Postingan

4 Jenis Tipologi Bahasa

Tipologi adalah konsep pembagian objek-objek ke dalam sebuah kelompok berdasarkan kesamaan sifat-sifat dasarnya. Dalam menganalisa berbagai bahasa, kita mengkategorikan setiap bahasa ke dalam kelompok yang memiliki konsep atau fenomena yang sama, seperti inflection dan jenis morfem.  Inflection adalah proses perubahan kata secara gramatikal. Tetapi, inflection tidak mengubah kelas kata dan tidak membentuk kata baru. Inflection terjadi ketika sebuah kata mendapat akhiran -es/-s, -ing untuk progressive atau continuous tense, -ed untuk past tense atau past participle, -en untuk past participle, -'s untuk possessive, -er untuk comparative dan -est untuk superlative. Tipologi bahasa berdasarkan morfologinya terbagi menjadi empat kelompok, yaitu : • Analytical language adalah bahasa yang menggunakan free morpheme dengan tata bahasa tertentu, menunjukkan sedikit inflection dan urutan kata yang cukup tetap. Bahasa yang termasuk kelompok analytic language adalah Mandarin atau Chinese, Engli...

Pembentukan Kata Baru Tanpa Imbuhan (Non-Affixation Word Formations)

Dalam bahasa Inggris, ada beberapa kategori untuk menghasilkan kata-kata baru tanpa menambahkan imbuhan di awal atau di akhir kata dasar. Proses ini disebut zero-affixation atau non-affixation. Coinage Coinage adalah proses pembentukan kata baru dengan menggunakan merek dagang suatu produk komersial. Ketika digunakan sebagai kata kerja, maka merek-merek dagang ini tidak ditulis dengan awalan huruf kapital, seperti kodak, aspirin, zipper, google, xerox, nylon, kleenex, teflon, tiki, kirin dan lain-lain. Namun, agar tidak orang lain memahami maksud yang kita sampaikan, merek-merek dagang yang digunakan harus benar-benar populer atau dikenal banyak orang. Contoh : 1. I just kirined cookie dough. (Kirin adalah merek dagang perabotan elektronik. Dalam kalimat ini, Kirin merupakan merek oven) 2. I've been tiking the souvenirs you ordered. (Tiki adalah perusahaan jasa yang menyediakan layanan pengiriman paket) 3. I'll kodak the scenery here. (Kodak adalah merek dagang dalam fot...

5 Macam Language Style Dari Martin Joos

Gaya bahasa adalah ragam bahasa yang dipengaruhi oleh perbedaan situasi dan perbedaan dalam hubungan antara pembicara (penulis) dan pendengar (pembaca). Sekelompok orang yang berbicara di suatu tempat atau dalam kondisi tertentu dapat berbeda dengan sekelompok orang yang berbicara di tempat lain atau dalam kondisi lain. Penggunaan gaya bahasa dalam masyarakat menjadi pembahasan dalam cabang ilmu antardisipliner dari ilmu sosiologi dan ilmu linguistik, yaitu sosiolinguistik. Martin Joos, seorang ahli bahasa Amerika dan profesor bahasa Jerman dalam Machali (2009:52) mengemukakan lima macam gaya bahasa, yaitu Frozen Style, Formal Style, Consultative Style, Casual Style dan Intimate Style. • Frozen Style Frozen style adalah gaya bahasa yang paling formal yang digunakan dalam situasi yang sangat penting atau simbolis dan tidak memerlukan umpan balik dari pendengar. Frozen style menggunakan struktur tata bahasa yang kompleks dan kosakata yang hanya diketahui oleh ahli dalam bidang tertentu. ...

Expletive (Empty Words) Dalam Grammar

Expletive adalah kata atau frasa yang dapat menambahkan penekanan, tetapi tidak menambahkan makna terhadap sesuatu yang disampaikan. Expletive dapat disebut sebagai empty words. Dalam penerjemahan, expletive sering kali tidak diterjemahkan. Meskipun expletive tidak diterjemahkan, makna kalimat tetap jelas. Expletive dapat diletakkan di awal kalimat atau di tengah kalimat untuk memberi jeda paksa di dalam kalimat tersebut. Expletive construction menyebabkan kalimat menjadi bertele-tele atau tidak jelas, sehingga dalam penulisan akademik, bisnis, hukum dan tulisan resmi lainnya, expletive sebaiknya dihindari. Expletive construction biasanya memiliki subjek "it" atau "there" yang diikuti oleh be. Expletive pronoun "it" diikuti oleh singular verb. Expletive pronoun "it" hanya digunakan sebagai pengisi subjek kalimat dan tidak menambahkan makna apa pun. Contoh berikut ini menunjukkan expletive pronoun "it" yang tidak menambahkan makna atau...

Symbol, Allegory, Personification, Simile, Metaphor, Metonymy dan Synecdoche Dalam Puisi

Sebelum membahas figurative of speech (majas) yang biasa digunakan di dalam puisi, sebaiknya kita mengenal lebih dulu element-element yang berhubungan dengan puisi, seperti tone, mood, theme, speaker, narator dan addressee. Perbedaan Tone, Mood dan Theme   • Tone adalah perasaan atau suasana yang dibangun oleh pengarang dan diinginkan pengarang untuk dirasakan oleh pembaca. • Mood adalah perasaan atau suasana yang dirasakan oleh pembaca saat membaca  karya sastra. • Theme merujuk pada gagasan utama dari sebuah puisi atau karya sastra. Perbedaan Speaker, Narator dan Addressee • Speaker adalah suara atau sosok di balik puisi atau yang pembaca bayangkan sedang menyampaikan isi dari puisi. Speaker tidak selalu merupakan penulis puisi sendiri. Speaker tidak hanya berupa sesuatu yang bernyawa, tetapi juga bisa berupa concrete noun atau abstract noun. • Narator adalah pekerjaan yang mengungkapkan perasaan, ide, gagasan, pikiran, ketertarikan terhadap suatu hal dan pengala...

7 Jenis Imagery Dalam Puisi

Imagery adalah penggunaan bahasa deskriptif atau bahasa kiasan dalam penulisan puisi atau karya sastra untuk membangkitkan atau menarik kesan inderawi, emosi, imajinasi atau mental dan sensasi fisik para pembaca. Tujuh Jenis Imagery • Visual Imagery Visual imagery adalah bentuk imajinasi puitis yang menarik indera penglihatan pembaca dengan menggambarkan sesuatu yang dilihat oleh narator, seperti warna, bentuk, ukuran, pola, volume atau kecerahan dengan menggunakan kata kerja yang berhubungan dengan indera penglihatan. Contoh 1 : Red digits above the door, like a guard above the exit. Why do you take so long to change? I can't wait to get out because this staring is giving me a headache. Why are you looking at me, time thinks, I ain't a mirror. You looking at me as if I was a girl. Get a watch so you can have it on your wrist, I'm getting tired of you staring at my red digits. Stop checking me out. Ini adalah puisi berjudul "The Clock" karya Rumal...

Penerjemahan Materi Pemasaran (Product Marketing)

Gambar
Dalam menerjemahkan berbagai materi pemasaran, seperti brosur, materi iklan, manual book, situs web, kemasan produk, presentasi, katalog, branding messages dan lain-lain; kita harus benar-benar memahami budaya yang berlaku di negara yang menjadi bahasa sasaran, terutama saat menerjemahkan idiom, proverb, colloquial dan bahasa slang agar pesan dan merek yang disampaikan dapat diterima dengan baik.  Terjemahan terbaik adalah terjemahan yang ditulis dengan jelas, tidak bermakna ambigu dan singkat. Sebaiknya menghindari untuk menerjemahkan humor, permainan kata, bahasa slang, idiom dan kata bermakna ambigu harus dihindari dalam penerjemahan slogan dan iklan jika kita tidak benar-benar tahu kebudayaan dari bahasa sasaran. Dalam menerjemahkan materi pemasaran, kita bergantung pada template yang disediakan. Untuk itu, kita harus memperhitungkan panjang kata untuk menghindari masalah tata letak (layout). Penggunaan terjemahan yang sama beberapa kali pada semua materi pemasaran akan memberi...