamu bisa mengganti warna tombol
untuk Over dan Down dengan sebelumnya mengklik F6 pada frame tersebut lalu
hapus warna fill sebelumnya.
Untuk tombol dalam keadaan Hit
biasanya tak kasat mata pada scene atau flash movie, tetapi dengan syarat kamu
hapus tombol pada bagian Up, Over dan Down. Hal ini yang menyebabkan kita
sering kali tidak bisa melihat perubahan warna tombol dalam keadaan Hit karena
Hit tidak berfungsi untuk perubahan warna.
Jika kamu mempertanyakan tombol
dalam bentuk icon pada desktop sering kali muncul bingkai transparan, menurut
saya itu bukan mengartikan tombol dalam keadaan Hit, melainkan Over. Kamu pun
juga bisa membuat bingkai transparan pada tombol di dalam flash pada posisi
over.
Jika kamu ingin menggunakan bentuk-bentuk
tombol yang sudah tersedia, kamu bisa mengklik Window pada bar atas->common
libraries->buttons. Lalu, tarik salah satu jenis tombol ke dalam stage.
Cerita Saya :
Jika pada file flash sebelumnya
sempat terjadi kesalahan saat memasukkan Action Script, maka Action Script yang
baru tidak akan berfungsi pada file flash tersebut kecuali jika kamu membuka
file .swf dari folder tempat penyimpanan file .swf tersebut di komputer.
Usahakan tidak pernah salah
memasukkan Action Script dan jangan mengcopy paste, sebab bisa saja Action Script yang kamu copy terdapat kesalahan pengetikan. Selain itu, jangan menggunakan spasi dalam penulisan Action Script, seperti yang tersebut di atas, spasi untuk penulisan instance name diganti dengan _ . Untuk mengetahui kesalahan penulisan Action Script dengan mengklik Check Syntax (tanda checklist pada panel Action Script).


Komentar
Posting Komentar