Postingan

Daerah Aliran Sungai (DAS) Dan Permasalahannya

Daerah aliran sungai adalah kumpulan sungai pada suatu sistem cekungan dengan aliran keluar atau muara tunggal. Daerah aliran sungai terbagi menjadi tiga, yaitu : a. Daerah hilir sungai Daerah hilir sungai merupakan daerah yang landai (agak miring/tidak curam) dengan kerapatan aliran rendah dan kurang deras. Pada daerah hilir, bentuk sungai melebar dengan lembah sungai berbentuk huruf U dan bermeander (badan sungai yang berkelok-kelok secara teratur dengan arah kelokan yang mencapai setengah lingkaran). Daerah hilir sungai termasuk daerah yang subur, sehingga banyak dijadikan sebagai daerah permukiman dan areal pertanian. b. Daerah tengah sungai Daerah tengah sungai merupakan daerah yang relatif landai, sehingga di daerah ini jalur transportasi dan komunikasi lebih mudah. Pada daerah ini, kerapatan aliran sedang dan kurang deras. Selain itu, lembah sungai berbentuk huruf U. Umumnya, daerah tengah sungai dijadikan daerah untuk pertanian, perindustrian, perdagangan d...

Macam-Macam Danau, Telaga Dan Rawa

Danau Danau adalah depresi kontinental yang terisi oleh sejumlah air di daratan. Sumber air danau antara lain curah hujan, sungai, mata air dan air tanah. Depresi kontinental adalah bagian dari daratan yang ketinggiannya di bawah permukaan air laut. Adapun ciri-ciri suatu genangan dikatakan sebagai danau antara lain sebagai berikut : a. Genangan air cukup dalam dan sudah menunjukkan adanya perbedaan suhu pada kedalaman tertentu. b. Sudah menunjukkan adanya gelombang. c. Tumbuhan air yang mengapung tidak dapat menutup seluruh permukaan air dan biasanya hanya di bagian pinggir. Danau terbagi menjadi 7 jenis berdasarkan proses terbentuknya, yaitu : a. Danau Vulkanis adalah danau yang terbentuk karena terjadinya aktivitas vulkanis, seperti letusan gunung api. Bentuk dan luas danau vulkanis yang terjadi tergantung pada proses vulkanis yang membentuknya. b. Danau Tektonik adalah danau yang terjadi karena gerak dislokasi (pergeseran/slip) di permukaan bumi yang menim...

Hukum Gauss (Fulks Listrik Dan Medan Listrik)

Gambar
Hukum Gauss dikemukakan oleh Carl Friedrich Gauss pada tahun 1835, tetapi baru dipublikasikan pada tahun 1867. Hukum Gauss berbunyi : Fluks listrik ( φ E ) yang melewati permukaan tertutup sebanding dengan muatan listrik (netto) total yang terdapat dalam permukaan tersebut. Fluks listrik adalah aliran medan listrik yang melewati permukaan tertutup. Muatan listrik yang terdapat di luar permukaan tertutup tidak akan memengaruhi fluks listrik. Bentuk permukaan tertutup tersebut adalah sembarang. Permukaan tertutup tersebut disebut juga permukaan Gauss. Besarnya fulks listrik tergantung pada kuat medan listrik, luas permukaan yang ditembus dan sudut jatuhnya (gaya jatuh tegak lurus atau tidak tegak lurus). Hukum Gauss digunakan untuk menghitung medan listrik pada benda yang berbentuk simetri, seperti bidang datar, silinder atau bola. Rumus fulks listrik apabila garis gaya jatuh tegak lurus : φ = E . A Rumus fulks listrik apabila garis gaya jatuh tidak tegak lur...