Gerak Melingkar (Lintasan Miring, Bidang Vertikal, Di Atas Bukit Dan Lembah), Gaya Normal Dan Tegangan Tali
a. Kendaraan Pada
Lintasan Miring

Kendaraan bergerak
pada lintasan miring dengan percepatan sentripetal dan gaya sentripetal menuju
pusat O. Untuk menghindari slip, lintasan dibuat dengan sudut kemiringan
tertentu.
Gaya normal pada
komponen mendatar (N.Sin ɵ) merupakan gaya sentripetal.
Jika fk
(gesekan) = 0, maka berlaku :
N.Cos ɵ = ω
N.Sin ɵ = Fs
atau
N.Sin ɵ = m .V2
R
Rumus sudut kemiringan jalan pada belokan
:
* Jika diketahui kecepatan linear :
Tan ɵ = V2/g.R
V = √g.R . Tan ɵ
* Jika diketahui kecepatan sudut :
V2
= ω2.
R
g.R g
Rumus gaya normal pada benda dengan gaya
miring ke atas :
N = W – F . Sin ɵ
Rumus gaya normal pada benda dengan gaya
miring ke bawah :
N = W + F . Sin ɵ
b. Gerak Melingkar
Pada Bidang Vertikal
Contoh gerak
melingkar pada bidang vertikal :
- Sebuah kereta
luncur di taman hiburan
- Benda yang
diikat dengan tali dan diputar ke arah vertikal
· *
Pada posisi A atau titik terendah/terbawah
∑Fs = m .V2
R
T
– W = m .V2
R
atau
T = m (V2 + g)
R
T = m (ω2.R + g)
· *
Pada posisi B atau titik tengah
T = m .V2
R
T = m. ω2.R
· *
Pada posisi C atau titik tertinggi
∑Fs = m .V2
R
T + W = m .V2
R
atau
T
= m (V2 – g) atau
R
T
= m (ω
2.R
– g)
· *
Pada posisi D atau membentuk sudut pada titik tertinggi
T + W . Cos ɵ= m .V2
R
T
= m (V2 – g . Cos ɵ)
R
T
= m (ω
2.R
– g . Cos ɵ)
Rumus kecepatan
minimum saat mencapai posisi B :
Vo =
√2.g.r
Rumus kecepatan
minimum saat melingkar penuh :
Vo =
√5.g.r
Rumus gaya normal gerak
melingkar vertikal di dalam lingkaran :
N – W.Cos ɵ = Fs
N = m.g (V2
+ Cos ɵ)
g.R
Rumus kecepatan
minimum pada saat benda berada di titik tertinggi dengan gerak melingkar
vertikal di dalam lingkaran :
V = √g.R
Rumus gaya normal gerak
melingkar vertikal di luar lingkaran :
N – W.Sin ɵ = - Fs
N = m.g (V2
- Sin ɵ)
g.R
Rumus gaya normal
saat benda berada pada titik tertinggi dengan gerak melingkar di luar lingkaran
:
N = m.g (1- V2)
g.R
c. Gerak Mobil Di
Atas Bukit Atau Lembah
- Mobil berada di
atas bukit atau di luar lingkaran
· *
Pada posisi A
∑Fs = m .V2
R
W – N = m .V2
R
N = m (g – V2/R)
· *
Pada posisi B atau
pada kemiringan tertentu di luar lingkaran
W.Cos ɵ – N = m .V2
R
N
= m (g.Cos ɵ – V2/R)
- Mobil berada di
lembah
∑Fs
= m
.V2
R
N
– W = m .V2
R
Rumus gaya normal
pada titik terendah :
N = m (g + V2/R)
Rumus gaya normal
pada titik terendah dengan kemiringan tertentu :
N = m (g.Cos ɵ + V2/R)
Keterangan :
N adalah gaya
normal (N)
W adalah gaya
berat (N)
T adalah tegangan
tali (N)
Rumus gaya berat :
W = m . g
Contoh 1 :
Sebuah mobil
memiliki massa 800 kg meluncur pada jalan yang membentuk lembah kecil dengan
jari-jari kelengkungan 20 m dan kecepatan tetap 72 km/jam. Bila g = 10 m/s2,
berapa gaya tekan normal total yang dialami mobil terhadap jalan tepat di titik
terendahnya ?
Jawab :
Diketahui :
m = 800 kg
R = 20 m
V = 72 km/jam = 20
m/s
g = 10 m/s2
Maka,
∑Fs = m
. V2/R
N
– W = m .V2
R
N – 800.10 = 800 .
202/20
N – 8000 = 16.000
N = 8000 + 16.000
= 24.000
Contoh 2 :
Sebuah mobil
memiliki massa 800 kg melewati jalan yang membukit dengan kecepatan 18 km/jam dengan
jari-jari kelengkungan 20 m. Bila g = 10 m/s2, berapa gaya normalnya
?
Jawab :
Diketahui :
m = 800 kg
R = 20 m
V = 18 km/jam = 5
m/s
g = 10 m/s2
∑Fs = m
. V2/R
m.g - N = 800 . 52/20
800.10 - N =
20.000/20
8000 – 1000 = N
7000 = N
Contoh 3 :
Sebuah tikungan
jalan raya yang dapat dianggap sebagai bagian dari lingkaran berjari-jari 30 m
akan dibangun. Agar mobil dapat melaju dengan kecepatan maksimal 13 m/s tanpa
keluar lintasan. Berapakah kemiringan tikungan yang harus dibuat (g = 10 m/s2)
?
Jawab :
Diketahui :
V = 13 m/s
R = 30 m
g = 10 m/s2
Maka,
Tan ɵ = V2/g.R
= 132/10.30
= 169/300 = 0,56
ɵ =
29,25o
Contoh 4 :
Sebuah pesawat
terbang bergerak dengan kelajuan 450 km/jam. Ketika akan mendarat, pilot
memiringkan pesawatnya 45o, sehingga pesawat berbelok. Berapa
jari-jari belokan pesawat tersebut (g = 10 m/s2) ?
Jawab :
Diketahui :
V = 450 km/jam =
125 m/s
ɵ = 45o
g = 10 m/s2
Maka,
Tan ɵ = V2/g.R
Tan 45o
= 1252/10.R
1.R = 1562,5
R = 1562,5/1 =
1562,5 m = 1563 m
Contoh 5 :
Benda massa 2 kg
diikat pada ujung tali yang panjangnya 1 m. Kemudian diputar vertikal dengan
kecepatan tetap 5 m/s. Hitunglah tegangan tali ketika bola berada pada :
a. Titik Tengah
b. Titik Tertinggi
Jawab :
a. T = m
.V2
R
= 2 . 52/1 = 50 N
b.
T
= m (V2 – g)
R
= 2 (52/1 – 10)
= 2 (25/1 – 10)
= 2 (15) = 30 N


Komentar
Posting Komentar