8 Causative Verb (Let, Make, Have, Get, Help, Cause, Keep, Hold)
Causative verb adalah kata
kerja yang berfungsi untuk menggambarkan atau menunjukkan aksi yang dilakukan
oleh kata ganti orang kedua (kamu, anda, kau) atau kata ganti orang ketiga
(dia, ia, Beliau, -nya, mereka). Causative verb dapat disertai dengan to
infinitive maupun infinitive without to (bare infinitive).
Mengenai kedua jenis
infinitive dapat dipelajari lebih lanjut dalam artikel To Infinitive Dan Infinitive Without To (Bare Infinitive)
Causative verb terdiri atas
lima kata kerja, yaitu let, make, have, get dan help. Kata-kata ini (kecuali let) mendapat
akhiran –s apabila subjek kalimatnya berupa he, she, it, termasuk nama seorang
laki – laki atau perempuan. Tetapi, penambahan akhiran –s hanya berlaku pada
kalimat simple present tense.
a. Let
Kata let digunakan untuk mengizinkan
sesuatu terjadi.
Rumus :
Let + Person/Thing +
Infinitive Without To
Kata let dapat diganti
dengan kata allow atau permit. Apabila dalam kalimat menggunakan kata allow
atau permit, maka disertai dengan to infinitive.
Contoh :
1. My mother lets my brother
play out of the house.
(Ibuku membiarkan adikku bermain di luar rumah).
2. I don't let my child sleep late.(Saya tidak membiarkan anak saya tidur larut malam).
3. He didn’t let me go.
(Dia tidak membiarkanku pergi with him).
4. She allows me to borrow
her book.
(Dia mengizinkan aku untuk meminjam bukunya).
5. Students ask permit their parents to go study
tour.
(Para siswa meminta izin orangtua mereka untuk pergi study tour).
b. Make
Kata make digunakan untuk
memaksa seseorang melakukan suatu aksi.
Rumus :
Make + Person/Thing +
Infinitive Without To
Kata make dapat diganti
dengan kata force atau require. Apabila dalam kalimat menggunakan kata force
atau require, maka disertai dengan to infinitive.
Contoh :
1. Lusi made brownies for
her family.
(Lusi membuat brownies untuk keluarganya).
2. This spicy food makes me
stomachache.
(Makanan pedas ini membuatku sakit perut).
3. The pharmacist makes medichine for patients.
(Apoteker membuat obat untuk para pasien).
4. The thief forced her to
surrender all her belongings.
(Pencuri memaksanya untuk
menyerahkan semua barang miliknya).
5. We require a sound system for tonight's performance.
(Kami membutuhkan sebuah sistem suara untuk pertunjukan malam ini)
Kata make juga dapat diikuti dengan kata sifat untuk menyatakan suatu hal yang dibuat oleh seseorang.
Contoh :
She has made amazing progress.
(Dia membuat kemajuan luar biasa).
c. Have
Kata have digunakan untuk
memberikan tanggung jawab kepada seseorang untuk dilakukan, serta untuk
menyatakan seseorang telah melakukan atau mendapatkan suatu hal.
Rumus :
Have + Person/Thing + Infinitive
Without To
Have + Person/Thing + Past
Participle (Verb 3)
Contoh :
1. Tina’s mother has her
daughter done homework.
(Ibunya Tina menyuruhnya untuk mengerjakan pekerjaan rumah).
2. Dave had his car washed
in the morning.
(Dave mencuci mobilnya di pagi hari).
3. I’ll have Richard invite
him to come to my birthday party.
(Saya akan meminta Richard mengundangnya untuk datang ke pesta ulang
tahunku).
d. Get
Kata get digunakan untuk
meyakinkan atau mendorong seseorang untuk melakukan suatu aksi.
Rumus :
Get + Person + Infinitive To/Past Participle
Contoh :
1. She got her to bring a
laptop tomorrow.
(Dia menyuruhnya membawa laptop besok).
2. Anna gets him to take a history
book in the bookcase in the library.
(Anna memintanya mengambil buku sejarah di rak buku di perpusatakaan).
3. Father gets his children woke up early.
(Ayah membangunkan anak-anaknya lebih awal)
e. Help
Kata help digunakan untuk
membantu seseorang melakukan sesuatu.
Rumus :
Help + Person + Infinitive
Without To/To Infinitive
Apabila menggunakan kata
help, kita boleh memakai to sebelum kata kerja ataupun tidak.
Contoh :
1. He helped the old woman
to cross the road. (benar)
2. He helped the old woman
cross the road. (benar)
3. She helps her mother cook
for lunch. (benar)
4. She helps her mother to
cook for lunch. (benar)
f. Cause
Kata cause digunakan untuk menyatakan sebab dari suatu hal. Cause memiliki arti "sebab/menyebabkan", sedangkan because memiliki arti "karena". Cause termasuk dalam kelas kata kerja dan kata benda.
Apabila diawali dengan determiner, cause berperan sebagai kata benda. The cause memiliki arti "Penyebab".
Cause tidak bisa menjadi konjungsi antara induk kalimat dan anak kalimat atau antara dua kalimat independent. Cause dapat disingkat menjadi Cos.
Rumus :
Cause + Person/Thing + To Infinitve
Contoh :
1. A traffic jam caused him to arrive late.
(Kemacetan lalu lintas menyebabkan ia tiba terlambat)
2. The flood caused several houses to be damaged.
(Banjir menyebabkan beberapa rumah warga rusak)
3. He caused the windowpane of the neighbor's house to break.
(Dia menyebabkan kaca jendela rumah tetangganya pecah)
g. Keep
Kata keep digunakan untuk menyatakan menjaga, keadaan yang tetap, bertahan untuk melakukan sesuatu, menyimpan atau memelihara.
Rumus :
Keep + Person/Thing/Gerund
Contoh :
1. I always keep headache medicine in my bag.
(Saya selalu menyimpan obat sakit kepala di dalam tas saya)
2. She kept many cats in her house.
(Dia memelihara banyak kucing di rumahnya)
3. He kept waiting for her to come to the park.
(Dia tetap menunggunya datang ke taman itu)
4. I will keep your promise.
(Aku akan memegang janjimu)
h. Hold
Kata hold digunakan untuk menyatakan memegang sesuatu menggunakan tangan atau lengan.
Rumus :
Hold + Person/Thing + To Infinitive
Contoh :
1. The boy holds his mother's hand as he crosses the street.
(Anak itu menggenggam tangan ibunya saat menyeberang jalan)
2. He tries to hold her back from leaving.
(Dia mencoba menahannya untuk tidak pergi)
3. She holds a book while walking.
(Dia memegang buku sambil berjalan)
Jika diikuti dengan adverb "back", kata hold memiliki arti "menahan". Hold back termasuk phrasal verbs.
Passive Causative
Causative verbs yang biasa digunakan dalam kalimat pasif adalah have dan get. Bentuk pasif dari causative verbs disebut passive causative.
Rumus :
Have/Had/Get + Object + Past Participle
Have, had atau get dapat diletakkan setelah all verb forms, modals, gerunds atau infinitives. Passive causative digunakan untuk mengatur seseorang melakukan sesuatu untuk orang lain. Apabila agent yang melakukan suatu aksi sudah jelas, maka agent tidak perlu disebutkan. Tetapi, jika agent perlu disebutkan, agent dapat disebutkan setelah kata "by".
Tidak perlu bingung membedakan passive causative dengan present perfect atau past perfect. Untuk present perfect dan past perfect, object terletak setelah past participle. Sedangkan untuk passive causative, object terletak sebelum past participle.
Contoh :
1. I propose getting new design designed by Liora.
2. You must have the room cleaned.
3. He intend to had the land cultivated.
Komentar
Posting Komentar