Perangkat Suara Puisi (Poetic Sound Devices) dan Metode Penerjemahan
2. A word is like a sword that pierces one's heart
• Consonance adalah pengulangan bunyi konsonan (terutama di akhir kata).
Contoh :
Rhyme scheme adalah pola pengulangan bunyi di setiap akhir baris atau bait. Meskipun ejaan berbeda, tetapi jika bunyi yang dihasilkan serupa, maka bait-bait puisi dianggap memiliki skema yang sama. Jika kalimat akhir bait menghasilkan bunyi yang berbeda, maka baris tersebut menggunakan skema yang lain. Skema-skema ini diwakili dengan huruf alphabet. Sebuah puisi dapat memiliki banyak jenis skema.
1. Full fathom five thy father lies; A
Of his bones are coral made; B
Those are pearls that were his eyes: A
Nothing of him that doth fade B
But doth suffer a sea-change C
Into something rich and strange. C
Sea-nymphs hourly ring his knell: D
Ding-dong. E
Hark! now I hear them,--ding-dong bell. D
(Full Fathom Five karya William Shakespeare)
Rhyme scheme : ABABCCDED
2. Orpheus with his lute made trees A
And the mountain tops that freeze A
Bow themselves when he did sing: B
To his music plants and flowers C
Ever sprung; as sun and showers C
There had made a lasting spring. B
Every thing that heard him play, D
Even the billows of the sea, E
Hung their heads and then lay by. F
In sweet music is such art, G
Killing care and grief of heart G
Falll asleep, or hearing, die. F
(Orpheus karya William Shakespeare)
• Meter adalah irama yang dimiliki oleh puisi yang ditandai dengan penekanan kuat atau lemah dan jeda yang diberikan setiap orang pada kata atau suku kata ketika membaca sebuah puisi. Suku kata yang ditekan (stressed) ditunjukkan dengan simbol (/), sedangkan suku kata yang tidak ditekan (unstressed) ditunjukkan dengan simbol lengkungan (U).
Setiap unit suku kata yang ditekan atau tidak ditekan disebut foot. Biasanya setiap foot terdiri dari dua atau tiga suku kata. Jumlah foot memengaruhi jumlah meter.
One foot = Monometer
Two feet = Dimeter
Three feet = Trimeter
Four feet = Tetrameter
Five feet = Pentameter
• Qualitative meter mengacu pada suku kata yang ditekan yang datang secara berkala.
• Quantitative meter mengacu pada jumlah suku kata.
• Iamb (unstressed-stressed)
Iamb adalah pola foot dengan dua suku kata yang mana suku kata pertama tidak ditekan dan suku kata kedua ditekan.
• Trochee (stressed-unstressed)
Trochee adalah pola foot dengan dua suku kata yang mana suku kata pertama ditekan dan suku kata kedua tidak ditekan.
• Spondee (stressed-stressed)
Spondee adalah pola foot dengan dua suku kata yang ditekan.
• Dactyl (stressed-unstressed-unstressed)
Dactyl adalah pola foot dengan tiga suku kata yang mana suku kata pertama ditekan, suku kata kedua dan ketiga tidak ditekan.
• Anapest (unstressed-unstressed-stressed)
Anapest adalah pola foot dengan tiga suku kata yang mana suku kata pertama dan kedua tidak ditekan dan suku kata ketiga ditekan.
Beberapa jenis foot lainnya adalah sebagai berikut :
• Molossus (stressed-stressed-stressed)
Molossus adalah pola foot dengan tiga suku kata yang ditekan.
• Baccius (unstressed-stressed-stressed)
Baccius adalah pola foot dengan tiga suku kata yang mana suku kata pertama tidak ditekan dan suku kata kedua dan ketiga ditekan.
• Antibaccius (stressed-stressed-unstressed)
Antibaccius adalah pola foot dengan tiga suku kata yang mana suku kata pertama dan kedua ditekan dan suku kata ketiga tidak ditekan.
• Amphibrach (unstressed-stressed-unstressed)
Amphibrach adalah pola foot dengan tiga suku kata yang mana suku kata pertama tidak ditekan, suku kata kedua ditekan dan suku kata ketiga tidak ditekan.
• Cretic atau Amphimacer (stressed-unstressed-stressed)
Cretic adalah pola foot dengan tiga suku kata yang mana suku kata pertama ditekan, suku kata kedua tidak ditekan dan suku kata ketiga ditekan.
• Pyrrhic atau Dibrach (unstressed-unstressed)
Pyrrhic adalah pola foot dengan dua suku kata yang tidak ditekan.
• Tribrach (unstressed-unstressed-unstressed)
Tribrach adalah pola foot dengan tiga suku kata yang tidak ditekan.
Literal translation adalah proses penerjemahan kata per kata dengan mengabaikan rima dan meter.
Contoh :
If there is no heaven and you are in it,
What does that make me? An idiot?
Your paradise was never the afterlife,
Only the usual after hours party,
The one with beer and marijuana
(Potongan puisi berjudul Elegy for a bad example karya Rodney Jones)
Translate :
Aku kuat | seperti batu karang
They speak as if it were a mysterious lover
Who went out to buy milk and never
Came back, and it makes me nostalgic
For the years I lived on coffee and bread,
Hungry all the time, walking to work on payday
Like a woman journeying for water
From a village without a well, then living
One or two nights like everyone else
On roast chicken and red wine.
Free verse translation adalah proses penerjemahan dengan mempertahankan ritme dan flow, tetapi mengabaikan rima dan meter untuk mendapatkan padanan kata yang tepat dalam teks sasaran.
Flow dalam puisi adalah ketukan dan suku kata untuk menghasilkan puisi yang mengalir dengan indah, alami dan benar.
Thorough bush, thorough brier,
Over park, over pale,
Thorough flood, thorough fire!
I do wander everywhere,
Swifter that the moon's sphere;
And I serve the Fairy Queen,
To dew her orbs upon the green;
The cowslips tall her pensioners be;
In their gold coats spots you see;
Those be rubies, fairy favours;
In those freckles live their savours;
I must go seek some dewdrops here,
And hang a pearl in every cowslip's ear.
(A fair song karya William Shakespeare)
Translate :
Di atas bukit, di atas lembah,
Semak saksama, duri saksama,
Di atas taman, di atas batas,
Banjir menyeluruh, api menyeluruh!
Aku mengembara ke mana-mana,
Lebih cepat dari bola bulan;
Dan aku melayani Ratu Peri,
Mencurahkan air orbitnya di atas hijau;
Cowslips yang menyombongkan pensiunannya;
Dalam bintik-bintik mantel emas mereka kamu melihat;
Itu batu rubi, bantuan makhluk imajiner kecil;
Dalam bintik-bintik itu hidup cita rasa mereka;
Aku harus mencari titik-titik embun di sini,
Interpretation adalah proses penafsirkan tema puisi, syair atau lirik pada teks sumber dan menuliskan ulang ke bahasa sasaran dengan keterampilan menulis yang dimiliki setiap orang. Interpretation bertujuan untuk membuat teks lebih mudah diterima dalam bahasa sasaran.
Contoh :
Bow themselves when he did sing:
To his music plants and flowers
Ever sprung; as sun and showers
There had made a lasting spring.
Every thing that heard him play,
Even the billows of the sea,
Hung their heads and then lay by.
In sweet music is such art,
Killing care and grief of heart
Fall asleep, or hearing, die
Translate :
Orpheus dengan kecapinya membuat pohon
Dan puncak gunung yang membeku
Menundukkan diri saat dia bernyanyi:
Tanaman dan bunga musiknya
Pernah bermunculan; seperti matahari dan hujan
Yang telah membuat musim semi abadi.
Semuanya mendengarkan dia bermain,
Bahkan ombak besar di laut,
Menopang kepala mereka lalu berbaring.
Dalam musik yang manis seperti seni,
Kepedulian yang mengagumkan dan kesedihan hati
Tertidur, atau mendengar, atau telah mati
Note :
• Frasa "every thing" diterjemahkan ke satu kata yang merupakan makna dari "everything", yaitu semuanya atau segala sesuatu.
• Kata "hung" pada bait ketiga dalam paragraf kedua diterjemahkan ke "menopang" karena terdapat kata "lay" pada bait yang sama. Saya menafsirkan "menggantungkan kepala" yang dimaksud dalam bait ini adalah menopang kepala dengan tangan sambil berbaring.
• Kata "killing" pada bait kelima dalam paragraf kedua merupakan adjective karena ditempatkan sebelum noun. Killing sebagai adjective memiliki makna "lucu sekali" atau "mengagumkan".
Komentar
Posting Komentar