Harga Pokok Dan Harga Jual Dalam Perdagangan Barang

Untuk mendapatkan keuntungan, pedagang harus pandai menetapkan harga jual. Untuk menetapkan harga jual, pedagang harus cermat dalam menghitung harga pokok barang agar tidak mendapat kerugian.

Pedagang yang telah menetapkan harga pokok pembelian dapat menetapkan harga jual barang dengan cara menaikkan harga pokok pembelian barang dengan tambahan laba.

Harga jual = harga pokok + laba

Atau

Harga pokok = harga jual - laba

Besarnya laba yang diinginkan, dihitung dengan persentase tertentu dari harga pokok, misalnya 10 %, 15 % atau 25 %. Apabila tidak disebutkan biasanya besarnya laba dihitung dari harga pokok pembelian.

Selain mendapatkan laba, pedagang terkadang mengalami kerugian di mana jumlah penjualan netto melebihi harga pokok. Untuk mengetahui besarnya laba atau rugi yang terjadi dalam perdagangan dapat ditempuh cara berikut :

- Menghitung jumlah penjualan netto yang dilakukan.
- Mengurangkan harga jual netto tersebut dengan harga pokok.
- Membandingkan jumlah laba atau rugi dengan harga pokok.

Persentase laba =       laba     x 100 %
                                harga pokok

Persentase rugi =     rugi          x 100 %
                                harga pokok

Dalam hal ini, harga pokok yang dimaksud bukan hanya harga pokok pembelian, melainkan keseluruhan biaya, seperti biaya sewa, toko, listrik, rekening telepon, pajak kebersihan, biaya kantor dan lain – lain.

Besarnya biaya umum perusahaan tidak dapat ditetapkan untuk setiap unit atau satuan barang. Oleh sebab itu, biaya ini disebut biaya tidak langsung. Untuk menetapkan persentase biaya langsung dapat menggunakan bantuan catatan pembukuan tahun lalu, yaitu penjumlahan harga beli dari semua barang yang terjual selama satu tahun yang lalu.

Selain biaya umum, biasanya terdapat biaya penjualan. Dalam kegiatan penjualan dalam jumlah besar pasti memerlukan biaya – biaya seperti transportasi, sales, bahan bakar kendaraan, harga pembungkus barang, iklan atau reklame dan lain – lain yang berkaitan langsung dengan kegiatan penjualan. Apabila biaya ini dinyatakan dengan persen, maka perhitungannya dihitung dari harga jual.

Contoh 1 :

Harga pokok sebuah handuk kecil Rp 6.500, tambahan laba yang dikehendaki oleh penjual adalah 15 %. Hitunglah :

a. Harga jual sebuah handuk apabila laba dihitung dari harga pokok
b. Harga jual sebuah handuk apabila laba dihitung dari harga jual

Jawab :

a. Laba 15 % dari harga pokok

Harga pokok                 Rp 6.500
Laba 1 % x Rp 6.500     Rp      65  -
Harga jual                      Rp 6.435

b. Laba 15 % dari harga jual
Harga jual                                 100 %
Laba 15 % x harga jual              15 %  -
Harga pokok                               85 %

Harga jual = 100 %  x Rp 6.500 = Rp 7.647
                       85 %

Contoh 2 :

Pada tanggal 22 Juni 2018, Anto pemilik toko Batik membeli 10 kodi kain batik seharga Rp 50.000 per helai. Rabat 10 %, ongkos angkut dan ongkos kirim yang menjadi tanggungannya Rp 250.000. Dari pembukuan Anto, selama tahun 2018, biaya – biaya yang sudah dikeluarkan untuk perusahaan sejumlah Rp 2.000.000, sedangkan harga beli dari barang yang terjual selama tahun ini berjumlah Rp 5.500.000. Hitunglah :

a. Berapa persen biaya umum dari harga beli barang yang telah dijual ?
b. Berapa harga pokok kain batik 1 helai ?

Jawab :

a. Biaya umum perusahaan : Rp 2.000.000  x 100 % = 36,3 %
                                                   Rp 5.500.000
b. 1 kodi = 20 buah atau helai atau lembar, maka 10 kodi = 200 helai
200 helai @ Rp 50.000                     Rp 10.000.000
Rabat 10 % x Rp 10.000.000           Rp    1.000.000
Harga faktur                                     Rp    9.000.000
Ongkos angkut & ongkos kirim      Rp       250.000  +
Harga beli 200 helai                        Rp    9.250.000
Tambahan biaya umum perusahaan 36,3 % x Rp 9.250.000 = Rp 3.357.750
Harga pokok 200 helai = Rp 9.250.000 + Rp 3.357.750 = Rp 12.607.750
Jadi, harga pokok 1 helai kain batik Rp 12.607.750 : 200 = Rp 63.039

Contoh 3 :

Harga sebuah handuk kecil Rp 6.500, biaya umum perusahaan 20 % dari harga beli, laba yang diharapkan 25 % dari harga pokok. Hitunglah harga jual sebuah handuk apabila memperhitungkan 10 % biaya penjualan dari harga jual.

Jawab :
Harga beli                                                                      Rp 6.500
Biaya umum perusahaan 20 % x Rp 6.500                  Rp 1.300 +
Harga pokok                                                                  Rp 7.800
Laba 25 % x Rp 7.800                                                     Rp 1.560 +
Pendapatan bersih                                                        Rp 9.360
Harga jual (bruto)                                                              100 %
Biaya penjualan 10 % x 100 %                                            10 % -
                                                                                              90 %
Pendapatan bersih 1 buah handuk Rp 9.360 = 90 %
Jadi, harga jual (bruto)  : 100/90 x Rp 9.360 = Rp 10.400

Contoh 4 :

Harga 1000 buah handuk kecil Rp 12.000.000, ongkos – ongkos yang dikeluarkan sejumlah Rp 400.000, biaya umum perusahaan 25 % dari harga beli. Laba yang diinginkan 20 % dari harga pokok. Barang tersebut dijual kembali dengan rabat 5 %, kontan 5 % dan biaya penjualan 20 % dari harga jual. Hitunglah :

a. Harga pokok 1 buah handuk
b. Harga jual 1 buah handuk

Jawab :
a. Harga 1000 buah handuk            Rp 12.000.000
    Ongkos – ongkos                           Rp      400.000 +
    Harga beli 1000 buah handuk     Rp 12.400.000
    Biaya umum perusahaan 25 %    Rp   3.100.000  +  25 % x Rp 3.100.000
    Harga pokok 1000 buah handuk Rp 15.500.000
   Jadi, harga pokok 1 buah handuk : Rp 15.500.000 : 1000 = Rp 15.000

b. Harga pokok 1 buah handuk     Rp 15.000
     Laba 20 %                                     Rp   3.000  +
     Pendapatan bersih                     Rp 18.000
     Misalnya harga jual (bruto)      100x
     Rabat 5 % x 100x                           5x -
     Harga jual netto                          95x
     Biaya penjualan 18 % x 100x      18x
     Pendapatan bersih                     77x
     Pendapatan bersih 1 bua handuk 77x = Rp18.000
     Jadi, harga jual (bruto) : 100/77 x Rp 18.000 = Rp 23.400                                

Komentar

Populer Minggu Ini

4 Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Mengarang

Menilai Kepribadian Manusia Berdasarkan Tatapan Mata

Hambatan Shunt Dan Hambatan Muka Atau Depan

Cara Menghitung Perbedaan Waktu (WIB, WIT, WITA Dan GMT)

Analisis Sintaksis Dan Tree Diagram Syntax

Persen Dan Permil

Filosofi Kartu Joker

Penggunaan Enough, Quite, Pretty, Rather Dan Fairly

Stressed Syllable dan Unstressed Syllable

Penggunaan Besides, Apart From, In Addition, Than, Furthermore, Moreover, After that, Meanwhile dan Meantime