Konsep Kepribadian D.I.S.C
D.I.S.C adalah kepanjangan
dari Dominance (dominan), Influence (memengaruhi), Steadiness (kemantapan) dan
Conscientiousness (ketelitian) atau Compliance (perfeksionis).
Konsep kepribadian D.I.S.C
dikembangkan oleh William Moulton Marston, seorang psikolog dan penulis buku
dan komik Wonder Woman, pengacara, serta penemu yang berasal dari Amerika
Serikat. Konsep kepribadian D.I.S.C dapat mengukur perilaku seseorang, cara
berkomunikasi, cara menghadapi tekanan, cara menghadapi masalah dan lain-lain.
Dominance
Ciri – ciri pribadi
dominance, yaitu :
a. Direct (Langsung)
b. Results-oriented
(Berorientasi pada hasil)
c. Firm (Tegas)
d. Strong-willed (Berkemauan
keras atau ambisius)
e. Forceful (Kuat)
Tipe dominance lebih suka
melakukan segalanya sendiri atau mandiri atau tidak memerlukan perantara
(langsung). Ia lebih fokus berorientasi atau meninjau hasil dari suatu proses.
Jika hasil yang diperkirakan tidak akan sesuai dengan keinginan, mereka tidak
akan melakukan hal tersebut.
Tipe dominance memiliki sifat
tegas, keras kepala dan cenderung ingin menjadi pemimpin. Tipe dominance sangat
ambisius dan terkadang tidak memikirkan perasaan orang lain. Ia tidak peduli
jika ambisi-ambisinya menyinggung orang lain. Ia juga seorang yang pantang
menyerah. Selain itu, tipe dominance menyukai tantangan dan persaingan. Untuk
itu, ia disebut sebagai pribadi yang kuat.
Influence
Ciri – ciri pribadi
influence, yaitu :
a. Outgoing (Ramah)
b. Enthusiastic (Antusias)
c. Optimistic (Optimis)
d. High- spirited (Bersemangat
tinggi)
e. Lively (Lincah/aktif)
Tipe influence cenderung
pandai memengaruhi orang lain, terbuka atau frontal dan pandai bergaul. Ia
memiliki semangat yang tinggi dan pantang menyerah. Ia selalu yakin dan percaya
diri terhadap kemampuannya. Sayangnya, ia termasuk pribadi yang ceroboh, tidak
teliti dan cenderung memaksakan kehendak terhadap orang lain. Ia tidak suka
menerima penolakan dari orang lain. Dalam menilai suatu hal, ia cenderung
subjektif (berdasarkan perasaan atau pemikiran sendiri).
Steadiness
Ciri – ciri pribadi
steadiness, yaitu :
a. Even – tempered (Tenang/pandai
menguasai diri)
b. Accommodating (Berjiwa
sosial/berempati tinggi)
c. Patient (Sabar)
d. Humble (Rendah hati)
e. Tactful (Bijaksana)
Tipe steadiness cenderung bersifat
stabil, tidak banyak menuntut, jujur, konsisten, tenang dan tidak gegabah dalam
mengambil keputusan. Dalam pergaulan, tipe steadiness cenderung kaku. Selain
itu, ia sulit menerima suatu perubahan atau berinovasi karena takut menghadapi
resiko jika keluar dari zona nyaman.
Conscientiousness atau Compliance
Ciri – ciri pribadi
conscientiousness atau compliance, yaitu :
a. Analytical (Analitis)
b. Reserved (Pendiam)
c. Precise (Tepat/teliti)
d. Private (Pribadi)
e. Systematic (Sistematis)
Tipe conscientiousness atau compliance
cenderung perfeksionis (menuntut kesempurnaan), berpikir logis, menghargai
peraturan, pasif, selalu mengalah dan sistematis. Sama halnya dengan tipe
steadiness, tipe ini juga tidak berani mengambil resiko. Selain itu, ia sulit
bekerja di bawah tekanan.
Komentar
Posting Komentar