Tujuh Macam Bioma


Tujuh Macam Bioma

Lingkungan terestrial (permukaan tanah) cenderung berubah dalam suatu pola karakteristik dari utara ke selatan. Perubahan mungkin terjadi secara bertahap atau mendadak, sehingga pada akhirnya berbentuk zona-zona tertentu dan tersendiri yang masing-masing zona akan membentuk bioma.

Bioma dapat diartikan sebagai macam komunitas utama yang terdapat pada suatu daerah yang dapat dikenal berdasarkan fisiognomi (kenampakan). Sifat dan karakteristik suatu bioma terlihat dari iklim (suhu, curah hujan, cahaya dan tanah) dan geografisnya. Bioma dapat disebut sebagai ekosistem.

Garis pembatas atau pemisah atau wilayah transisi antara dua bioma disebut ecotone. Ecotone ditempati oleh tumbuhan dan hewan yang khas. Bioma-bioma umumnya ditentukan oleh vegetasi atau tumbuhan yang dominan. Hal ini cenderung mencerminkan iklim yang umum dari area tersebut.

Berikut tujuh macam bioma yang terdapat di seluruh dunia, yaitu :

a. Bioma Gurun

Umumnya, bioma gurun terdapat di daerah tropoik (sepanjang garis khatulistiwa). Bioma gurun terdapat di Afrika Utara (Sahara), Amerika Serikat (Great Basin), Australia (Gibson), Indonesia (Parangtritis), Asia (Taklamakan di Republik Rakyat Tiongkok) dan Cina.

Bioma gurun memiliki curah hujan yang sangat sedikit, yaitu 250 mm per tahun. Suhu siang hari tinggi (bisa mencapai 45o C), sehingga penguapan yang terjadi juga tinggi. Suhu malam hari sangah rendah (bisa mencapai 0o C). Sebagian besar bioma gurun terdiri dari permukaan batu karang, erg (bukit pasir) dan permukaan berbatu. Air tanah pada bioma ini cenderung asin karena larutan garam dalam tanah tidak cenderung berpindah atau tidak terjadi drainase.

Jenis flora yang tumbuh di bioma ini merupakan flora jenis xerofit (mampu beradaptasi di lingkungan yang kering), seperti kaktus, kurma dan zaitun. Jenis fauna yang terdapat di bioma ini merupakan fauna yang mampu menyimpan cadangan air dalam tubuhnya, seperti unta. Selain itu terdapat fauna berukuran kecil yang bersembunyi pada siang hari, seperti ular, tikus, kadal dan serangga.

b. Bioma Padang Rumput

Padang rumput, bioma ini terbentang dari daerah tropik, hingga subtropik, seperti Amerika. Terdapat lima jenis padang rumput yang mana disebut dengan istilah padang rumput abadi. Di padang rumput abadi tidak terjadi pertumbuhan tanaman berkayu.

Kelima jenis padang rumput abadi, antara lain :

- Padang rumput gurun yang memiliki kelembapan yang rendah.

- Padang rumput basah merupakan wilayah semi-tanah basah yang dihujani sepanjang tahun. Curah hujan ± 25 – 30 cm per tahun dan hujan turun tidak teratur.

- Padang rumput Alpen tumbuh di dataran tinggi dan terjaga dari kondisi iklim yang keras.

- Padang rumput pantai yang memiliki air laut yang mengandung kadar garam 35 gram per 1 liter atau 1000 mL.

- Prairie yang memiliki musim kemarau sedang.

- Porositas (peresapan air) tinggi dan drainase (aliran air) cepat.

Tumbuhan yang hidup pada bioma ini merupakan tumbuhan terna (herba) dan rumput. Keduanya hidup bergantung pada kelembapan suhu. Hewan yang hidup pada bioma ini, antara lain bison, zebra, singa, anjing liar, serigala, gajah, jerapah, kanguru, serangga, tikus dan ular.

c. Bioma Hutan Hujan Tropik

Bioma hutan hujan tropik disebut juga bioma hutan basah. Bioma hutan hujan tropik terdapat di daerah tropik dan subtropik, seperti Amerika Selatan (Brazil), Amerika Tengah, Meksiko, Kepulauan Pasifik, Asia, Australia, Daerah Malesiana (termasuk Indonesia) dan Afrika. Hutan hujan tropik merupakan bioma terkaya dengan keanekaragaman hayati.

Curah hujan di bioma inni mencapai 200 – 225 cm per tahun. Spesies pepohonan relatif banyak dan beranekaragam tergantung letak geografisnya. Tinggi pohon utama antara 20 – 40 m, cabang-cabang pohon tinggi dan berdaun lebat, hingga membentuk kanopi. Suhu di bawah kanopi lebih rendah daripada suhu pada kanopi itu sendiri.

Dalam bioma hutan hujan tropik terjadi perubahan iklim mikro (iklim yang terdapat di sekitar organisme). Variasi suhu dan kelembapan tinggi atau besar. Suhu sepanjang hari sekitar 25o C. Dalam hutan basah tropis sering terdapat tumbuhan khas.

Di luar wilayah Malesiana, hutan ini terdapat di sekitar Assam dan Burma, sepanjang jalur sempit di Ghats Barat (India), Kepulauan Andaman, perbatasan Thailand dengan Kamboja, Cina Selatan, Hainan dan Taiwan, Pasifik di Kepulauan Melanesia, serta Mikronesia.

Mikronesia adalah gugus kepulauan yang terdiri atas pulau-pulau berukuran sangat kecil di Samudera Pasifik bagian barat, kecuali Hawaii.

Tumbuhan yang hidup di bioma ini, antara lain liana (rotan), kaktus dan anggrek. Hewan yang hidup di bioma ini, antara lain kera, burung, badak, babi hutan, harimau dan burung hantu.

d. Bioma Hutan Gugur

Hutan Gugur (deciduos forest) atau hutan peluruh merupakan bioma yang khas di daerah beriklim sedang, seperti Eropa bagian tengah. Flora yang terdapat di daerah ini disebut tumbuhan peluruh atau tumbuhan gugur. Tumbuhan peluruh menggugurkan daunnya pada musim gugur. Daun-daun tumbuhan peluruh berubah warna menjadi kuning, merah atau cokelat dan menjadi kering karena terjadinya perombakan klorofil.

Curah hujan pada bioma ini merata sepanjang tahun. Bioma ini terdapat di daerah yang mengalami empat musim (musim dingin, semi, panas dan gugur). Jenis pohon sedikit, yaitu sekitar 10 -20 jenis dan tumbuh tidak terlalu rapat antara tumbuhan yang satu dengan yang lainnya. Hewan yang hidup di bioma ini, antara lain rusa, beruang, rubah, bajing, burung pelatuk dan rakun (sebangsa luwak).

e. Bioma Savana

Savana terdapat di kedua sisi khatulistiwa, berkembang dengan lebih baik di Afrika dan Amerika Selatan. Savana terdapat juga di India, Asia Selatan, Australia dan Indonesia (Irian, NTT dan NTB).

f. Bioma Tundra

Bioma tundra terdapat di wilayah bumi sebelah utara dan di puncak gunung tertinggi. Bioma ini memiliki iklim kutub dengan musim dingin yang panjang dan gelap, serta musim panas yang panjang dan terang secara terus-menerus.

Ciri lain dari bioma ini adalah memiliki curah hujan yang rendah. Pertumbuhan flora di bioma ini hanya sekitar 4 bulan atau 60 hari. Contoh tumbuhan yang mendominasi bioma ini, antara lain Sphagnum, lumut kerak, tumbuhan biji semusim, tumbuhan kayu pendek dan rumput. Umumnya, tumbuhan yang hidup di bioma ini mampu beradaptasi dengan suhu udara yang dingin.

Hewan yang hidup di bioma ini ada yang menetap dan ada yang datang pada musim panas. Semua jenis hewan berdarah panas. Hewan yang menetap memiliki rambut atau bulu yang tebal, antara lain karibou, rusa kutub, beruang kutub dan insekta terutama nyamuk dan lalat hitam.

g. Bioma Taiga

Bioma taiga terdapat di wilayah bumi sebelah utara, seperti Rusia dan Kanada. Bioma Taiga merupakan bioma terluas dibandingkan bioma lainnya. Bioma ini memiliki musim dingin yang cukup panjang dan musim kemarau yang sangat singkat (1-3 bulan). Pada musim dingin, air tanah berubah menjadi es dan mencapai 2 meter di bawah permukaan tanah.

Tumbuhan yang hidup di bioma ini adalah konifer (tumbuhan runjung), pinus dan sejenisnya. Semak dan tumbuhan basah yang hidup di bioma ini sangat sedikit. Hewan yang hidup di bioma ini, antara lain moose (rusa besar), serigala, rubah, beruang hitam, ajag (anjing hutan yang hidup di Asia bagian selatan dan timur) dan burung-burung yang bermigrasi ke selatan pada musim gugur.

Komentar

Populer Minggu Ini

4 Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Mengarang

Menilai Kepribadian Manusia Berdasarkan Tatapan Mata

Hambatan Shunt Dan Hambatan Muka Atau Depan

Cara Menghitung Perbedaan Waktu (WIB, WIT, WITA Dan GMT)

Analisis Sintaksis Dan Tree Diagram Syntax

Persen Dan Permil

Filosofi Kartu Joker

Penggunaan Enough, Quite, Pretty, Rather Dan Fairly

Stressed Syllable dan Unstressed Syllable

Penggunaan Besides, Apart From, In Addition, Than, Furthermore, Moreover, After that, Meanwhile dan Meantime