Larson's Idiomatic Level dan Contoh-Contoh Idiom
Menurut Mildred L Larson (1925-2014), penerjemahan merupakan pemindahan tanpa distorsi makna dari bahasa sumber ke bahasa sasaran. Penerjemah harus menjaga makna agar tetap konstan, serta menjaga struktur permukaan gramatikal dan struktur dalam semantik. Selain makna referensial dan struktural, makna situasional menjadi elemen penting yang membantu penerjemah menafsirkan informasi budaya dari bahasa sumber. Larson membagi metode penerjemahan menjadi dua jenis, yaitu terjemahan bentuk (form-based translation) dan terjemahan makna (meaning-based translation). Terjemahan bentuk disebut sebagai penerjemahan literal, sedangkan terjemahan makna disebut sebagai penerjemahan idiomatik. Menurutnya, seorang penerjemah harus dapat menerjemahkan secara idiomatik yang mana terjemahan benar-benar alami atau tidak terdengar seperti suatu hasil terjemahan. Pendapatnya ini bertolak belakang dengan Newmark. Menurut Newmark, penerjemahan idiomatik bukanlah penerjemahan yang harus benar-benar dicapai ole...