Bahas Tuntas Cara Pembuatan Film Animasi Flash
Artikel ini membahas cara menggambar dengan line tool, membuat movie clip karakter kartun, menggunakan motion tween dan shape tween, layer mask, serta mengimpor suara/musik dan gambar dari photoshop.
Tapi sebelumnya, saya mohon maaf jika dalam artikel ini tidak memuat banyak gambar dikarenakan pengajuan Google adSense saya pernah ditolak akibat terlalu banyak gambar, sehingga dinilai konten tidak memadai.
Mudah-mudahan kalimat demi kalimat yang saya tuliskan dapat dimengerti oleh pembaca. Terima kasih.
Tapi sebelumnya, saya mohon maaf jika dalam artikel ini tidak memuat banyak gambar dikarenakan pengajuan Google adSense saya pernah ditolak akibat terlalu banyak gambar, sehingga dinilai konten tidak memadai.
Mudah-mudahan kalimat demi kalimat yang saya tuliskan dapat dimengerti oleh pembaca. Terima kasih.
Hal
pertama yang harus dipersiapkan dalam membuat film animasi adalah karakter dan
skenarionya.
Jika
kamu sudah merancang seluruh karakter ceritamu di atas kertas, kamu bisa
memulai untuk merancang gambar karaktermu pada macromedia flash 8.
Perlu
diingat saat merancang gambar sebuah karakter, kamu harus merancang karakter
kamu dengan hadap depan, samping, menyerong dan belakang.
Untuk
menggambar pada macromedia flash 8 lebih mudah dengan menggunakan Line Tool
dibandingkan Pen Tool. Cara menggunakan Pen Tool pada Flash tidak sama dengan
saat kita menggunakannya
pada Photoshop.
Berikut ini cara menggambar
dengan Line Tool :
Mungkin
awalnya bentuk gambarnya terkesan asal-asalan karena menggunakan Line Tool,
tapi tenang kita bisa memperbaikinya dengan menggunakan Selection Tool. Saat
membuat pola asal-asalan, kamu harus bisa membayangkan bagaimana bentuk
garis-garis atau polanya.
Untuk
pola tangan dan kaki mungkin kamu bisa memfoto tangan dan kaki kamu untuk
dijadikan gambaran. Kalau saya melakukan cara itu sebab saya tidak punya boneka
kayu peraga. Hehe...
Sebelumnya
saya ingin memberi tahu, saat kamu mengaktifkan Line Tool, di bagian bawah
layar komputer terdapat properties untuk bentuk garis dan warna garis. Kamu
bisa memilih apakah kamu ingin menggunakan garis yang lebih tipis, tebal atau
putus-putus. Di sini saya akan menggunakan garis yang tebal atau solid agar
lebih jelas terlihat.
Jika
gambar yang ingin kamu buat terdapat banyak lengkungan, maka kamu harus menarik
garis secara estafet, tetapi tetap menyatu. Maksudnya seperti ini.
Awalnya saya buat garis sepanjang ini
Lalu saya sambung atau melanjutkan garis, hingga
menjadi lebih panjang seperti ini
, sehingga saya bisa membuat lengkungan yang satu ke
arah luar dan yang lain ke arah dalam, seperti ini
Saat
membuat pola suatu gambar, antara ujung awal garis dan ujung akhir garis tidak
boleh putus karena jika putus, gambar tersebut tidak bisa diberi warna. Maka,
ketika untuk meyakinkanmu apakah garis pola gambarmu sudah terhubung antara
awal dan akhir, sebaiknya kamu zoom layar stagenya (terdapat diujung kanan
atas, tepat di atas timeline).
Pada
pola rambut perempuan di sini terdapat garis yang berdekatan, yaitu pada poni
dan ujung rambut. Kita harus berhati-hati saat membuat lengkungan dan menggeser
garis-garis yang berdekatan agar tidak menyatu karena jika menyatu, ketika kita
menggeser garis yang telah menyatu tersebut, garis disebelahnya akan ikut
tergeser. Untuk menghindari hal ini sebaiknya, kamu juga menzoom tampilan
stage.
Untuk
membuat lengkungan dengan menggunakan Selection Tool, ujung cursor harus
menunjukkan bentuk lengkungan. Jika ujung cursor menunjukkan bentuk siku-siku,
maka Selection Tool berfungsi untuk menggeser garis.
Saat kamu akan
memilih warna, tetapi tidak ada warna yang kamu sukai pada pilihan warna yang
telah tersedia, maka kamu bisa memilih pilihan warna lain dengan mengklik
gambar lingkaran warna-warni di sudut kanan panel warna.
Ketika
kamu ingin membuat lingkaran atau kotak tanpa garis pinggir, maka kamu perlu menonaktifkan stroke color dengan cara memilih
kotak putih yang dicoret dengan garis diagonal berwarna merah.
Setelah
pewarnaan, sebaiknya gambar digroup dengan cara memblok gambar, lalu tekan
Ctrl+G agar antara garis dan warna tidak terpisah. Pada flash antara garis dan
warna dapat terpisah. Selain itu, antara garis pun juga dapat terpisah atau
diputus. Gambar yang hanya berupa garis, seperti hidung, mulut dan alis juga
harus digroup agar bisa diletakkan di atas wajah.
Jika
ada gambar yang sama, seperti mata dan alis, kamu bisa mengcopy gambar dengan
cara menekan Ctrl+D. Jika ada gambar yang harus dikecilkan atau dibesarkan,
kamu bisa menggunakan Free Transform Tool dengan mengarahkan cursor ke salah
satu titik di sekeliling gambar.
Jika
kamu ingin membuat gambar menjadi miring, kamu juga bisa menggunakan Free
Transform Tool dengan mengarahkan cursor pada garis di sekeliling gambar.
Dengan begitu, pada ujung cursor akan tampak gambar dua garis yang berlawanan
arah. Hal ini disebut skew.
Tetapi,
jika kamu ingin merotasi gambar, maka ketika kamu mengaktifkan Free Transform
Tool, ujung cursor harus menunjukkan bentuk garis panah melingkar.
Jika
pada photoshop kita dapat memindahkan posisi bagian yang seharusnya berada di
belakang dengan cara menggeser layer bagian tersebut ke bawah layer yang
seharusnya di berada di atas. Pada flash kita juga dapat menerapkan cara itu,
jika kita membuat bagian-bagiannya secara terpisah.
Misalnya, layer kepala berbeda dengan layer leher, layer baju, layer rambut dan seterusnya. Tetapi, selain dengan cara tersebut, kita juga bisa melakukannya dengan cara mengungroup gambar agar berada di belakang setelah kita atur posisinya.
Misalnya, layer kepala berbeda dengan layer leher, layer baju, layer rambut dan seterusnya. Tetapi, selain dengan cara tersebut, kita juga bisa melakukannya dengan cara mengungroup gambar agar berada di belakang setelah kita atur posisinya.
Cara
mengungroup gambar dilakukan jika kamu menggambar seluruh tubuh kartun pada
layer yang sama. Cara mengungroup adalah dengan klik kanan pada gambar yang
akan diungroup, lalu pilih break apart.
Contohnya
pada gambar kartun perempuan di sini. Kita memang biasanya menggambar wajah
terlebih dahulu, baru menggambar rambut. Untuk meletakkan gambar rambut di atas
gambar wajah, kita tidak perlu mengungroup gambar rambut karena gambar rambut
memang seharusnya berada di atas.
Ketika saya akan meletakkan gambar kepala dan rambut
di atas gambar leher, maka gambar leher harus diungroup. Hal ini dikarenakan
gambar leher adalah gambar yang baru dibuat. Jadi, pada flash setiap gambar
yang baru dibuat pada satu layer akan berada paling depan, seperti gambar baju
di sini yang merupakan bagian gambar yang terbaru yang saya buat.
Setiap
kamu selesai mengatur letak bagian gambar sebaiknya kamu selalu menggroup
secara keseluruhan agar bagian-bagian tersebut tidak terpisah, apalagi jika ada
bagian yang telah diungroup.
Untuk
menyesuaikan bentuk pada gambar yang telah digroup, kita tidak perlu
mengungroup gambar, melainkan hanya perlu masuk ke mode edit gambar tersebut
dengan cara mengklik dua kali gambar tersebut. Seperti contoh di sini adalah
gambar pita yang seharusnya menyesuaikan pinggang dan lebar rok.
Ketika kamu telah masuk ke dalam mode edit suatu
gambar, maka bagian gambar lain akan terlihat transparan. Untuk mengembalikan
ke tampilan semula, kamu hanya perlu mengklik tulisan scene 1.
Untuk
mengubah arah gambar menjadi berlawanan, seperti pada bagian tangan, kaki dan
sepatu adalah dengan cara mengklik modify->transform->flip horizontal
atau flip vertikal.
Jika terjadi kondisi yang mana gambar tangan melebihi
gambar lengan baju seperti pada gambar di bawah ini.
Maka,
kamu harus masuk ke dalam mode edit tangan dengan klik dua kali, lalu hapus
bagian tangan yang berlebih dengan Eraser Tool.
Ketika
kamu akan akan memberi warna yang sama, tetapi kamu lupa warna apa sebelumnya
yang dipilih, maka kamu bisa menggunakan Eyedropper Tool. Contoh di sini saya
ingin membuat gambar bagian belakang rambut dengan warna yang sama dengan
bagian depan rambut, maka saya harus masuk ke dalam mode edit gambar rambut.
Catatan : Ketika akan menggunakan Eyedropper Tool,
apabila gambar seluruhnya masih dalam keadaan diselimuti titik-titik, sebaiknya
klik dulu bagian stage yang kosong karena jika tidak, akan jadi seperti gambar
di bawah ini.
Bagian
lain akan menyesuaikan warna yang kamu klik dengan Eyedropper Tool.
Jika kamu ingin memberi warna efek gradient pada gambar, buka panel color mixer. Biasanya terdapat di atas panel library atau tekan Shift+F9 atau klik window->color mixer. Jika panel color mixer sudah terbuka, ubah type solid menjadi bentuk efek gradient yang kamu inginkan.
Untuk menentukan warna, tunjuk saja warna pada kotak warna-warni yang disediakan. Untuk memberi efek transparan, ubah ukuran alpha dari 100 % menjadi di bawah 100 %. Pemberian warna menggunakan Paint Bucket Tool.
Keterangan : Cara di atas hanyalah cara menggambar dengan Line Tool.
Cara Membuat Film Animasi
Jika
kamu sudah bisa menggambar dengan Line Tool, kamu sudah dapat membuat film
animasi. Film animasi dibuat secara frame by frame.
Mungkin
kamu bermaksud memudahkan kerja kamu dalam membuat film animasi dengan
menjadikan karakter masing-masing sisi karakter kamu simbol graphic terlebih
dahulu dan barulah menjadikannya simbol movie clip untuk memberikan gerakan
sesuai alur cerita.
Hal ini tidak bisa kamu lakukan karena bentuk awal dari simbol graphic akan berubah mengikuti gerakan atau perubahan yang kamu berikan saat kamu menjadikan simbol graphic tersebut menjadi simbol movie clip.
Hal ini tidak bisa kamu lakukan karena bentuk awal dari simbol graphic akan berubah mengikuti gerakan atau perubahan yang kamu berikan saat kamu menjadikan simbol graphic tersebut menjadi simbol movie clip.
Keterangan
: cara menjadikan suatu gambar menjadi simbol adalah dengan mengklik
modify->convert to symbol (F8). Biasakan memberi nama setiap kamu menjadikan
suatu gambar menjadi simbol agar tidak berbenturan dengan simbol lain apabila
terdapat nama yang sama. Maksudnya, pada library scene 1 terdapat nama simbol
1, pada scene 2 terdapat pula nama simbol 1 dengan bentuk berbeda.
Satu-satunya cara yang bisa kamu
lakukan untuk memudahkan kerja kamu dalam pembuatan film animasi adalah :
-
Buat gambar posisi badan karakter hadap depan, belakang, samping, menyerong
tanpa kepala, tangan, kaki, mata dan mulut. Jika tanpa bagian-bagian tersebut,
kamu bisa menjadikan posisi badan karakter menjadi simbol graphic agar
tersimpan dalam library dan kamu bisa menggunakannya sewaktu-waktu.
Catatan
: Karena ini untuk film animasi, maka kamu harus membuat posisi-posisi tersebut
untuk karakter-karakter di dalam film animasimu jika karakter-karaktermu
mengenakan baju yang berbeda-beda.
- Buat gambar kepala hadap depan lalu copy. Gambar kepala hadap samping, baik kanan maupun kiri lalu copy. Gambar kepala hadap belakang lalu copy. Gambar kepala belakang menyerong

(telinga
hanya terlihat sebelah), baik kanan maupun kiri lalu copy. Gambar kepala depan
menyerong, baik kanan maupun kiri lalu copy.
Maksud posisi-posisi kepala tersebut dicopy adalah karena salah satunya akan dijadikan simbol graphic dan satu lagi dijadikan simbol movie clip. Tetapi, sebelum persiapan untuk movie clip selesai, copyan posisi-posisi kepala yang satu jangan dulu dijadikan simbol graphic.
Maksud posisi-posisi kepala tersebut dicopy adalah karena salah satunya akan dijadikan simbol graphic dan satu lagi dijadikan simbol movie clip. Tetapi, sebelum persiapan untuk movie clip selesai, copyan posisi-posisi kepala yang satu jangan dulu dijadikan simbol graphic.
Untuk
movie clip kepala, biasanya dibuat untuk gerakan celingukan, gerakan mengangguk
dan gerakan menggeleng.
a. Gerakan Kepala Celingukan
Untuk
gerakan celingukan harus dibuat dengan 3 posisi, yaitu hadap samping, depan dan
belakang.
Gerakan
celingukan hadap samping
Frame
1 : Kepala hadap samping menoleh ke depan
Frame
2 : Kepala hadap belakang menyerong / depan terlebih dahulu
Frame
3 : Kepala hadap samping menoleh ke depan
Frame
4 : Kepala hadap depan. Jika pada frame dua kamu lebih dulu menggambar kepala
hadap depan, maka pada frame 4 kepala hadap belakang menyerong.
Gerakan
celingukan hadap depan
Frame
1 : Kepala hadap depan
Frame
2 : Kepala hadap kiri/ kanan terlebih dahulu
Frame
3 : Kepala hadap depan
Frame
4 : Kepala hadap kanan jika pada frame dua kamu membuat kepala hadap kiri
terlebih dahulu. Dan sebaliknya.
Gerakan
celingukan hadap belakang
Frame
1 : Kepala hadap belakang
Frame
2 : Kepala hadap kiri/ kanan terlebih dahulu
Frame
3 : Kepala hadap belakang
Frame
4 : Kepala hadap kanan jika pada frame dua kamu membuat kepala hadap kiri
terlebih dahulu. Dan sebaliknya.
b. Gerakan Kepala Mengangguk
Untuk gerakan mengangguk harus
dibuat dua posisi, yaitu hadap depan dan hadap samping.
Gerakan mengangguk hadap samping
Frame 1 : Kepala hadap samping
menoleh ke depan
Frame 2 : Kepala hadap samping
menoleh ke depan diputar ke bawah
Gerakan mengangguk hadap depan
Frame 1 : Kepala hadap depan
Frame 2 : Buat gambar kepala baru tanpa dengan
sebelumnya menekan F7 pada frame 2 seperti ini
Gambar kepala dengan poni hampir menutupi
seluruh wajah dan leher hanya terlihat sedikit. Jika karaktermu tidak berponi,
tetap saja buat wajah karaktermu hampir tertutup dengan bagian depan rambutnya.
c. Gerakan Kepala Menggeleng
Untuk gerakan menggeleng juga
harus dibuat dua posisi, yaitu hadap depan dan hadap samping.
Gerakan menggeleng hadap samping
Frame 1 : Kepala hadap samping
menoleh ke depan
Frame 2 : Kepala hadap belakang
menyerong/ depan terlebih dahulu
Frame 3 : Kepala hadap
depan/belakang menyerong tergantung
gambar pada frame 2 yang lebih dulu kamu buat.
Gerakan menggeleng hadap depan
Frame 1 : Kepala hadap depan
Frame 2 : Kepala hadap samping
kiri/kanan terlebih dahulu
Frame 3 : Kepala hadap samping
kanan jika sebelumnya pada frame 2 dibuat hadap samping kiri terlebih dahulu.
-
Buat gambar mulut dan jadikan simbol movie clip. Di dalam simbol movie clip
mulut (klik dua kali) beri gerakan seperti berikut : pada frame 1, mulut
bergambar garis melengkung. Pada frame 2, tekan F7 atau insert -> timeline
-> blank keyframe dan gambar mulut agak menganga. Pada frame 3, tekan F7 dan
gambar mulut berbentuk O.
-
Buat berbagai ekspresi mata, seperti mata terbuka, terpejam, membelalak,
tertawa, menangis, kesakitan, berpikir dan lain-lain. Untuk gambar ekspresi
mata masing-masing dijadikan simbol graphic agar tersimpan dalam library.
-
Buat movie clip kaki (tanpa celana atau rok). Antara movie clip kaki kanan dan
kaki kiri dibuat terpisah, kecuali untuk movie clip berlari hadap samping
karena jika dibuat terpisah gerakan antara kedua kaki akan beradu atau bahkan
tidak terlihat adanya gerakan. Di sini saya berikan gambaran secara visual,
bukan menurut susunan frame.
Keterangan
gambar :
Gambar
1 : Kaki berjalan hadap samping
Gambar
2 : Kaki berjalan hadap depan
Gambar
3 : Kaki berjalan hadap belakang
Gambar
4 : Kaki berlari hadap samping (buat menjadi satu movie clip, baik kaki kanan
maupun kaki kiri)
Gambar
5 : Kaki berlari hadap depan
Gambar
6 : Kaki berlari hadap belakang
Gerakan-gerakan
pada frame 2 dan frame 3 taruh secara berlawanan di dalam movie klip kaki kanan
dan kaki kiri. Maksudnya, apa yang terdapat pada frame 2 movie clip kaki kanan
ditaruh pada movie clip kaki kiri.
-
Buat movie clip tangan. Nah, ini dia movie clip yang tersulit karena saking
banyaknya gerakan tangan. Untuk membuat movie clip tangan, baik tangan kiri
maupun tangan kanan sebaiknya pada file flash yang berbeda sebab kapasitas
library hanya dapat menyimpan 20 simbol per satu file flash.
Misalnya,
kita ingin membuat movie clip tangan menggaruk kepala. Kita tidak perlu
menggambarnya terlalu perlahan-lahan mulai dari tangan bersiap hingga menggaruk
kepala. Setiap kamu menggambar gerakan tangan, kamu tekan F7 atau
insert->timeline->blank keyframe pada frame-frame berikutnya. F7
digunakan untuk memasukkan gambar yang baru.
Buat pada frame 2 gambar tangan terentang. Pada frame
3, buat gambar tangan membentuk segitiga siku-siku dengan ujung yang tumpul (untuk siku tangan). Pada frame 4, buat gambar tangan dengan jari-jari telah menyentuh kepala. Pada frame 5, buat gerakan maju pada tangan
yang jari-jarinya telah menyentuh kepala. Pada frame 6, buat gerakan mundur
pada tangan yang jari-jarinya telah menyentuh kepala.
Untuk
meyakinkan hasil animasi, kamu coba test movie dengan menekan Ctrl+Enter.
Catatan
: Sama seperti movie clip kaki, pada movie clip tangan juga jangan dibuat lengan
baju agar dapat digunakan karakter lain.
Hal
lain yang sulit untuk membuat movie clip tangan adalah jika film animasi
buatanmu terdapat karakter yang bertubuh gemuk atau kekar, maka kamu harus
membuat kembali gerakan-gerakan tangan yang telah kamu buat untuk karakter yang
bertubuh ideal.
Agar
kamu tidak capek membuat kembali gambar tangan bersiap, maka sebaiknya sebelum
dijadikan simbol movie clip, kamu copy dulu gambar tangan untuk karaktermu yang
bertubuh gemuk. Kamu tidak membuat gambar tangan yang tadinya kurus menjadi
gemuk.
Untuk
gerakan menggaruk karaktermu yang gemuk, kamu copy saja satu-persatu gerakan
tangan dari dalam movie clip tangan karakter yang bertubuh ideal. Setiap gambar
tangan yang dicopy dibuat agak gemuk.
Tidak perlu khawatir saat mengcopy gambar di dalam movie clip jika gambar tersebut adalah gambar baru atau gambar yang dibuat setelah menekan F7 sebab tidak akan terjadi perubahan pada gambar tangan karakter bertubuh ideal.
Tidak perlu khawatir saat mengcopy gambar di dalam movie clip jika gambar tersebut adalah gambar baru atau gambar yang dibuat setelah menekan F7 sebab tidak akan terjadi perubahan pada gambar tangan karakter bertubuh ideal.
Ada
lagi yang sulit saat menggambar tangan, bahkan kaki jika karakter mengenakan
celana pendek atau rok, yaitu warna kulit. Jika film animasi buatanmu terdapat
karakter yang berkulit gelap, maka sebelum gambar kaki bersiap dan tangan
bersiap, baik kanan maupun kiri menjadi movie clip, kamu harus mengcopynya dan
mengganti warna kulitnya.
Agar
kamu tidak terlalu pusing membuat gerakan tangan, hingga sebanyak-banyaknya,
maka sebaiknya susun terlebih dahulu alur cerita film animasimu sampai ending.
Dengan begitu, kamu bisa mencatat gerakan tangan apa saja yang kamu perlukan.
Masuk Ke Alur Cerita
Jika
seluruh persiapan mulai dari posisi badan, movie clip mulut, ekspresi mata,
movie clip tangan dan kaki setiap karakter telah selesai, kamu bisa masuk ke
dalam alur cerita. Sebelumnya buat layer background terlebih dahulu. Layer background
selalu diletakkan paling bawah.
Misalnya,
pada awal cerita karatermu sedang berjalan celingukan. Gambar-gambar yang perlu
dipersiapkan adalah
-
Ambil dari library posisi badan hadap samping
-
Ambil dari library movie clip kepala celingukan hadap samping.
-
Ambil dari library ekspresi mata terbuka
-
Ambil dari library movie clip tangan kanan bersiap + berayun
-
Ambil dari library movie clip tangan kiri bersiap + berayun
-
Ambil dari library movie clip kaki kanan berjalan
-
Ambil dari library movie clip kaki kiri berjalan
-
Untuk gambar mulut tergantung alur cerita, apakah karaktermu sedang berjalan
seorang diri atau tidak. Jika ada temannya, apakah dia sedang berbicara atau
tidak. Jika dia sedang berbicara, maka ambil movie clip mulut.
Lalu, pada file flash yang sedang dikerjakan buka library dari file flash tangan kanan dan tangan kiri. Cara membukanya adalah dengan mengklik judul library.
Setelah terbuka library dari movie clip tangan kanan atau tangan kiri. Copy gerakan tangan yang ingin kamu ambil dengan klik kanan lalu copy. Pastekan pada file flash yang sedang dikerjakan.
Jika
pada frame 1 gerakan seluruh karakter sudah selesai termasuk background,
masukkan gerakan berikutnya pada frame berikutnya. Karena pada frame 1 di sini
adalah gerakan berjalan, maka gerakan berikutnya ditaruh pada frame yang agak
jauh dari frame 1, misal frame 5 atau frame 10.
Contoh alur 1 : Jika pada alur cerita awal di mana karaktermu
diceritakan berjalan celingukan, hingga berganti tempat, maka pada frame 5 atau
frame 10 tersebut dibuat background baru. Pada gerakan berjalan, kamu bisa
menggunakan fungsi Motion Tween.
Misalnya, dia berjalan sampai frame 5, maka tekan F6 pada frame 5 lalu geser posisi karakter dari tempat awal ke lain tempat sesuai alur cerita (jika berganti tempat, maka geser sampai ujung stage). Setelah itu, blok frame 1-frame 5 dan ubah tween none menjadi motion (terdapat di bar bawah stage).
Jika antara frame 1-frame 5 telah menunjukkan tanda panah dengan kolom frame menjadi berwarna ungu kebiruan berarti Motion Tween telah berfungsi. Pada frame 6 layer background tekan F7 untuk memasukkan background baru. Begitu pun dengan layer karakter.
Misalnya, dia berjalan sampai frame 5, maka tekan F6 pada frame 5 lalu geser posisi karakter dari tempat awal ke lain tempat sesuai alur cerita (jika berganti tempat, maka geser sampai ujung stage). Setelah itu, blok frame 1-frame 5 dan ubah tween none menjadi motion (terdapat di bar bawah stage).
Jika antara frame 1-frame 5 telah menunjukkan tanda panah dengan kolom frame menjadi berwarna ungu kebiruan berarti Motion Tween telah berfungsi. Pada frame 6 layer background tekan F7 untuk memasukkan background baru. Begitu pun dengan layer karakter.
Contoh alur 2 : Berbeda lagi alur cerita karaktermu tidak
berjalan sampai berpindah tempat tetapi tetap hanya dalam hitungan 5 detik
(maksudnya sampai frame 5), misalnya dikarenakan dia terdiam untuk berpikir,
maka pergeseran karakter hanya sampai sebagian background.
Pada frame 6 layer background tidak perlu menekan F7, tetapi hanya pada layer karakter karena kamu akan memasukkan gerakan lain atau baru dari karakter. Untuk memasukkan gerakan lain dari karakter pada frame 6 ini, tentu saja kamu harus memasukkan satu-persatu lagi dengan mengambil persediaan dari library, seperti pada frame 1.
Pada frame 6 layer background tidak perlu menekan F7, tetapi hanya pada layer karakter karena kamu akan memasukkan gerakan lain atau baru dari karakter. Untuk memasukkan gerakan lain dari karakter pada frame 6 ini, tentu saja kamu harus memasukkan satu-persatu lagi dengan mengambil persediaan dari library, seperti pada frame 1.
Contoh alur 3 : Lain lagi jika karaktermu telah berjalan
celingukan sampai berpindah tempat, tetapi ia masih saja berjalan celingukan
dan baru berhenti untuk berpikir. Pada frame 6 layer background tetap tekan F7
untuk membuat background baru, tetapi tidak pada layer karakter. Untuk layer
karakter pada frame 6 tekan F6. F6 sama dengan mengcopy layer.
Contoh alur 4 : Jika pada background awal karaktermu hanya
sebentar saja berjalan celingukan dan selanjutnya dia hanya berjalan lurus.
Maka, pada frame 6 tekan F7 lalu masukkan gerakan karakter berjalan lurus tanpa
menoleh kanan dan kiri.
Intinya
di sini hanya permainan timeline, F6 dan F7.
Catatan : Fungsi motion tidak hanya berlaku untuk pergeseran objek, tetapi dapat juga dengan perubahan ukuran objek, misal dari besar ke kecil atau dari kecil ke besar. Cara pengerjaannya sama seperti pada gerakan pergeseran objek yang mana pada frame terakhir ubah ukuran objek tersebut.
Perubahan Bentuk
Pada
pemilihan tween, selain motion terdapat pilihan untuk shape. Shape Tween
digunakan untuk perubahan bentuk. Cara menggunakanya hampir sama dengan Motion
Tween.
Yang berbeda hanya tidak terjadi pergeseran, melainkan perubahan. Shape Tween ditandai dengan tanda panah dengan kolom timeline berwarna hijau. Dalam pelaksanaan shape tween terdapat dua hal, perubahan bentuk sebagian dan perubahan bentuk total.
Yang berbeda hanya tidak terjadi pergeseran, melainkan perubahan. Shape Tween ditandai dengan tanda panah dengan kolom timeline berwarna hijau. Dalam pelaksanaan shape tween terdapat dua hal, perubahan bentuk sebagian dan perubahan bentuk total.
Untuk
perubahan bentuk sebagian, maka pada frame berikutnya tekan F6 lalu masuk ke
mode edit bagian-bagian yang akan dirubah. Misal, kulit karakter menjadi merah
atau rambut karakter menjadi beruban. Untuk perubahan warna kulit atau warna
rambut, gunakan simbol graphic untuk kepala. Inilah tujuannya kenapa saya minta
kalian menyiapkan simbol graphic untuk kepala.
Untuk
perubahan bentuk total, maka pada frame berikutnya tekan F7. Sebelumnya, simbol
graphic kepala yang telah diambil dari library diungroup agar gerakan perubahan
terjadi sangat halus. Ungroup sampai seluruh gambar kepala diselimuti
titik-titik. Jika tidak diungroup, pada timeline tidak akan menunjukkan tanda
panah, melainkan garis putus-putus. Garis putus-putus menandakan fungsi Shape
Tween belum berfungsi.
Layer Mask
Mungkin
fungsi ini tidak terlalu diperlukan dalam suatu film animasi, tetapi tidak ada
salahnya kalau kita mencoba mempelajarinya. Layer Mask berfungsi untuk
menampilkan objek yang ditutup. Sebenarnya, layer mask dapat digunakan untuk
banyak hal, tetapi untuk film animasi biasanya hanya untuk memberi efek kaca
berkilau dan teks berkilau.
Seperti ini pengerjaan untuk teks berkilau.
-
Buat teks pada layer 1. Sebenarnya, di sini saya menulis kata Brankas.
Panjangkan layer teks sampai frame berapa pun sesukamu dengan menekan F6 pada
frame tersebut
-
Buat lingkaran/kotak/kotak diagonal pada layer 2. Panjangkan layer penutup teks
ini sampai frame yang sama dengan panjang layer teks. Di sini saya panjangkan
sampai frame 10. Pada frame 10, gambar penutup teks yang semula menutupi huruf
B pada frame 1 digeser hingga menutupi huruf S. Lalu, beri animasi Motion.
-
Klik kanan pada layer penutup teks (teks layernya, kalau di sini saya beri nama
lingkaran), lalu pilih mask. Maka, penampakannya akan seperti gambar di atas.
-
Agar gerakan kilau lebih lambat, ubah frame rate yang terdapat pada bar di
bawah stage dari angka 12 menjadi di bawah angka 12 (terserah kamu, kalau di
sini saya memasukkan angka 5).
Menghubungkan Beberapa File .swf
Timeline persatu
scene hanya sampai frame 618. Untuk film animasi, kamu akan membutuhkan frame
lebih dari 618. Kamu dapat membuat sambungan adegannya pada file flash atau
scene yang baru. Untuk membuat scene dua, klik insert->scene.
Cara menghubungkan
scene 1 dengan scene 2 atau menghubungkan antar beberapa file .swf (sebab scene
1 maupun scene 2 jika disimpan, maka akan mendapatkan file .swf) adalah :
Pada frame terakhir
dari scene 1, masukkan action script : loadMovie(“nama file .swf berikutnya”,1);
Catatan : Jika kamu
memberi nama file .swf dengan spasi, maka dalam penulisan action script, spasi
diganti dengan _ (underscore).
Begitu seterusnya
sampai alur film selesai atau file .swf terakhir. Pada file .swf terakhir,
frame terakhir masukkan action script : stop();
Biasanya file .swf
terakhir suatu film animasi berisi Credit Title.
Jika kamu lebih
senang menggambar dengan photoshop karena hasil gambarnya lebih bagus juga bisa
dijadikan menjadi film animasi, yaitu dengan mengimpor file .jpg hasil
photoshop ke dalam file flash. Tetapi, satu file flash hanya bisa memuat 20
file .jpg.
Untuk action script yang dimasukkan sama dengan action script di atas. Untuk mengimpor gambar adalah dengan klik file->import to library->pilih file.jpg->klik no jika muncul pesan : the file appears to be part of a sequence of images. Do you want to import all of the images in the sequence.
Untuk action script yang dimasukkan sama dengan action script di atas. Untuk mengimpor gambar adalah dengan klik file->import to library->pilih file.jpg->klik no jika muncul pesan : the file appears to be part of a sequence of images. Do you want to import all of the images in the sequence.
Klik no jika jumlah
file .jpg di dalam satu folder lebih dari 20 sebab jika diklik yes, maka
seluruh gambar yang termuat dalam satu folder akan masuk ke dalam flash dan
flash tidak akan berfungsi dengan baik.
Jika kamu ingin menghapus background putih pada gambar yang kamu import dari hasil photoshop, maka kamu klik modify->bitmap->trace bitmap.
Pada Color Threshold masukan angka 50 atau di bawah 50. Jika kamu masukkan di atas 50, apalagi 100, warna gambar akan menjadi lebih gelap dari warna aslinya. Untuk minimun area masukkan angka 10 atau di bawah 10. Curve Fit dan Corner Threshold pilih normal.
Mengimpor Dubbing, Backsound Dan
Lagu Soundtrack
Buat file .wav berisi
rekaman suara dubber, backsound dan lagu soundtrack sesuai alur cerita. Untuk
itu, saat kamu akan membuat file .wav sebaiknya kamu sambil membuka file .swf
keseluruhan alur film animasi.
Setahu saya, type
suatu file rekaman adalah .amr. Untuk menjadikan file .amr menjadi .wav, kamu
bisa menggunakan software untuk mengompresnya. Ada banyak macam software yang
berfungsi untuk mengompres suatu file menjadi .wav.
Cara memasukkan file
.wav ke dalam flash adalah :
- Pada file flash
buat layer baru. Posisikan atau aktifkan layer baru tersebut (klik layer baru).
- Klik file->import
to library->cari file .wav.
- File .wav telah masuk ke
dalam library. Maka, tinggal kita tarik ke dalam stage.









Komentar
Posting Komentar