Bahas Tuntas Cara Pembuatan Film Animasi Flash


Artikel ini membahas cara menggambar dengan line tool, membuat movie clip karakter kartun, menggunakan motion tween dan shape tween, layer mask, serta mengimpor suara/musik dan gambar dari photoshop. 

Tapi sebelumnya, saya mohon maaf jika dalam artikel ini tidak memuat banyak gambar dikarenakan pengajuan Google adSense saya pernah ditolak akibat terlalu banyak gambar, sehingga dinilai konten tidak memadai. 

Mudah-mudahan kalimat demi kalimat yang saya tuliskan dapat dimengerti oleh pembaca. Terima kasih.

Hal pertama yang harus dipersiapkan dalam membuat film animasi adalah karakter dan skenarionya. 

Jika kamu sudah merancang seluruh karakter ceritamu di atas kertas, kamu bisa memulai untuk merancang gambar karaktermu pada macromedia flash 8.

Perlu diingat saat merancang gambar sebuah karakter, kamu harus merancang karakter kamu dengan hadap depan, samping, menyerong dan belakang.

Untuk menggambar pada macromedia flash 8 lebih mudah dengan menggunakan Line Tool dibandingkan Pen Tool. Cara menggunakan Pen Tool pada Flash tidak sama dengan saat kita menggunakannya pada Photoshop.

Berikut ini cara menggambar dengan Line Tool :

Mungkin awalnya bentuk gambarnya terkesan asal-asalan karena menggunakan Line Tool, tapi tenang kita bisa memperbaikinya dengan menggunakan Selection Tool. Saat membuat pola asal-asalan, kamu harus bisa membayangkan bagaimana bentuk garis-garis atau polanya.

Untuk pola tangan dan kaki mungkin kamu bisa memfoto tangan dan kaki kamu untuk dijadikan gambaran. Kalau saya melakukan cara itu sebab saya tidak punya boneka kayu peraga. Hehe...

Sebelumnya saya ingin memberi tahu, saat kamu mengaktifkan Line Tool, di bagian bawah layar komputer terdapat properties untuk bentuk garis dan warna garis. Kamu bisa memilih apakah kamu ingin menggunakan garis yang lebih tipis, tebal atau putus-putus. Di sini saya akan menggunakan garis yang tebal atau solid agar lebih jelas terlihat.

Jika gambar yang ingin kamu buat terdapat banyak lengkungan, maka kamu harus menarik garis secara estafet, tetapi tetap menyatu. Maksudnya seperti ini.
Awalnya saya buat garis sepanjang ini
Lalu saya sambung atau melanjutkan garis, hingga menjadi lebih panjang seperti ini


, sehingga saya bisa membuat lengkungan yang satu ke arah luar dan yang lain ke arah dalam, seperti ini 

Saat membuat pola suatu gambar, antara ujung awal garis dan ujung akhir garis tidak boleh putus karena jika putus, gambar tersebut tidak bisa diberi warna. Maka, ketika untuk meyakinkanmu apakah garis pola gambarmu sudah terhubung antara awal dan akhir, sebaiknya kamu zoom layar stagenya (terdapat diujung kanan atas, tepat di atas timeline).

Di sini saya mencoba membuat pola asal-asalan dari rambut perempuan. Karena saya ingin membuat rambut yang agak bergelombang, maka saya harus membuat beberapa garis zig zag. Untuk rambut keriting, maka harus lebih banyak membuat garis zig zag.
Pada pola rambut perempuan di sini terdapat garis yang berdekatan, yaitu pada poni dan ujung rambut. Kita harus berhati-hati saat membuat lengkungan dan menggeser garis-garis yang berdekatan agar tidak menyatu karena jika menyatu, ketika kita menggeser garis yang telah menyatu tersebut, garis disebelahnya akan ikut tergeser. Untuk menghindari hal ini sebaiknya, kamu juga menzoom tampilan stage.

Untuk membuat lengkungan dengan menggunakan Selection Tool, ujung cursor harus menunjukkan bentuk lengkungan. Jika ujung cursor menunjukkan bentuk siku-siku, maka Selection Tool berfungsi untuk menggeser garis.

Saat kamu akan memilih warna, tetapi tidak ada warna yang kamu sukai pada pilihan warna yang telah tersedia, maka kamu bisa memilih pilihan warna lain dengan mengklik gambar lingkaran warna-warni di sudut kanan panel warna.

Ketika kamu ingin membuat lingkaran atau kotak tanpa garis pinggir, maka kamu perlu menonaktifkan stroke color dengan cara memilih kotak putih yang dicoret dengan garis diagonal berwarna merah.

Setelah pewarnaan, sebaiknya gambar digroup dengan cara memblok gambar, lalu tekan Ctrl+G agar antara garis dan warna tidak terpisah. Pada flash antara garis dan warna dapat terpisah. Selain itu, antara garis pun juga dapat terpisah atau diputus. Gambar yang hanya berupa garis, seperti hidung, mulut dan alis juga harus digroup agar bisa diletakkan di atas wajah.

Jika ada gambar yang sama, seperti mata dan alis, kamu bisa mengcopy gambar dengan cara menekan Ctrl+D. Jika ada gambar yang harus dikecilkan atau dibesarkan, kamu bisa menggunakan Free Transform Tool dengan mengarahkan cursor ke salah satu titik di sekeliling gambar.

Jika kamu ingin membuat gambar menjadi miring, kamu juga bisa menggunakan Free Transform Tool dengan mengarahkan cursor pada garis di sekeliling gambar. Dengan begitu, pada ujung cursor akan tampak gambar dua garis yang berlawanan arah. Hal ini disebut skew.

Tetapi, jika kamu ingin merotasi gambar, maka ketika kamu mengaktifkan Free Transform Tool, ujung cursor harus menunjukkan bentuk garis panah melingkar.

Jika pada photoshop kita dapat memindahkan posisi bagian yang seharusnya berada di belakang dengan cara menggeser layer bagian tersebut ke bawah layer yang seharusnya di berada di atas. Pada flash kita juga dapat menerapkan cara itu, jika kita membuat bagian-bagiannya secara terpisah. 

Misalnya, layer kepala berbeda dengan layer leher, layer baju, layer rambut dan seterusnya. Tetapi, selain dengan cara tersebut, kita juga bisa melakukannya dengan cara mengungroup gambar agar berada di belakang setelah kita atur posisinya.

Cara mengungroup gambar dilakukan jika kamu menggambar seluruh tubuh kartun pada layer yang sama. Cara mengungroup adalah dengan klik kanan pada gambar yang akan diungroup, lalu pilih break apart.

Contohnya pada gambar kartun perempuan di sini. Kita memang biasanya menggambar wajah terlebih dahulu, baru menggambar rambut. Untuk meletakkan gambar rambut di atas gambar wajah, kita tidak perlu mengungroup gambar rambut karena gambar rambut memang seharusnya berada di atas.

Ketika saya akan meletakkan gambar kepala dan rambut di atas gambar leher, maka gambar leher harus diungroup. Hal ini dikarenakan gambar leher adalah gambar yang baru dibuat. Jadi, pada flash setiap gambar yang baru dibuat pada satu layer akan berada paling depan, seperti gambar baju di sini yang merupakan bagian gambar yang terbaru yang saya buat.
Setiap kamu selesai mengatur letak bagian gambar sebaiknya kamu selalu menggroup secara keseluruhan agar bagian-bagian tersebut tidak terpisah, apalagi jika ada bagian yang telah diungroup.

Untuk menyesuaikan bentuk pada gambar yang telah digroup, kita tidak perlu mengungroup gambar, melainkan hanya perlu masuk ke mode edit gambar tersebut dengan cara mengklik dua kali gambar tersebut. Seperti contoh di sini adalah gambar pita yang seharusnya menyesuaikan pinggang dan lebar rok. 

Ketika kamu telah masuk ke dalam mode edit suatu gambar, maka bagian gambar lain akan terlihat transparan. Untuk mengembalikan ke tampilan semula, kamu hanya perlu mengklik tulisan scene 1.



Untuk mengubah arah gambar menjadi berlawanan, seperti pada bagian tangan, kaki dan sepatu adalah dengan cara mengklik modify->transform->flip horizontal atau flip vertikal.

Jika terjadi kondisi yang mana gambar tangan melebihi gambar lengan baju seperti pada gambar di bawah ini. 



Maka, kamu harus masuk ke dalam mode edit tangan dengan klik dua kali, lalu hapus bagian tangan yang berlebih dengan Eraser Tool.

Ketika kamu akan akan memberi warna yang sama, tetapi kamu lupa warna apa sebelumnya yang dipilih, maka kamu bisa menggunakan Eyedropper Tool. Contoh di sini saya ingin membuat gambar bagian belakang rambut dengan warna yang sama dengan bagian depan rambut, maka saya harus masuk ke dalam mode edit gambar rambut.

Catatan : Ketika akan menggunakan Eyedropper Tool, apabila gambar seluruhnya masih dalam keadaan diselimuti titik-titik, sebaiknya klik dulu bagian stage yang kosong karena jika tidak, akan jadi seperti gambar di bawah ini.




Bagian lain akan menyesuaikan warna yang kamu klik dengan Eyedropper Tool.

Jika kamu ingin memberi warna efek gradient pada gambar, buka panel color mixer. Biasanya terdapat di atas panel library atau tekan Shift+F9 atau klik window->color  mixer. Jika panel color mixer sudah terbuka, ubah type solid menjadi bentuk efek gradient yang kamu inginkan. 

Untuk menentukan warna, tunjuk saja warna pada kotak warna-warni yang disediakan. Untuk memberi efek transparan, ubah ukuran alpha dari 100 % menjadi di bawah 100 %. Pemberian warna menggunakan Paint Bucket Tool.

Keterangan : Cara di atas hanyalah cara menggambar dengan Line Tool.

Cara Membuat Film Animasi

Jika kamu sudah bisa menggambar dengan Line Tool, kamu sudah dapat membuat film animasi. Film animasi dibuat secara frame by frame.

Mungkin kamu bermaksud memudahkan kerja kamu dalam membuat film animasi dengan menjadikan karakter masing-masing sisi karakter kamu simbol graphic terlebih dahulu dan barulah menjadikannya simbol movie clip untuk memberikan gerakan sesuai alur cerita. 

Hal ini tidak bisa kamu lakukan karena bentuk awal dari simbol graphic akan berubah mengikuti gerakan atau perubahan yang kamu berikan saat kamu menjadikan simbol graphic tersebut menjadi simbol movie clip.

Keterangan : cara menjadikan suatu gambar menjadi simbol adalah dengan mengklik modify->convert to symbol (F8). Biasakan memberi nama setiap kamu menjadikan suatu gambar menjadi simbol agar tidak berbenturan dengan simbol lain apabila terdapat nama yang sama. Maksudnya, pada library scene 1 terdapat nama simbol 1, pada scene 2 terdapat pula nama simbol 1 dengan bentuk berbeda.

Satu-satunya cara yang bisa kamu lakukan untuk memudahkan kerja kamu dalam pembuatan film animasi adalah :

- Buat gambar posisi badan karakter hadap depan, belakang, samping, menyerong tanpa kepala, tangan, kaki, mata dan mulut. Jika tanpa bagian-bagian tersebut, kamu bisa menjadikan posisi badan karakter menjadi simbol graphic agar tersimpan dalam library dan kamu bisa menggunakannya sewaktu-waktu.

Catatan : Karena ini untuk film animasi, maka kamu harus membuat posisi-posisi tersebut untuk karakter-karakter di dalam film animasimu jika karakter-karaktermu mengenakan baju yang berbeda-beda.

- Buat gambar kepala hadap depan lalu copy. Gambar kepala hadap samping, baik kanan maupun kiri lalu copy. Gambar kepala hadap belakang lalu copy. Gambar kepala belakang menyerong

(telinga hanya terlihat sebelah), baik kanan maupun kiri lalu copy. Gambar kepala depan menyerong, baik kanan maupun kiri lalu copy. 

Maksud posisi-posisi kepala tersebut dicopy adalah karena salah satunya akan dijadikan simbol graphic dan satu lagi dijadikan simbol movie clip. Tetapi, sebelum persiapan untuk movie clip selesai, copyan posisi-posisi kepala yang satu jangan dulu dijadikan simbol graphic.

Untuk movie clip kepala, biasanya dibuat untuk gerakan celingukan, gerakan mengangguk dan gerakan menggeleng.

a. Gerakan Kepala Celingukan
Untuk gerakan celingukan harus dibuat dengan 3 posisi, yaitu hadap samping, depan dan belakang.

Gerakan celingukan hadap samping
Frame 1 : Kepala hadap samping menoleh ke depan
Frame 2 : Kepala hadap belakang menyerong / depan terlebih dahulu
Frame 3 : Kepala hadap samping menoleh ke depan
Frame 4 : Kepala hadap depan. Jika pada frame dua kamu lebih dulu menggambar kepala hadap depan, maka pada frame 4 kepala hadap belakang menyerong.

Gerakan celingukan hadap depan
Frame 1 : Kepala hadap depan
Frame 2 : Kepala hadap kiri/ kanan terlebih dahulu
Frame 3 : Kepala hadap depan
Frame 4 : Kepala hadap kanan jika pada frame dua kamu membuat kepala hadap kiri terlebih dahulu. Dan sebaliknya.

Gerakan celingukan hadap belakang
Frame 1 : Kepala hadap belakang
Frame 2 : Kepala hadap kiri/ kanan terlebih dahulu
Frame 3 : Kepala hadap belakang
Frame 4 : Kepala hadap kanan jika pada frame dua kamu membuat kepala hadap kiri terlebih dahulu. Dan sebaliknya.

b. Gerakan Kepala Mengangguk
Untuk gerakan mengangguk harus dibuat dua posisi, yaitu hadap depan dan hadap samping.

Gerakan mengangguk hadap samping
Frame 1 : Kepala hadap samping menoleh ke depan
Frame 2 : Kepala hadap samping menoleh ke depan diputar ke bawah

Gerakan mengangguk hadap depan
Frame 1 : Kepala hadap depan
Frame 2 : Buat gambar kepala baru tanpa dengan sebelumnya menekan F7 pada frame 2 seperti ini
Gambar Kepala Menunduk


Gambar kepala dengan poni hampir menutupi seluruh wajah dan leher hanya terlihat sedikit. Jika karaktermu tidak berponi, tetap saja buat wajah karaktermu hampir tertutup dengan bagian depan rambutnya.


c. Gerakan Kepala Menggeleng
Untuk gerakan menggeleng juga harus dibuat dua posisi, yaitu hadap depan dan hadap samping.

Gerakan menggeleng hadap samping
Frame 1 : Kepala hadap samping menoleh ke depan
Frame 2 : Kepala hadap belakang menyerong/ depan terlebih dahulu
Frame 3 : Kepala hadap depan/belakang menyerong  tergantung gambar pada frame 2 yang lebih dulu kamu buat.

Gerakan menggeleng hadap depan
Frame 1 : Kepala hadap depan
Frame 2 : Kepala hadap samping kiri/kanan terlebih dahulu
Frame 3 : Kepala hadap samping kanan jika sebelumnya pada frame 2 dibuat hadap samping kiri terlebih dahulu.

- Buat gambar mulut dan jadikan simbol movie clip. Di dalam simbol movie clip mulut (klik dua kali) beri gerakan seperti berikut : pada frame 1, mulut bergambar garis melengkung. Pada frame 2, tekan F7 atau insert -> timeline -> blank keyframe dan gambar mulut agak menganga. Pada frame 3, tekan F7 dan gambar mulut berbentuk O.

- Buat berbagai ekspresi mata, seperti mata terbuka, terpejam, membelalak, tertawa, menangis, kesakitan, berpikir dan lain-lain. Untuk gambar ekspresi mata masing-masing dijadikan simbol graphic agar tersimpan dalam library.

- Buat movie clip kaki (tanpa celana atau rok). Antara movie clip kaki kanan dan kaki kiri dibuat terpisah, kecuali untuk movie clip berlari hadap samping karena jika dibuat terpisah gerakan antara kedua kaki akan beradu atau bahkan tidak terlihat adanya gerakan. Di sini saya berikan gambaran secara visual, bukan menurut susunan frame.
Movie Clip Untuk Gerakan Kaki

Keterangan gambar :

Gambar 1 : Kaki berjalan hadap samping
Gambar 2 : Kaki berjalan hadap depan
Gambar 3 : Kaki berjalan hadap belakang
Gambar 4 : Kaki berlari hadap samping (buat menjadi satu movie clip, baik kaki kanan maupun kaki kiri)
Gambar 5 : Kaki berlari hadap depan
Gambar 6 : Kaki berlari hadap belakang
Gerakan-gerakan pada frame 2 dan frame 3 taruh secara berlawanan di dalam movie klip kaki kanan dan kaki kiri. Maksudnya, apa yang terdapat pada frame 2 movie clip kaki kanan ditaruh pada movie clip kaki kiri.

- Buat movie clip tangan. Nah, ini dia movie clip yang tersulit karena saking banyaknya gerakan tangan. Untuk membuat movie clip tangan, baik tangan kiri maupun tangan kanan sebaiknya pada file flash yang berbeda sebab kapasitas library hanya dapat menyimpan 20 simbol per satu file flash.

Misalnya, kita ingin membuat movie clip tangan menggaruk kepala. Kita tidak perlu menggambarnya terlalu perlahan-lahan mulai dari tangan bersiap hingga menggaruk kepala. Setiap kamu menggambar gerakan tangan, kamu tekan F7 atau insert->timeline->blank keyframe pada frame-frame berikutnya. F7 digunakan untuk memasukkan gambar yang baru.

Buat pada frame 2 gambar tangan terentang. Pada frame 3, buat gambar tangan membentuk segitiga siku-siku dengan ujung yang tumpul (untuk siku tangan). Pada frame 4, buat gambar tangan dengan jari-jari telah menyentuh kepala.  Pada frame 5, buat gerakan maju pada tangan yang jari-jarinya telah menyentuh kepala. Pada frame 6, buat gerakan mundur pada tangan yang jari-jarinya telah menyentuh kepala.

Untuk meyakinkan hasil animasi, kamu coba test movie dengan menekan Ctrl+Enter.

Catatan : Sama seperti movie clip kaki, pada movie clip tangan juga jangan dibuat lengan baju agar dapat digunakan karakter lain.

Hal lain yang sulit untuk membuat movie clip tangan adalah jika film animasi buatanmu terdapat karakter yang bertubuh gemuk atau kekar, maka kamu harus membuat kembali gerakan-gerakan tangan yang telah kamu buat untuk karakter yang bertubuh ideal.

Agar kamu tidak capek membuat kembali gambar tangan bersiap, maka sebaiknya sebelum dijadikan simbol movie clip, kamu copy dulu gambar tangan untuk karaktermu yang bertubuh gemuk. Kamu tidak membuat gambar tangan yang tadinya kurus menjadi gemuk.  

Untuk gerakan menggaruk karaktermu yang gemuk, kamu copy saja satu-persatu gerakan tangan dari dalam movie clip tangan karakter yang bertubuh ideal. Setiap gambar tangan yang dicopy dibuat agak gemuk. 

Tidak perlu khawatir saat mengcopy gambar di dalam movie clip jika gambar tersebut adalah gambar baru atau gambar yang dibuat setelah menekan F7 sebab tidak akan terjadi perubahan pada gambar tangan karakter bertubuh ideal.

Ada lagi yang sulit saat menggambar tangan, bahkan kaki jika karakter mengenakan celana pendek atau rok, yaitu warna kulit. Jika film animasi buatanmu terdapat karakter yang berkulit gelap, maka sebelum gambar kaki bersiap dan tangan bersiap, baik kanan maupun kiri menjadi movie clip, kamu harus mengcopynya dan mengganti warna kulitnya.

Agar kamu tidak terlalu pusing membuat gerakan tangan, hingga sebanyak-banyaknya, maka sebaiknya susun terlebih dahulu alur cerita film animasimu sampai ending. Dengan begitu, kamu bisa mencatat gerakan tangan apa saja yang kamu perlukan.

Masuk Ke Alur Cerita

Jika seluruh persiapan mulai dari posisi badan, movie clip mulut, ekspresi mata, movie clip tangan dan kaki setiap karakter telah selesai, kamu bisa masuk ke dalam alur cerita. Sebelumnya buat layer background terlebih dahulu. Layer background selalu diletakkan paling bawah.

Misalnya, pada awal cerita karatermu sedang berjalan celingukan. Gambar-gambar yang perlu dipersiapkan adalah

- Ambil dari library posisi badan hadap samping
- Ambil dari library movie clip kepala celingukan hadap samping.
- Ambil dari library ekspresi mata terbuka
- Ambil dari library movie clip tangan kanan bersiap + berayun
- Ambil dari library movie clip tangan kiri bersiap + berayun
- Ambil dari library movie clip kaki kanan berjalan
- Ambil dari library movie clip kaki kiri berjalan
- Untuk gambar mulut tergantung alur cerita, apakah karaktermu sedang berjalan seorang diri atau tidak. Jika ada temannya, apakah dia sedang berbicara atau tidak. Jika dia sedang berbicara, maka ambil movie clip mulut.

Catatan : Jangan lupa digroup secara keseluruhan. Karena movie clip tangan kanan dan tangan kiri terdapat pada file flash yang berbeda, maka buka file flash masing-masing. 

Lalu, pada file flash yang sedang dikerjakan buka library dari file flash tangan kanan dan tangan kiri. Cara membukanya adalah dengan mengklik judul library.


Judul Panel Library
Setelah terbuka library dari movie clip tangan kanan atau tangan kiri. Copy gerakan tangan yang ingin kamu ambil dengan klik kanan lalu copy. Pastekan pada file flash yang sedang dikerjakan.


Jika pada frame 1 gerakan seluruh karakter sudah selesai termasuk background, masukkan gerakan berikutnya pada frame berikutnya. Karena pada frame 1 di sini adalah gerakan berjalan, maka gerakan berikutnya ditaruh pada frame yang agak jauh dari frame 1, misal frame 5 atau frame 10.

Contoh alur 1 : Jika pada alur cerita awal di mana karaktermu diceritakan berjalan celingukan, hingga berganti tempat, maka pada frame 5 atau frame 10 tersebut dibuat background baru. Pada gerakan berjalan, kamu bisa menggunakan fungsi Motion Tween. 

Misalnya, dia berjalan sampai frame 5, maka tekan F6 pada frame 5 lalu geser posisi karakter dari tempat awal ke lain tempat sesuai alur cerita (jika berganti tempat, maka geser sampai ujung stage). Setelah itu, blok frame 1-frame 5 dan ubah tween none menjadi motion (terdapat di bar bawah stage). 

Jika antara frame 1-frame 5 telah menunjukkan tanda panah dengan kolom frame menjadi berwarna ungu kebiruan berarti Motion Tween telah berfungsi. Pada frame 6 layer background tekan F7 untuk memasukkan background baru. Begitu pun dengan layer karakter.

Contoh alur 2 : Berbeda lagi alur cerita karaktermu tidak berjalan sampai berpindah tempat tetapi tetap hanya dalam hitungan 5 detik (maksudnya sampai frame 5), misalnya dikarenakan dia terdiam untuk berpikir, maka pergeseran karakter hanya sampai sebagian background. 

Pada frame 6 layer background tidak perlu menekan F7, tetapi hanya pada layer karakter karena kamu akan memasukkan gerakan lain atau baru dari karakter. Untuk memasukkan gerakan lain dari karakter pada frame 6 ini, tentu saja kamu harus memasukkan satu-persatu lagi dengan mengambil persediaan dari library, seperti pada frame 1.

Contoh alur 3 : Lain lagi jika karaktermu telah berjalan celingukan sampai berpindah tempat, tetapi ia masih saja berjalan celingukan dan baru berhenti untuk berpikir. Pada frame 6 layer background tetap tekan F7 untuk membuat background baru, tetapi tidak pada layer karakter. Untuk layer karakter pada frame 6 tekan F6. F6 sama dengan mengcopy layer.

Contoh alur 4 : Jika pada background awal karaktermu hanya sebentar saja berjalan celingukan dan selanjutnya dia hanya berjalan lurus. Maka, pada frame 6 tekan F7 lalu masukkan gerakan karakter berjalan lurus tanpa menoleh kanan dan kiri.
Intinya di sini hanya permainan timeline, F6 dan F7.

Catatan : Fungsi motion tidak hanya berlaku untuk pergeseran objek, tetapi dapat juga dengan perubahan ukuran objek, misal dari besar ke kecil atau dari kecil ke besar. Cara pengerjaannya sama seperti pada gerakan pergeseran objek yang mana pada frame terakhir ubah ukuran objek tersebut.

Perubahan Bentuk

Pada pemilihan tween, selain motion terdapat pilihan untuk shape. Shape Tween digunakan untuk perubahan bentuk. Cara menggunakanya hampir sama dengan Motion Tween. 

Yang berbeda hanya tidak terjadi pergeseran, melainkan perubahan. Shape Tween ditandai dengan tanda panah dengan kolom timeline berwarna hijau. Dalam pelaksanaan shape tween terdapat dua hal, perubahan bentuk sebagian dan perubahan bentuk total.

Untuk perubahan bentuk sebagian, maka pada frame berikutnya tekan F6 lalu masuk ke mode edit bagian-bagian yang akan dirubah. Misal, kulit karakter menjadi merah atau rambut karakter menjadi beruban. Untuk perubahan warna kulit atau warna rambut, gunakan simbol graphic untuk kepala. Inilah tujuannya kenapa saya minta kalian menyiapkan simbol graphic untuk kepala.

Untuk perubahan bentuk total, maka pada frame berikutnya tekan F7. Sebelumnya, simbol graphic kepala yang telah diambil dari library diungroup agar gerakan perubahan terjadi sangat halus. Ungroup sampai seluruh gambar kepala diselimuti titik-titik. Jika tidak diungroup, pada timeline tidak akan menunjukkan tanda panah, melainkan garis putus-putus. Garis putus-putus menandakan fungsi Shape Tween belum berfungsi.

Layer Mask

Mungkin fungsi ini tidak terlalu diperlukan dalam suatu film animasi, tetapi tidak ada salahnya kalau kita mencoba mempelajarinya. Layer Mask berfungsi untuk menampilkan objek yang ditutup. Sebenarnya, layer mask dapat digunakan untuk banyak hal, tetapi untuk film animasi biasanya hanya untuk memberi efek kaca berkilau dan teks berkilau.

Seperti ini pengerjaan untuk teks berkilau.
Pembuatan Layer Mask

- Buat teks pada layer 1. Sebenarnya, di sini saya menulis kata Brankas. Panjangkan layer teks sampai frame berapa pun sesukamu dengan menekan F6 pada frame tersebut

- Buat lingkaran/kotak/kotak diagonal pada layer 2. Panjangkan layer penutup teks ini sampai frame yang sama dengan panjang layer teks. Di sini saya panjangkan sampai frame 10. Pada frame 10, gambar penutup teks yang semula menutupi huruf B pada frame 1 digeser hingga menutupi huruf S. Lalu, beri animasi Motion.

- Klik kanan pada layer penutup teks (teks layernya, kalau di sini saya beri nama lingkaran), lalu pilih mask. Maka, penampakannya akan seperti gambar di atas.

- Agar gerakan kilau lebih lambat, ubah frame rate yang terdapat pada bar di bawah stage dari angka 12 menjadi di bawah angka 12 (terserah kamu, kalau di sini saya memasukkan angka 5).

Menghubungkan Beberapa File .swf

Timeline persatu scene hanya sampai frame 618. Untuk film animasi, kamu akan membutuhkan frame lebih dari 618. Kamu dapat membuat sambungan adegannya pada file flash atau scene yang baru. Untuk membuat scene dua, klik insert->scene.

Cara menghubungkan scene 1 dengan scene 2 atau menghubungkan antar beberapa file .swf (sebab scene 1 maupun scene 2 jika disimpan, maka akan mendapatkan file .swf) adalah :

Pada frame terakhir dari scene 1, masukkan action script : loadMovie(“nama file .swf berikutnya”,1);

Catatan : Jika kamu memberi nama file .swf dengan spasi, maka dalam penulisan action script, spasi diganti dengan _ (underscore).

Begitu seterusnya sampai alur film selesai atau file .swf terakhir. Pada file .swf terakhir, frame terakhir masukkan action script : stop();

Biasanya file .swf terakhir suatu film animasi berisi Credit Title.

Jika kamu lebih senang menggambar dengan photoshop karena hasil gambarnya lebih bagus juga bisa dijadikan menjadi film animasi, yaitu dengan mengimpor file .jpg hasil photoshop ke dalam file flash. Tetapi, satu file flash hanya bisa memuat 20 file .jpg. 

Untuk action script yang dimasukkan sama dengan action script di atas. Untuk mengimpor gambar adalah dengan klik file->import to library->pilih file.jpg->klik no jika muncul pesan : the file appears to be part of a sequence of images. Do you want to import all of the images in the sequence.

Klik no jika jumlah file .jpg di dalam satu folder lebih dari 20 sebab jika diklik yes, maka seluruh gambar yang termuat dalam satu folder akan masuk ke dalam flash dan flash tidak akan berfungsi dengan baik.

Jika kamu ingin menghapus background putih pada gambar yang kamu import dari hasil photoshop, maka kamu klik modify->bitmap->trace bitmap. 

Pada Color Threshold masukan angka 50 atau di bawah 50. Jika kamu masukkan di atas 50, apalagi 100, warna gambar akan menjadi lebih gelap dari warna aslinya. Untuk minimun area masukkan angka 10 atau di bawah 10. Curve Fit dan Corner Threshold pilih normal.

Mengimpor Dubbing, Backsound Dan Lagu Soundtrack

Buat file .wav berisi rekaman suara dubber, backsound dan lagu soundtrack sesuai alur cerita. Untuk itu, saat kamu akan membuat file .wav sebaiknya kamu sambil membuka file .swf keseluruhan alur film animasi.

Setahu saya, type suatu file rekaman adalah .amr. Untuk menjadikan file .amr menjadi .wav, kamu bisa menggunakan software untuk mengompresnya. Ada banyak macam software yang berfungsi untuk mengompres suatu file menjadi .wav.

Cara memasukkan file .wav ke dalam flash adalah :

- Pada file flash buat layer baru. Posisikan atau aktifkan layer baru tersebut (klik layer baru).
- Klik file->import to library->cari file .wav.
- File .wav telah masuk ke dalam library. Maka, tinggal kita tarik ke dalam stage.

Komentar

Populer Minggu Ini

4 Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Mengarang

Menilai Kepribadian Manusia Berdasarkan Tatapan Mata

Hambatan Shunt Dan Hambatan Muka Atau Depan

Cara Menghitung Perbedaan Waktu (WIB, WIT, WITA Dan GMT)

Analisis Sintaksis Dan Tree Diagram Syntax

Persen Dan Permil

Filosofi Kartu Joker

Penggunaan Enough, Quite, Pretty, Rather Dan Fairly

Stressed Syllable dan Unstressed Syllable

Penggunaan Besides, Apart From, In Addition, Than, Furthermore, Moreover, After that, Meanwhile dan Meantime