Perbedaan Aksen British dan American

Dalam ilmu linguistik, aksen adalah penekanan suara pada kata atau suku kata. Aksen juga dikenal dalam bidang musik. Dalam musik, aksen adalah penekanan nada pada not atau akor (kumpulan tiga nada atau lebih). 

Ada tiga jenis aksen bahasa Inggris, yaitu British, American dan Australian. Tetapi, yang paling sering dibahas adalah aksen British dan aksen American. Variasi aksen disebut dialek. Dialek adalah variasi bahasa dalam kelompok penutur tertentu. Sekilas aksen-aksen Bahasa Inggris ini terlihat sama, tetapi sebenarnya mereka mempunyai sedikit perbedaan, seperti dalam pengucapan (pronunciation), pengejaan (spelling) dan kosakata (vocabulary).

Perbedaan-perbedaan ini yang membuat orang-orang dari the United Kingdom, the United State dan Australia mengalami kebingungan saat mereka berkomunikasi meskipun mereka menggunakan bahasa yang sama. Ketika kita memilih menggunakan bahasa Inggris dalam berkomunikasi, kita harus menetap pada satu aksen. Kita tidak boleh mencampur satu aksen dengan aksen bahasa Inggris lainnya.

Perbedaan pengucapan antara aksen British dan aksen American berdasarkan pengucapan yang berterima (received pronunciation) di masing-masing negara adalah sebagai berikut:
 
Pengucapan Suara ‘r’
 
Suara ‘r’ yang diucapkan dengan kuat disebut rhotic, sedangkan suara ‘r’ yang diucapkan dengan sangat lemah disebut non-rhotic.
 
Dalam aksen American, mereka mengucapkan suara ‘r’ dengan kuat, sehingga mereka disebut memiliki rhotic. Sementara dalam aksen British, pengucapan suara ‘r’ dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu diucapkan dengan sangat lemah dan diucapkan dengan kuat.
 
• Suara ‘r’ diucapkan dengan sangat lemah, hingga hampir seperti tidak diucapkan, jika suara ‘r’ diikuti oleh konsonan atau ditempatkan di akhir kata. Contohnya, pada kata work, turn, hard, near, bear, large, dark, chair, world, first, merge, track, further, carry, order dan lain-lain.

• Suara ‘r’ diucapkan dengan kuat atau setidaknya terdengar, jika suara ‘r’ diikuti oleh vokal. Contohnya, pada kata bored, bread, rate, strong, free, front, prominent, principle, prepare, sure, degree, traffic, nature, rise dan lain-lain.
 
Suatu kata mungkin memiliki dua huruf ‘r’ yang terletak di tengah kata dan di akhir kata, atau di tengah kata dan di awal kata, pengucapannya dapat bervariasi dalam aksen British.
 
Contoh:

· River → suara ‘r’ di awal kata diucapkan dengan kuat, sedangkan di akhir kata diucapkan dengan sangat lemah.

· Brother → suara ‘r’ sebelum vokal, diucapkan dengan kuat, sedangkan di akhir kata diucapkan dengan sangat lemah.

· Interpret → suara ‘r’ sebelum konsonan, diucapkan dengan sangat lemah. Sementara, suara ‘r’ sebelum vokal, diucapkan dengan kuat.

· Regard → suara ‘r’ di awal kata diucapkan dengan kuat. Sementara suara ‘r’ sebelum konsonan, diucapkan dengan sangat lemah.
 
Pengucapan Suara ‘th’
 
Dalam aksen British, suara ‘th’ diucapkan dengan posisi ujung lidah menyentuh bagian belakang gigi atas. Namun, di London, suara ‘th’ diucapkan dengan cara yang berbeda, yaitu seperti mengucapkan suara ‘f’ atau ‘v’.
 
Dalam aksen American, suara ‘th’ diucapkan dengan posisi ujung lidah berada di antara gigi.

Contoh: This, those, them, there, thought, throat, weather, wealth, health, with, strength, threat, clothes, bother, breath, mother dan lain-lain.
 
Pengucapan Suara ‘U’
 
Perbedaan pengucapan suara ‘u’ dalam aksen British dan aksen American terdengar hanya pada kata-kata tertentu, yang mana:
 
• dalam aksen British, suara ‘u’ diucapkan dengan /ju:/. 
• dalam aksen American, suara ‘u’ diucapkan dengan /u:/.

Contoh :

Tube

British /tju:b/

American /tu:b/

Stupid
British /'stju:pid/
American /'stu:pid/
 
Tune
British /tju:n/
American /tu:n/
 
Dude
British /dju:d/
American /du:d/
 
Terkadang suara 'u' sama-sama diucapkan dengan /ju:/ atau /u:/ dalam kedua jenis aksen. 

Contoh :

Rebuke

British /rIbju:k/

American /rIbju:k/

Music

British /’mju:zik/

American /’mju:zik/

Huge

British /hju:ʤ/

American /hju:ʤ/

Utilize

British /’ju:tÉ™laiz/

American /’ju:tÉ™laiz/

Cube

British /kju:b/

American /kju:b/

Rule

British /ru:l/

American /ru:l/

Rude

British /ru:d/

American /ru:d/

Dalam bahasa Inggris, huruf 'u' juga dapat diucapkan dengan suara /ʌ/ atau /ɜ/ pada beberapa kata dan kondisi ini terkadang sama dalam aksen British dan aksen American. Namun, terkadang aksen British menggunakan /ʌ/ untuk mengucapkan suara 'u', sedangkan aksen American menggunakan /ɜ/, seperti pada kata current, hurry dan lain-lain.

Contoh :

Stuff

British /stÊŒf/

American /stÊŒf/
 
Summon

British /’sÊŒmÉ™n/

American /’sÊŒmÉ™n/
 
Lung

British /lʌŋ/

American /lʌŋ/
 
Conduct

British /kÉ™n’dÊŒkt/

American /kÉ™n’dÊŒkt/

Mushroom

British /’mʌʃru:m/

American /’mʌʃru:m/
 
Shut

British /ʃʌt/

American /ʃʌt/
 
Judge

British /ʤʌʤ/

American /ʤʌʤ/
 
Club

British /klÊŒb/

American /klÊŒb/
 
Current

British /’kÊŒrÉ™nt/

American /’kÉœ:rÉ™nt/

Hurry
British /'hÊŒri/
American /'hɜ:ri/
 
Curse

British /kɜ:s/

American /kɜ:rs/

Akan tetapi, di Norwich, United Kingdom, tidak ada kosongan 'j'.

Pengucapan Suara 'a' Pada Ejaan 'ARR' 

Dalam aksen British, kata yang memiliki ejaan 'arr' di tengah kata, suara 'a' diucapkan 'a'. Sementara dalam aksen American, suara 'a' dalam ejaan tersebut diucapkan 'É›'.

Contoh:

Carry

British /kari/

American /kɛri/

Marry

British /mari/

American /mɛri/

Embarrass

British /ɪm'baris/
American /ɪm'bɛrəs/

Pengucapan Vokal (Vowel)

Dalam aksen Inggris, vokal selalu diucapkan dengan tekanan, terutama untuk kata-kata dengan satu vokal. Sementara, kata-kata yang memiliki banyak vokal, kita tidak perlu memberikan penekanan pada setiap vokalnya.

Dalam aksen Amerika, vokal diucapkan dengan cepat atau hampir tanpa tekanan. Penekanan dalam pengucapan ditandai dengan tanda stress (') untuk tekanan tinggi pada head dalam suatu tone unit atau (') untuk tekanan rendah pada head dalam suatu tone unit.

Pengucapan Suara 'h'

Suara 'h' dalam aksen British selalu diucapkan. Tetapi dalam aksen American, terkadang suara h tidak diucapkan, contohnya hour, white, whole, when dan lain-lain.

Pengucapan Suara 'o'

Beberapa kata tertentu yang memiliki satu vokal o, suara o sering diucapkan 'É’' dalam aksen British dan diucapkan 'É‘:' dalam aksen American. 

Contoh :

Shot
British /ʃɒt/
American /ʃɑ:t/

Hot
British /hÉ’t/
American /hɑ:t/

Not
British /nÉ’t/
American /nɑ:t/

Lot
British /lÉ’t/
American /lɑ:t/

Perbedaan lain dalam pengucapan suara 'o' antara aksen British dan American adalah aksen British mengucapkan suara 'o' dengan 'əʊ', sedangkan aksen American menggunakan suara 'o' dengan 'oÊŠ'. Ini terjadi pada beberapa kata seperti  contoh berikut.

Contoh :

Go
British /gəʊ/
American /goÊŠ/

No
British /nəʊ/
American /noÊŠ/

Know
British /nəʊ/
American /noÊŠ/

Snow
British /snəʊ/
American /snoÊŠ/

Note
British /nəʊt/
American /noÊŠt/

Pengucapan Ejaan 'oa'

Dalam aksen British, beberapa kata yang memiliki ejaan 'oa' diucapkan 'əʊ', sedangkan dalam aksen American diucapkan 'oʊ', contohnya load, loaf, loan, coach, float, boat, dan lain-lain.

Penekanan Suku Kata (Syllable)

Dalam penekanan suatu kata, aksen American biasanya menekankan pada suku kata terakhir, sedangkan aksen British menekankan pada suku kata pertama.

Perbedaan Ejaan

Antara aksen British dan aksen American juga memiliki perbedaan ejaan pada beberapa kata yang memiliki makna sama. Terkadang aksen British menggunakan huruf lebih banyak daripada aksen American.

Contoh :

British : favourite, colour, manoeuvre, honour, dialogue, harbour, catalogue, behaviour, mould, moustache, humour dan lain-lain.

American : favorite, color, maneuver, honor, dialog, harbor, catalog, behavior, mold, mustache, humor dan lain-lain.


Untuk bentuk past participle, aksen British biasanya menggunakan akhiran -t, sedangkan aksen American menggunakan akhiran -ed.

Contoh :

British : burned, dreamed, turned, learned, spilled, smelled dan lain-lain.

American : burnt, dreamt, turnt, learnt, spilt, smelt dan lain-lain.


Aksen British biasanya menggunakan suffix -ence untuk beberapa kata tertentu, sedangkan aksen America menggunakan suffix -ense.

Contoh :

British : defence, offence, practice, licence dan lain-lain.

American : defense, offense, practise, license dan lain-lain.

Aksen British biasanya menggunakan suffix -ise, sedangkan aksen American menggunakan suffix -ize.

Contoh :

British : realise, recognise, organise, analyse, emphasise, apologise, memorise, criticise dan lain-lain.

American : realize, recognize, organize, analyze, emphasize, apologize, memorize, criticize dan lain-lain.

Untuk kata-kata berakhiran -el, huruf 'l' biasanya ditulis ganda sebelum penambahan suffix dalam aksen British, sedangkan dalam aksen American tidak.

Contoh :

British : cancelled, marvellous, modelling, traveller, counsellor, signalling, excelling dan lain-lain.

American : canceled, marvelous, modeling, traveler, counselor, signaling, exceling dan lain-lain.

Akan tetapi, dalam aksen British, beberapa kata berakhiran huruf 'l' tidak ganda ketika tidak diikuti suffix, sedangkan dalam aksen American menjadi ganda.

Contoh :

British : enrol, fulfil, mouthful dan lain-lain.

American : enroll, fulfill, mouthfull dan lain-lain.

Selain itu, susunan huruf untuk kata yang bermakna sama antara kedua aksen ini terkadang berbeda.

Contoh :

British : centre, theatre, metre, calibre, fibre, litre, meagre, louvre dan lain-lain.
American : center, theater, meter, caliber, fiber, liter, meager, louver dan lain-lain.
 
Perbedaan Kosakata

Ada beberapa kata yang bermakna sama dalam aksen British dan aksen American, tetapi penyebutannya berbeda. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati dalam menggunakannya. Kita tidak boleh tertukar dalam menggunakan kosakata tersebut.
 
Contoh :
 
British : Queue, prawn, aubergine, biscuit, holiday, photo, surname, torch, petrol, pavement, flat, cheque, trousers, bonnet, boot, lorry, university, jumper, crisps, trainers, postbox, fizzy drink, chemist, shop, football, enquire, trolley, tyre, grey, high street, car park, lift, physiotheraphy, autumn, wardrobe, ground floor, cinema, garden, handbag, rubber, dustbin, public school, state school, flatmate, chips, kebab dan lain-lain.
 
American : Line, shrimp, eggplant, cookie, vacation, picture, last name, flashlight, gasoline, sidewalk, apartement, check, pants, hood, trunk, truck, college, sweater, chips, sneakers, mailbox, soda, drugstore, store, soccer, inquire, cart, tire, gray, main street, parking lot, elevator, physical therapy, fall, closet, first floor, movies, yard, purse, eraser, garbage can, private school, public school, roommate, French fries, kabob dan lain-lain.
 
Perbedaan Gramatikal

Aksen American biasanya menggunakan kata 'than' untuk menyatakan daripada, sedangkan aksen British menggunakan kata 'from' atau 'to'.

Aksen American tidak menggunakan kata 'shall' untuk future tense. Sementara aksen British bisa menggunakan shall atau will. Dalam pemberian saran, aksen British juga sering menggunakan kata 'shall'. Sementara aksen American menggunakan kata yang berbeda-beda tergantung konteks kalimatnya, seperti menggunakan do, can, how dan lain-lain.

Aksen British biasanya menggunakan kata 'would' atau 'will' untuk menyatakan saran atau sesuatu yang bisa diprediksi, sedangkan aksen American menggunakan kata 'should' atau 'must'.

Aksen American menggunakan tanda " untuk menulis kutipan, sedangkan aksen British menggunakan tanda '.

Untuk menyatakan melakukan atau mengambil suatu tindakan, sering menggunakan kata have atau take dalam aksen British, seperti have a break atau take a break, have a holiday atau take a holiday, have a bed rest atau take a bed rest dan lain-lain. Sementara dalam aksen American, hanya kata 'take' yang biasanya digunakan, seperti take a break, take a vacation, take a bed rest dan lain-lain.

Ketika merujuk pada kata benda kumpulan (collective noun), aksen British menggunakan plural agreement sedangkan aksen American menggunakan singular agreement.

Contoh :

British :
• A herd of dolphins are swimming in the Indian Ocean.
• Our team are playing today.

American :
• A herd of dolphins is swimming in the Indian Ocean.

• Our team is playing today.


Bentuk past participle untuk kata 'get' dalam aksen British adalah got, sedangkan dalam aksen American adalah gotten.

Penulisan 'have not' dengan menggunakan apostrophe dalam aksen British adalah I've not, sedangkan dalam aksen American adalah I haven't.

Penulisan 'not need' dengan menggunakan apostrophe dalam aksen British adalah needn't, sedangkan dalam aksen American adalah don't need.

Penggunaan preposition untuk merujuk waktu dan tempat, dalam aksen British menggunakan 'at', sedangkan dalam aksen American menggunakan 'on' untuk waktu dan 'in' untuk tempat.

Komentar

Populer Minggu Ini

4 Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Mengarang

Menilai Kepribadian Manusia Berdasarkan Tatapan Mata

Hambatan Shunt Dan Hambatan Muka Atau Depan

Cara Menghitung Perbedaan Waktu (WIB, WIT, WITA Dan GMT)

Analisis Sintaksis Dan Tree Diagram Syntax

Persen Dan Permil

Filosofi Kartu Joker

Penggunaan Enough, Quite, Pretty, Rather Dan Fairly

Stressed Syllable dan Unstressed Syllable

Penggunaan Besides, Apart From, In Addition, Than, Furthermore, Moreover, After that, Meanwhile dan Meantime